Gempa Tasikmalaya, Tujuh Warga Dirawat di Puskesmas Karangnunggal

Reporter:
Editor:

Untung Widyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seismograf yang mengukur dan mencatat aktivitas gempa bumi di Pos Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMG), Gunung Tangkuban Parahu, Subang, Jawa Barat, 1 Januari 2015. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    Seismograf yang mengukur dan mencatat aktivitas gempa bumi di Pos Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMG), Gunung Tangkuban Parahu, Subang, Jawa Barat, 1 Januari 2015. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    Jakarta – Sejumlah warga Tasikmalaya terluka akibat gempa dengan kekuatan 6,5 skala Rivhter yang terjadi pada Jumat 15 Desember 2017 pukul 23.47.58 WIB.

    Di Puskesmas Karang Nunggal, Tasikmalaya Selatan ada tujuh warga yang dirawat. “Kebanyakan ketiban genting, pas keluar dari rumah,” kata Yedi Sopari warga Tasikmalaya Selatan saat dihubungi Tempo, pada Sabtu dinihari, 16 Desemnber 2017.

    Baca juga: Setelah Sukabumi, Dua Gempa Melanda Tasikmalaya, Potensi Tsunami

    Yedi berada di Puskesmas untuk membantu para korban. Menurutnya, listrik di wilayahnya mati sehingga warga menggunakan lilin. Kondisi itu, katanya, membuat proses evakuasi korban menjadi terhambat.

    “Masyarakat panik, kendala tidak ada lampu jadi gelap gulita,” kata Yedi. “Saat ini pakai lilin sama lampu handphone saja,” katanya.

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mencatat kekuatan gempa Tasikmalaya sebesar  6,5 skala Richter (SR). Beberapa saat sebelumnya, BMKG juga mencatat gempa berkekuatan 7,3 SR pada pukul 23.47.57 di lokasi yang sama.

    “Potensi Tsunami untuk diteruskan kepada masyarakat,”ujar BMKG dalam situs resminya, Sabtu, 16 Desember 2017.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.