PDIP Masih Pertimbangkan Pengunduran Diri Azwar Anas

Reporter:
Editor:

Widiarsi Agustina

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menangis saat memberi pernyataan seputar pengunduran diri Abdullah Azwar Anas sebagai calon wakil gubernur Jawa Timur di kediaman Megawati Soekarnoputri, Jalan Teuku Umar, Jakarta, 6 Januari 2018. Hasto mengecam kampanye hitam lewat tersebarnya foto syur yang diduga dilakukan oleh Azwar. TEMPO/Ahmad Faiz

    Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menangis saat memberi pernyataan seputar pengunduran diri Abdullah Azwar Anas sebagai calon wakil gubernur Jawa Timur di kediaman Megawati Soekarnoputri, Jalan Teuku Umar, Jakarta, 6 Januari 2018. Hasto mengecam kampanye hitam lewat tersebarnya foto syur yang diduga dilakukan oleh Azwar. TEMPO/Ahmad Faiz

    JAKARTA- Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan partainya akan mempertimbangkan perihal pengunduran diri Abdullah Azwar Anas sebagai bakal calon Wakil Gubernur Jawa Timur.

    Hasto juga mengatakan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri kemarin menugaskan Ketua Bidang Keanggotaan dan Organisasi PDIP, Djarot Saiful Hidayat, untuk menemui para tokoh di Jawa Timur. "Pak Djarot juga bertemu dengan Ibu Risma, hasilnya akan dilaporkan hari ini," kata Hasto di Kantor Dewan Pimpinan Pusat PDIP di kawasan Lenteng Agung, Jakarta, Minggu 7 Januari 2018.

    DPP PDIP, kata Hasto, rencananya akan mempertimbangkan apakah pengembalian surat mandat oleh Azwar Anas diterima atau tidak. Hasto menganggap Azwar Anas adalah sosok yang memiliki kinerja baik sebagai kepala daerah.

    BACA: Pengamat: Mundur dari Pilkada, Foto Mesum Pengaruhi Karier Anas

     Sebagai Bupati Banyuwangi, Hasto mengatakan Azwar Anas memiliki berbagai prestasi, seperti berhasil menaikkan pendapatan per kapita sebesar dua kali lipat. Ia pun mengklaim sampai saat ini dukungan masyarakat Jawa Timur kepada Azwar Anas masih besar. "Nanti (surat pengunduran diri Anas) akan ditindak lanjuti dalam bentuk penggantian atau DPP PDIP tetap pada keputusan sebelumnya," tutur Hasto.

    Sebelumnya, Azwar Anas telah dideklarasikan oleh PDIP dan Partai Kebangkitan Bangsa untuk berpasangan dengan Syaifullah Yusuf sebagai pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur. Pasangan Anas-Syaifullah bakal bertarung dengan duet Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak yang didukung oleh Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Hanura, dan Partai NasDem.

    Belakangan, muncul foto syur yang diduga merupakan Anas. Kemarin pagi, selepas salat subuh, ia pun mengembalikan mandatnya sebagai cawagub ke PDIP dan PKB.

    Baca juga:
    Politikus Gerindra Sangkal Istrinya Terkait Mundurnya Azwar Anas
    Warga Surabaya Demo Minta Risma Tak Dilibatkan di Pilgub Jatim ...

    Sementara itu Ketua Dewan Pengurus Daerah PDIP Jawa Timur Kusnadi menyatakan sedang berkoordinasi dengan para pengurus partai. Setidaknya ada tiga nama kader PDIP Jawa Timur yang disiapkan menjadi pengganti Azwar Anas. “Menurut saya, ada beberapa personel DPD Jatim yang mungkin pas menggantikan Pak Anas,” ujar Kusnadi, kepada wartawan di kantor DPD PDIP Jawa Timur, Sabtu, 6 Januari 2018.

    Tiga nama itu adalah Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Bupati Ngawi Budi 'Kanang' Sulistyono, dan anggota DPR RI daerah pemilihan Madura, Said Abdullah. Namun, karena Risma menolak, akhirnya tersisa dua nama pengganti Azwar Anas. Menurut Kusnadi, koalisi PKB dan PDIP tidak akan pecah. Pihaknya terus menjalin komunikasi dengan partner koalisi, PKB.

     ADAM PRIREZA | ARTIKA RACHMI FARMITA | AHMAD FAIZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Google Doodle, Memperingati Chrisye Pelantun Lilin-Lilin Kecil

    Jika Anda sempat membuka mesin pencari Google pada 16 September 2019, di halaman utama muncul gambar seorang pria memetik gitar. Pria itu Chrisye.