Gesits Mendorong Transisi Energi

Rabu, 22 Maret 2023 13:35 WIB

INFO NASIONAL - Pemerintah menargetkan nol emisi karbon atau net zero emission pada 2060 melalui usaha sendiri dan bantuan luar negeri. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mengembangkan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB).

Program kendaraan listrik berbasis baterai ditargetkan terus tumbuh. Apalagi analisis global menyebutkan kendaraan listrik bakal menggantikan 57 persen kendaraan konvensional pada 2040. Peningkatan ini sejalan dengan komitmen global untuk mengurangi gas rumah kaca.

Indonesia Battery Corporation (IBC), induk usaha BUMN baterai, kini menjadi pemilik mayoritas pabrikan motor listrik buatan dalam negeri, Gesits. IBC kini menjadi perusahaan pelat merah yang akan mengembangkan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

IBC menguasai 53,93 persen saham PT Wika Industri Manufaktur (WIMA), produsen motor listrik Gesits pada Desember 2022.
Komitmen IBC mengembangan kendaraan listrik berbasis baterai mendapat atensi dari parlemen.

Tim Panitia Kerja (Panja) Transisi Energi ke Listrik Komisi VI DPR RI melakukan kunjungan ke pabrik sepeda motor listrik Gesits di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, Kamis, 16 Maret 2023. Kunjungan dipimpin oleh Ketua Panja Transisi Energi ke Listrik, Sarmuji, dan didampingi oleh Asisten Deputi Bidang Industri Mineral dan Batubara Kementerian BUMN Heri Purnomo.

Advertising
Advertising

Menurut Sarmuji, kunjungan ke pabrik Gesits dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan DPR melihat langsung upaya BUMN mendukung pemerintah melaksanakan transisi energi ke listrik di sektor transportasi. Sebab, pemerintah telah menerbitkan Perpres Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan.

Kebijakan tersebut tidak hanya ditujukan untuk mengurangi penurunan emisi gas rumah kaca saja, tapi sekaligus peluang bagi BUMN berinovasi dan melakukan produksi sendiri kendaraan bermotor listrik berbasis baterai. Produksi motor listrik Gesits menjadi bukti IBC mampu memproduksi motor listrik buatan dalam negeri.

Menurut Sarmuji, elektrifikasi sektor transportasi berbasis energi terbarukan akan menjadi salah satu pilar penting untuk menekan emisi karbon. Dengan menekan emisi karbon, maka pencegahan suhu bumi melebihi 1,5 derajat celcius bisa semakin terlaksana. Kendaraan listrik, kata dia, merupakan kendaraan masa depan di Indonesia.

Sarmuji meminta meminta para pemangku kepentingan membangun infrastruktur pendukung bagi kendaraan listrik, salah satunya yaitu charging atau catu daya baterai kendaraan listrik. "Infrastruktur motor dan mobil listrik harus dilengkapi charging baterai. Masyarakat harus diedukasi bahwa penggunaan kendaraan listrik ini selain bersih, juga efisien dan hemat pengeluaran pribadi," ujarnya.

Sebelumnya, Direktur Utama IBC, Toto Nugroho, memprediksi penggunaan kendaraan listrik di Indonesia sebesar 30 persen pada 2030. Dengan konversi ini dapat mengurangi impor minyak mentah sebanyak 30 juta barrel. “Jika dikonversi dengan harga sekarang, maka akan mengurangi US$5-6 miliar per tahun, emisi karbon bisa ditekan hingga 9 juta ton, atau 8-9 persen dari total emisi di Indonesia,” tuturnya.

Toto mengatakan kendaraan listrik menjadi tren dunia karena aspek lingkungan dan transisi energi. “Di Indonesia, potensi kendaraan listrik juga positif dimana pada 2035 diprediksi mencapai hampir 60 GWh, atau ekivalen dengan roda empat 500-600 ribu mobil listrik per tahun dan empat juta motor listrik per tahun,” ucapnya.

Energi Baru Terbarukan Melimpah

Indonesia memiliki sumber daya energi baru terbarukan melimpah. Dari Sabang sampi Merauke energi energi surya, bayu, hidro, bioenergi, panas bumi hingga laut tersebar dengan potensi cadangan mencapai 3.686 gigawatt (GW).

“Ini semua tidak akan habis. Dan tidak kalah pentingnya, karena negara kita memiliki banyak laut. Di laut pun mulai arus, ombak, sampai pasang surutnya bisa dikonversi menjadi listrik. Itu sudah kami identifikasi kira-kira berapa potensinya kalau diubah menjadi listrik. Tercatat sampai ini hampir 3.700 GW,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Rida Mulyana.

