Kontras Desak Polisi Ungkap Pelaku dan Motif Aksi Teror di Lembantongoa

Reporter

Andita Rahma

Editor

Amirullah

Selasa, 1 Desember 2020 12:36 WIB

Polisi memeriksa bangunan yang diduga dibakar oleh kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora di Dusun Lewonu, Desa Lemban Tongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Sabtu, 28 November 2020. Kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora terjadi pada Jumat (27/11). ANTARA/Humas Polres Sigi

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mengeluarkan sejumlah rekomendasi kepada pemerintah usai aksi teror terhadap satu keluarga dan pembakaran rumah di Desa Lembantongoa, Sigi, Sulawesi Tengah.

Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti mendesak kepolisian untuk dapat segera mengungkap pelaku dan motif pembunuhan beserta pembakaran tersebut. "Tentunya tetap dengan memperhatikan prinsip dan parameter HAM (hak asasi manusia)," kata dia melalui keterangan tertulis pada Selasa, 1 Desember 2020.

Kemudian, KontraS meminta Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) agar aktif memberikan perlindungan, baik secara psikologis maupun hukum serta menyusun mekanisme pemulihan yang efektif terhadap keluarga korban.

"Selanjutnya untuk Pemerintah Daerah Sulawesi Tengah, mereka harus menjamin fasilitas peribadatan yang aman dan nyaman bagi warganya, khususnya di wilayah lokasi teror," ujar Fatia.

Terakhir, KontraS meminta kepada Menteri Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md, Komisi I dan III DPR, Polri dan TNI untuk melakukan audit dan evaluasi terbuka dari rangkaian pelaksanaan Operasi Tinombala yang selama ini berlangsung.

Hal tersebut patut dilakukan supaya dapat mengakomodir catatan evaluatif atas penanganan terorisme dan mencegah terjadinya pelanggaran HAM dalam pemberantasan terorisme. "Bukan hanya terduga pelaku, melainkan juga keluarga korban, serta publik secara lebih luas," ucap Fatia.

Sebagaimana diketahui, aksi teror kembali terjadi di Desa Lembantongoa, Sigi, Sulawesi Tengah, empat orang dalam satu keluarga tewas setelah mengalami penganiayaan oleh orang tak dikenal pada 27 November 2020. Para pelaku juga membakar enam rumah warga dan satu rumah tempat pelayanan umat.

Kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora itu diduga menjadi dalang peristiwa tersebut.

Berita terkait

Pendakian Gunung Lorekatimbu di Taman Nasional Lore Lindu Ditutup Demi Keselamatan

11 Oktober 2022

Pendakian Gunung Lorekatimbu di Taman Nasional Lore Lindu Ditutup Demi Keselamatan

Di kawasan Taman Nasional Lore Lindu memang terdapat sejumlah objek wisata, termasuk gunung untuk aktivitas pendakian dan Danau Tambing.

Baca Selengkapnya

Polda Sulteng Pastikan Buronan Kelompok MIT Tewas adalah Askar

30 September 2022

Polda Sulteng Pastikan Buronan Kelompok MIT Tewas adalah Askar

Anggota MIT itu tewas dalam baku tembak dengan Satgas Madago Raya pada Kamis, 29 September 2022.

Baca Selengkapnya

24 Orang yang Diduga Pendukung MIT dan ISIS Ditangkap Densus 88 di Tiga Provinsi

16 Mei 2022

24 Orang yang Diduga Pendukung MIT dan ISIS Ditangkap Densus 88 di Tiga Provinsi

Densus 88 menangkap terduga pendukung jaringan teror itu pada Sabtu lalu. Sebanyak 22 orang ditangkap di Poso.

Baca Selengkapnya

Densus 88 Tangkap 24 Pendukung MIT Poso dan ISIS

16 Mei 2022

Densus 88 Tangkap 24 Pendukung MIT Poso dan ISIS

Densus 88 menangkap orang yang diduga pendukung jaringan teror itu di tiga provinsi.

Baca Selengkapnya

Satgas Madago Raya Tindak Tegas DPO Teroris MIT

27 April 2022

Satgas Madago Raya Tindak Tegas DPO Teroris MIT

Melakukan perlawanan, akhirnya teroris meninggal di tangan Satgas Madago Raya

Baca Selengkapnya

Seorang DPO MIT Tewas dalam Baku Tembak dengan Satgas Madago Raya

4 Januari 2022

Seorang DPO MIT Tewas dalam Baku Tembak dengan Satgas Madago Raya

Anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso yang diduga Ahmad Panjang alias Ahmad Gazali, tewas dalam baku tembak dengan Satgas Madago Raya

Baca Selengkapnya

1.376 Personel TNI - Polri Perkuat Satgas Madago Raya Buru 4 Sisa Teroris MIT

3 November 2021

1.376 Personel TNI - Polri Perkuat Satgas Madago Raya Buru 4 Sisa Teroris MIT

Satgas Madago Raya Tahap 4 bekerja dalam rentang waktu Oktober-Desember.

Baca Selengkapnya

Satgas Madago Raya Dapat Tambahan 150 Personel Buru MIT

17 Oktober 2021

Satgas Madago Raya Dapat Tambahan 150 Personel Buru MIT

Sebanyak 150 personel Brigade Mobil Nusantara dari Kepolisian Daerah Jambi diturunkan untuk membantu operasi Satgas Madago Raya.

Baca Selengkapnya

Lepas Baiat, Eks Pemimpin Mujahidin Indonesia Timur Ucap Ikrar Setia NKRI

3 Oktober 2021

Lepas Baiat, Eks Pemimpin Mujahidin Indonesia Timur Ucap Ikrar Setia NKRI

Basri atau Bagong pernah menjadi pemimpin Mujahidin Indonesia Timur, menggantikan Santoso yang tewas.

Baca Selengkapnya

Buru Sisa Anak Buah Ali Kalora, Operasi Madago Raya Diperpanjang Hingga Desember

1 Oktober 2021

Buru Sisa Anak Buah Ali Kalora, Operasi Madago Raya Diperpanjang Hingga Desember

TNI-Polri memperpanjang Operasi Madago Raya untuk memburu sisa anak buah Ali Kalora.

Baca Selengkapnya