Hujan Deras, Massa Aksi 212 Bertakbir Sebelum Salat Jumat  

Reporter

Jumat, 2 Desember 2016 12:52 WIB

Ribuan umat muslim memadati kawasan Monas saat melakukan aksi damai 212 di Jakarta, 2 Desember 2016. AP/Tatan Syuflana

TEMPO.CO, Jakarta – Hujan deras mengguyur kawasan Monumen Nasional dan sekitarnya. Hujan ini mengawali ibadah salat Jumat yang menjadi rangkaian acara Aksi Bela Islam III pada Jumat, 2 Desember 2016. Presiden Joko Widodo hadir dalam salat Jumat di Lapangan Monas tersebut.

Meskipun hujan, ribuan peserta aksi tetap bersemangat melaksanakan salat Jumat. “Allahu Akbar, Allahu Akbar,” pekik ratusan peserta aksi, saat hujan deras mengguyur.

Suasana sempat hening saat peserta aksi mencari alat penutup kepala untuk menghindari hujan. Tatkala Presiden Joko Widodo datang, beberapa orang di Jalan Merdeka Selatan menyambutnya, “Alhamdulillah, Allahu Akbar.”

Selain Presiden Jokowi, Wakil Presiden Jusuf Kalla ikut melaksanakan salat Jumat bersama di lapangan terbuka yang tengah diguyur hujan deras itu.

Cuaca mendung memang menyelimuti langit Jakarta sepanjang aksi. Rencananya salat Jumat menjadi rangkaian acara terakhir dari aksi tersebut. Rizieq Shihab menjadi khatib dalam ibadah tersebut.

ARKHELAUS W

Baca juga:
Aktivis Ditangkap, Jokowi: Tanya Kapolri
Buya Syafii Maarif: Penjarakan Ahok Selama 400 Tahun
Diduga Provokator, Pria Bertato Ditangkap di Tengah Demo 212



Berita terkait

Jokowi: Harus Ada Timbal Balik Ekonomi dari Program Pemerintah

39 menit lalu

Jokowi: Harus Ada Timbal Balik Ekonomi dari Program Pemerintah

Presiden Joko Widodo atau Jokowi berharap Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2025 sesuai dengan program pembangunan yang telah direncanakan

Baca Selengkapnya

Jokowi Curhat Alat Kesehatan di Daerah Tersedia, tapi Minim Dokter Spesialis

1 jam lalu

Jokowi Curhat Alat Kesehatan di Daerah Tersedia, tapi Minim Dokter Spesialis

Presiden Jokowi menyayangkan daerah kepulauan maupun daerah terpencil dia tak menemukan tenaga dokter spesialis.

Baca Selengkapnya

Faisal Basri Ingatkan Potensi Separatisme Akibat Konflik Tambang, Minta Jokowi Diadili

1 jam lalu

Faisal Basri Ingatkan Potensi Separatisme Akibat Konflik Tambang, Minta Jokowi Diadili

Faisal Basri menyinggung soal opsi mekanisme peradilan melalui Mahkamah Militer Luar Biasa (Mahmillub) untuk menjerat Jokowi.

Baca Selengkapnya

Jokowi Ungkap 2 Faktor Ekonomi yang Bikin Semua Negara Ketakutan

1 jam lalu

Jokowi Ungkap 2 Faktor Ekonomi yang Bikin Semua Negara Ketakutan

Presiden Jokowi meminta Indonesia menyiapkan fondasi yang kuat untuk pembangunan masa depan.

Baca Selengkapnya

Ditunggu Setengah Jam untuk Wawancara Cegat, Jokowi: Besok Aja

2 jam lalu

Ditunggu Setengah Jam untuk Wawancara Cegat, Jokowi: Besok Aja

Presiden Jokowi nge-prank jurnalis yang sudah menuggu sekitar setengah jam untuk sesi wawancara cegat atau doorstop.

Baca Selengkapnya

Jokowi: Daerah Kepulauan Indonesia Kekurangan Dokter Spesialis

3 jam lalu

Jokowi: Daerah Kepulauan Indonesia Kekurangan Dokter Spesialis

Jokowi mengatakan kemampuan produksi dokter spesialis Indonesia hanya 2.700 per tahun.

Baca Selengkapnya

Dirut PLN Paparkan Kesiapan Ekosistem Kendaraan Listrik

3 jam lalu

Dirut PLN Paparkan Kesiapan Ekosistem Kendaraan Listrik

PLN mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) di tanah air

Baca Selengkapnya

Jokowi Luncurkan 6 Program Pendidikan Dokter Spesialis Berbasis Rumah Sakit

4 jam lalu

Jokowi Luncurkan 6 Program Pendidikan Dokter Spesialis Berbasis Rumah Sakit

Presiden Jokowi menyoroti pentingnya infrastruktur kesehatan negara dalam jangka panjang.

Baca Selengkapnya

Jokowi Disebut Ajukan Budi Gunawan Masuk Kabinet Prabowo

5 jam lalu

Jokowi Disebut Ajukan Budi Gunawan Masuk Kabinet Prabowo

Pengajuan nama Budi Gunawan oleh Jokowi, kata narasumber yang sama, bertujuan untuk meluluhkan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri.

Baca Selengkapnya

Luhut Minta Prabowo Jangan Bawa Orang 'Toxic' ke Pemerintahan, Siapa yang Dimaksud?

6 jam lalu

Luhut Minta Prabowo Jangan Bawa Orang 'Toxic' ke Pemerintahan, Siapa yang Dimaksud?

Luhut menyebut istilah toxic saat berpesan kepada Prabowo Subianto tentang pemerintahan mendatang. Siapa yang dimaksud Luhut?

Baca Selengkapnya