Jonan Percayakan Masalah Kendeng ke Kementerian Lingkungan  

Reporter

Kamis, 30 Maret 2017 19:58 WIB

Sejumlah aktivis gelar aksi solidaritas dengan menyemen kaki mereka untuk Patmi, petani Kendeng yang meninggal saat demo di depan Istana Negara. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan tidak membantah kabar beredarnya surat dari kementeriannya tentang Cekungan Air Tanah Watuputih di Kendeng, Rembang, Jawa Tengah, yang akan dijadikan lokasi pertambangan PT Semen Indonesia dan diprotes petani. Menurut dia, isi surat itu masih sebatas pandangan.

"Isi surat itu berisi pandangan yang harus diuji lagi,” kata Menteri kepada awak media di kompleks Istana Kepresidenan, Kamis, 30 Maret 2017. Ia mengaku telah mengirim surat kepada Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup agar jika harus diuji lingkungan lagi, mereka yang ambil kepemimpinan.

Baca: Aksi Solidaritas Petani Kendeng, Bandung Lautan Doa

Sebagaimana diberitakan, kemarin beredar surat yang berisi kajian Kementerian ESDM mengenai Cekungan Air Tanah di lokasi pertambangan Watuputih. Surat itu menanyakan kebenaran adanya aliran air bawah tanah di Watuputih sehingga lokasi itu tidak boleh dijadikan lokasi pertambangan semen oleh petani Kendeng.

Di penghujung surat, tertulis bahwa Watuputih memiliki gua kering tanpa aliran sungai bawah tanah dan mata air. Namun, di luar Watuputih, tepatnya di bagian selatan dan timur, terdapat sungai bawah tanah dan tiga kantong air.

Baca juga:
Koalisi LSM Kembali Protes Menolak PLTU Batang
Megawati: Saya Sebetulnya Pensiun Tahun Lalu

Temuan itu dinyatakan sebagai bukti bahwa tidak ada indikasi aliran sungai bawah tanah di Watuputih. Dengan kata lain, sejauh ini, daerah itu tidak dapat ditetapkan sebagai Kawasan Bentang Alam Karst.

Jonan menjelaskan ia menyerahkan tindak lanjut masalah ini sepenuhnya kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan karena dianggap lebih kompeten. Apalagi, masalah CAT Watuputih sebenarnya lebih ke arah lingkungan hidup dibandingkan energi serta sumber daya alam. "Jadi, terserah Ibu Menteri KLHK ke arah bagaimana."

Sedangkan Menteri KLHK Siti Nurbaya Bakar enggan berkomentar banyak mengenai Watuputih. Ia mengatakan hal itu terkait dengan Kajian Lingkungan Hidup Strategis. “Masih akan dibahas besok.”

Menurut Menteri Siti, surat dari Kementerian ESDM bukan satu-satunya acuan dalam Kajian Lingkungan Hidup Strategis. Oleh karenanya, ia berharap media tak langsung menyimpulkan sikap pemerintah. Ia berjanji tidak berpihak kepada siapa pun. “Pemerintah netral, jadi lihat saja aturannya," ujarnya.

ISTMAN M.P.

Berita terkait

Letusan Gunung Ruang Rusak Fasilitas Pemantau Kegempaan, Alat Apa Saja yang Dipasang?

9 hari lalu

Letusan Gunung Ruang Rusak Fasilitas Pemantau Kegempaan, Alat Apa Saja yang Dipasang?

Erupsi Gunung Ruang sempat merusak alat pemantau aktivitas vulkanik. Gunung tak teramati hingga adanya peralatan pengganti.

Baca Selengkapnya

Kilas Balik Tragedi Brexit 2016, Sedikitnya 12 Pemudik Tewas dalam Arus Mudik Lebaran

15 hari lalu

Kilas Balik Tragedi Brexit 2016, Sedikitnya 12 Pemudik Tewas dalam Arus Mudik Lebaran

Tragedi macet terparah mudik pada 2016. Kilas balik tragedi Brexit yang tewaskan belasan orang.

Baca Selengkapnya

Daftar Anggota MWA ITB Terpilih 2024-2029, Ada Nama Ignasius Jonan dan Salman Subakat

24 hari lalu

Daftar Anggota MWA ITB Terpilih 2024-2029, Ada Nama Ignasius Jonan dan Salman Subakat

Ignasius Jonan dan Salman Subakat ada di antara empat nama anggota MWA ITB unsur wakil masyarakat. Menunggu pengesahan mendikbudristek.

Baca Selengkapnya

Peringatan, Erupsi Gunung Semeru dan Marapi Siaga III

56 hari lalu

Peringatan, Erupsi Gunung Semeru dan Marapi Siaga III

MAGMA Indonesia memperingatkan adanya Erupsi Gunung Semeru dan Marapi. Masyarakat diimbau tidak beraktivitas pada radius 5 kilometer.

Baca Selengkapnya

34 Ribu Rice Cooker Gratis Telah Dibagikan, Terbanyak Jawa-Bali

18 Januari 2024

34 Ribu Rice Cooker Gratis Telah Dibagikan, Terbanyak Jawa-Bali

Jawa-Bali merupakan daerah yang paling banyak menerima rice cooker gratis. Total anggaran program ini Rp 347 miliar.

Baca Selengkapnya

Ignasius Jonan Disebut Anies Baswedan Jika Bangun Kereta Api di Kalimantan Selatan, Ini Serba-serbi Eks Menhub

6 Desember 2023

Ignasius Jonan Disebut Anies Baswedan Jika Bangun Kereta Api di Kalimantan Selatan, Ini Serba-serbi Eks Menhub

Anies Baswedan sebut akan libatkan Ignasius Jonan bangun jalur kereta api di Kalimantan Selatan, jika terpilih. Ini serba-serbi eks Menhub itu.

Baca Selengkapnya

Sosok Ignasius Jonan, yang Dilirik Anies untuk Bantu Urus Kereta Api Bila jadi Presiden

6 Desember 2023

Sosok Ignasius Jonan, yang Dilirik Anies untuk Bantu Urus Kereta Api Bila jadi Presiden

Anies Baswedan berjanji bakal melibatkan mantan Menhub Ignasius Jonan dalam pembangunan transportasi kereta api di Kalimantan.

Baca Selengkapnya

Citibank Tutup Layanan Consumer Banking, Berikut 5 Tokoh Alumnusnya: Ada Ignasius Jonan

25 November 2023

Citibank Tutup Layanan Consumer Banking, Berikut 5 Tokoh Alumnusnya: Ada Ignasius Jonan

Citibank tutup bisnis consumer banking dan kartu kredit di Indonesia sejak 17 November lalu. berikut 5 tokoh alumnus Citibank, termasuk Ignatius Jonan

Baca Selengkapnya

Ignasius Jonan Diangkat Jadi Komandan Ksatria Santo Gregorius Agung oleh Paus

18 November 2023

Ignasius Jonan Diangkat Jadi Komandan Ksatria Santo Gregorius Agung oleh Paus

Paus Fransiskus memberikan penghargaan untuk tiga tokoh awam Katolik Indonesia, mereka adalah Ignasius Jonan, Lucia Maria Liando, dan Rudy Lawantara.

Baca Selengkapnya

Ignasius Jonan Dapat Penghargaan Istimewa dari Paus Fransiskus, Ini Profilnya

17 November 2023

Ignasius Jonan Dapat Penghargaan Istimewa dari Paus Fransiskus, Ini Profilnya

Ignasius Jonan mendapatkan penghargaan istimewa dari Paus Fransiskus, ini profil eks Menteri ESDM dan Menteri Perhubungan.

Baca Selengkapnya