Energi baru terbarukan sektor listrik di Indonesia saat ini mencapai sekitar 81 GW. Artinya, dengan sumber sebesar 3.700 GW yang dimiliki, masih banyak potensi yang belum dimanfaatkan. “Ini adalah modal yang lebih dari cukup untuk melakukan transisi energi dengan cara dimanfaatkannya,” ujar Rida.

Menurut dia, transisi energi menjadi suatu keharusan menginat negara saat ini sedang menghadapi dampak perubahan iklim. Sementara, energi yang saat ini dinikmati sebagiann besar masih berasal dari energi fosil. Penggunaan batu bara pada pembangkit juga masih menjadi pilihan selama transisi energi berlangsung. (*)

Berita terkait

Bamsoet Dorong Peningkatan Peran Politik Perempuan

7 jam lalu

Bamsoet Dorong Peningkatan Peran Politik Perempuan

Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo atau Bamsoet, bekerjasama dengan Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) untuk meningkatkan edukasi politik bagi perempuan.

Baca Selengkapnya

PNM Mekaar Mendukung Penuh Karir dan Bakat Pegawainya

8 jam lalu

PNM Mekaar Mendukung Penuh Karir dan Bakat Pegawainya

PNM Mekaar beri dukungan pengembangan karir dan bakat bagi semua insan PNM.

Baca Selengkapnya

Bamsoet Dorong Pembentukan Kembali Dewan Pertimbangan Agung

11 jam lalu

Bamsoet Dorong Pembentukan Kembali Dewan Pertimbangan Agung

Di Indonesia jika presiden terpilih Prabowo Subianto setuju bisa diformalkan melalui Dewan Pertimbangan Agung (DPA) Presiden.

Baca Selengkapnya

Rayakan HUT Ke-105 Damkar, Bupati Sukabumi:Tingkatkan Layanan

12 jam lalu

Rayakan HUT Ke-105 Damkar, Bupati Sukabumi:Tingkatkan Layanan

Sepanjang 2023 DPKP mengatasi 579 kebakaran dan 517 non-kebakaran 517.

Baca Selengkapnya

Bupati Sukabumi Minta Semua Pihak Teruskan Pembentukan Karakter Siswa

12 jam lalu

Bupati Sukabumi Minta Semua Pihak Teruskan Pembentukan Karakter Siswa

Pembentukan karakter juga tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, termasuk orang tua.

Baca Selengkapnya

Safitri Malik Soulisa Hadiri Undangan Taaruf dengan Ketua Umum DPP PKB

13 jam lalu

Safitri Malik Soulisa Hadiri Undangan Taaruf dengan Ketua Umum DPP PKB

Bakal calon Bupati Buru Selatan, Safitri Malik Soulisa, menghadiri Acara Taaruf dengan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusan Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) untuk Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Baca Selengkapnya

Satu Kenangan, Kopi Nusantara Bergaya Italian Roast

15 jam lalu

Satu Kenangan, Kopi Nusantara Bergaya Italian Roast

Satu Kenangan merupakan produk dari Kenangan Brands. Membuka kesempatan masyarakat menjadi mitra.

Baca Selengkapnya

Bank Mandiri Imbau Nasabah Waspadai Modus Penipuan Berkedok Undian

17 jam lalu

Bank Mandiri Imbau Nasabah Waspadai Modus Penipuan Berkedok Undian

Bank Mandiri mengimbau kepada para nasabah untuk mewaspadai kejahatan pembobolan rekening dengan modus penipuan berkedok undian berhadiah yang mengatasnamakan Bank Mandiri.

Baca Selengkapnya

Tiga Aspek Membangun Pendidikan Ala Marten Taha

18 jam lalu

Tiga Aspek Membangun Pendidikan Ala Marten Taha

Pembangunan sumber daya manusia menjadi prioritas Wali Kota Gorontalo Marten Taha. Program serba gratis sejak lahir hingga meninggal, dari sekolah sampai kesehatan.

Baca Selengkapnya

PLN Bantu Nelayan Bangka Belitung Pangkas Biaya Operasional Lewat Electrifying Marine

18 jam lalu

PLN Bantu Nelayan Bangka Belitung Pangkas Biaya Operasional Lewat Electrifying Marine

PT PLN (Persero) menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) lewat program Electrifiying Marine kepada nelayan di Desa Suak Gual.

Baca Selengkapnya