Telkom dan Telstra Jajaki Kerja Sama Global Delivery Center ICT di Indonesia

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penandatanganan nota kesepahaman pembentukan Global Delivery Center (GDC) di Indonesia, Rabu,  31 Januari 2018, di Jakarta.

    Penandatanganan nota kesepahaman pembentukan Global Delivery Center (GDC) di Indonesia, Rabu, 31 Januari 2018, di Jakarta.

    INFO NASIONAL – Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) Alex J. Sinaga dan Presiden Direktur Telstra Corporation Ltd (Telstra) Andrew Penn menandatangani nota kesepahaman pembentukan global delivery center (GDC) di Indonesia, Jakarta, Rabu, 31 Januari 2018. Tujuan pembentukan GDC ini memenuhi kebutuhan layanan teknologi informasi di pasar global dengan menggunakan tenaga-tenaga information and communication technology (ICT) TelkomGroup serta startup-startup Indonesia binaan digital valley milik Telkom. 

    Menurut Alex penjajakan pembentukan GDC di Indonesia merupakan momentum tepat untuk meningkatkan global exposure talenta-talenta ICT berbakat Indonesia sehingga mampu menangkap peluang bisnis global.

    Inisiatif penjajakan kerja sama ini membuktikan bahwa talenta-talenta, khususnya  ICT TelkomGroup dan Indonesia pada umumnya telah diakui secara internasional. 

    “Nota kesepahaman ini sebagai bentuk penjajakan dengan kemungkinan mengembangkan berbagai inisiatif, termasuk membentuk tim baru di Indonesia, guna mendukung layanan kepada para pelanggan Telstra yang tersebar di Asia Pasifik. Hal ini akan bermanfaat dalam memberikan kesempatan bagi tenaga kerja terampil Indonesia untuk bekerja dengan standar dan lingkungan internasional,” ujar Andrew.

    Selain penjajakan kerja sama pembentukan GDC di Indonesia, dilakukan diskusi peluang kerja sama bisnis untuk masa mendatang, antara lain mencakup employee exchange guna mendalami peluang bisnis internet of things, media adn satellite, consulting and professional services di bidang ICT, business process outsourcing, serta lain-lain.(*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 1.087 Fintech P2P Lending Dihentikan sejak 2018 hingga 2019

    Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam L. Tobing mengatakan dari 2018 hingga 2019, sebanyak 1.087 entitas fintech P2P lending ilegal telah dihentikan.