Keluar Asap Putih dan Abu dari Gunung Agung, Ini Penjelasan PVMBG

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gunung Agung mengeluarkan asap terlihat dari pos pantau di Rendang, Karangasem, Bali, 5 Desember 2017. ANTARA FOTO

    Gunung Agung mengeluarkan asap terlihat dari pos pantau di Rendang, Karangasem, Bali, 5 Desember 2017. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Karangasem - Gunung Agung masih terus mengeluarkan embusan asap dua warna, yaitu putih dan kelabu. Embusan asap berwarna kelabu tersebut disertai abu vulkanik meski intensitasnya tidaklah signifikan.

    "Abu (vulkanik) tidak terlalu banyak, dan arah penyebaran cepat jatuh dekat puncak," kata Kepala Sub-Bidang Mitigasi Pemantauan Gunung Api Wilayah Timur PVMBG, Devy Kamil Syahbana di Pos Pengamatan, Karangasem, Kamis, 7 Desember 2017.

    Baca: Gunung Agung Berstatus Awas, BNPB: Penerbangan Bali Masih Aman

    Menurut dia, meskipun secara pengamatan visual Gunung Agung tampak tenang tetapi aktivitasnya masih tinggi. "Kalau masih ada terekam kegempaan vulkanik, artinya masih ada proses peretakan batuan dalam tubuh Gunung Agung. Kalau misalnya intrupsi magma masih ada, artinya di dalam tubuh gunung ini masih kelebihan tekanan, dan itu harus dikeluarkan," ujarnya. Aktivitas kegempaan low frequency Gunung Agung masih dominan.

    Ia menambahkan, asap putih dan kelabu yang muncul itu berasal dari sumber berbeda. Embusan yang berwarna kelabu muncul dari tengah kawah. Sedangkan, asap yang berwarna putih dari sisi kawah.

    "Material berbeda, kalau tengah ada abunya, karena memang saat ini di permukaan sudah menumpuk lebih dari 20 juta meter kubik lava," katanya.

    Ia menjelaskan ketika terjadi pelepasan gas SO2, maka gas itu harus menembus lapisan lava. Kemudian, ketika gas SO2 keluar, abu vulkanik juga akan terlontar. "Warna lebih banyak konten putih," tuturnya.

    Baca: Erupsi Gunung Agung, Biaya Pemulihan Bali dan Lombok Rp 6 M

    Berdasarkan pengamatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pada Kamis, 7 Desember 2017, periode pengamatan pukul 00.00-06.00 Wita asap kawah bertekanan lemah hingga sedang. Teramati berwarna putih dan kelabu ketinggian 500-2000 meter di atas puncak kawah.

    Adapun periode pengamatan pukul 06.00-12.00 Wita asap kawah bertekanan sedang teramati berwarna putih dan kelabu dengan intensitas tebal. Ketinggian 1000-2200 meter di atas puncak kawah.

    Pada periode pengamatan pukul 12.00-18.00 Wita asap kawah bertekanan sedang teramati berwarna putih dan kelabu dengan intensitas tebal dan tinggi 1000-2600 meter.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.