Abdul Somad di KPK, Agus Rahardjo Cerita Kronologisnya

Jumat, 22 November 2019 11:25 WIB

Pendakwah Ahmad Muwafiq alias Gus Muwafiq berfoto bersama pimpinan KPK setelah memberikan ceramah kebangsaan di gedung KPK, Rabu, 20 November 2019. Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan lembaganya mengundang penceramah Nahdlatul Ulama itu untuk mempertebal rasa kebangsaan para pegawai. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) Agus Rahardjo mengatakan pimpinan telah melarang pegawai mengundang Abdul Somad. Namun dilanggar.

Menurut Agus Rahardjo, larangan itu disampaikan kepada seorang pengurus Badan Amal Islam KPK (BAIK) ketika dia memberitahukan rencana kedatangan Abdul Somad.

Pemberitahuan disampaikannya kepada dua orang pimpinan KPK yang beragama Islam, salah satunya Agus.

"Kami berdua melarang UAS (Ustad Abdul Somad) diundang," kata Agus dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo pada hari ini, Jumat, 22 November 2019.

Yang terjadi, Abdul Somad tetap menjadi pengisi kajian zuhur di KPK pada Selasa, 19 November 2019. Maka pimpinan KPK pun berencana memeriksa pegawai yang mengundang Abdul Somad.

"Pemeriksaan soal kemungkinan insubordinasi anggota staf KPK kepada pimpinannya," ucap Agus.

Dia menjelaskan bahwa dia menghormati Abdul Somad, alumni Al Azhar Mesir dan Al Hadith Al Hasaniyyah Maroko, yang memiliki pemahaman yang bagus tentang Islam.

Meski begitu, Agus Rahardjo melanjutkan, rekam jejak Abdul Somad menunjukkan pernah memantik kontroversi di masyarakat. KPK tak boleh terkesan menjadi lembaga yang memelihara kontroversi.

Agus berpendapat insan KPK justru wajib membantu menghapus dan melupakan kontroversi tersebut. Pertimbangan itulah yang membuat pimpinan KPK melarang pegawai mengundang Abdul Somad sebagai pembicara.

Benar juga. Setelah kedatangan Abdul Somad, menurut dia, pimpinan KPK dibanjiri pertanyaan dari pelbagai pihak.

Foto-foto yang beredar bahkan menunjukkan banyak peserta atau jemaah kajian yang berpose dengan simbol dua jari, laiknya pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam Pilpres 2019.

"Pimpinan KPK sangat menyesalkan hal ini," tutur Agus Rahardjo.

Berita terkait

Usai Tak Hadiri Sidang Etik Dewas KPK, Nurul Ghufron Bilang Gugatan ke PTUN Bentuk Pembelaan

11 jam lalu

Usai Tak Hadiri Sidang Etik Dewas KPK, Nurul Ghufron Bilang Gugatan ke PTUN Bentuk Pembelaan

Wakil KPK Nurul Ghufron menilai dirinya menggugat Dewas KPK ke PTUN Jakarta bukan bentuk perlawanan, melainkan pembelaan diri.

Baca Selengkapnya

Ini Alasan Nurul Ghufron Bantu Mutasi ASN Kementan ke Malang Jawa Timur

11 jam lalu

Ini Alasan Nurul Ghufron Bantu Mutasi ASN Kementan ke Malang Jawa Timur

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menjelaskan perihal laporan dugaan pelanggaran etik yang ditujukan kepadanya soal mutasi ASN di Kementan.

Baca Selengkapnya

Tak Hadir Sidang Etik Dewas KPK, Nurul Ghufron Bilang Sengaja Minta Penundaan

14 jam lalu

Tak Hadir Sidang Etik Dewas KPK, Nurul Ghufron Bilang Sengaja Minta Penundaan

Nurul Ghufron mengatakan tak hadir dalam sidang etik Dewas KPK karena sengaja meminta penundaan sidang.

Baca Selengkapnya

KPK Sita Kantor NasDem di Sumatera Utara dalam Kasus Korupsi Bupati Labuhanbatu

14 jam lalu

KPK Sita Kantor NasDem di Sumatera Utara dalam Kasus Korupsi Bupati Labuhanbatu

KPK menyita kantor Partai NasDem di Labuhanbatu, Sumatera Utara, dalam perkara korupsi yang menjerat Bupati Erik Atrada Ritonga.

Baca Selengkapnya

KPK Temukan Dokumen dan Bukti Elektronik soal Proyek Pengadaan Rumah Dinas saat Geledah Kantor Setjen DPR

15 jam lalu

KPK Temukan Dokumen dan Bukti Elektronik soal Proyek Pengadaan Rumah Dinas saat Geledah Kantor Setjen DPR

KPK menemukan beberapa dokumen yang berhubungan dengan proyek dugaan korupsi pengadaan perlengkapan rumah dinas DPR dalam penggeledahan.

Baca Selengkapnya

Fakta-Fakta Sidang SYL: Duit Kementerian Dipakai Buat Sunatan, Bangun Kafe, hingga Cicil Alphard

17 jam lalu

Fakta-Fakta Sidang SYL: Duit Kementerian Dipakai Buat Sunatan, Bangun Kafe, hingga Cicil Alphard

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo alias SYL acapkali menggunakan uang Kementan untuk keperluan pribadi.

Baca Selengkapnya

Dewas KPK Tunda Sidang Etik Dua Pekan karena Nurul Ghufron Tak Hadir

21 jam lalu

Dewas KPK Tunda Sidang Etik Dua Pekan karena Nurul Ghufron Tak Hadir

Dewas KPK menunda sidang etik dengan terlapor Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron pada Kamis, 2 Mei 2024.

Baca Selengkapnya

Kantornya Digeledah KPK, Ini Kasus yang Menyeret Sekjen DPR Indra Iskandar

22 jam lalu

Kantornya Digeledah KPK, Ini Kasus yang Menyeret Sekjen DPR Indra Iskandar

Penyidik KPK menggeledah kantor Sekretariat Jenderal DPR atas kasus dugaan korupsi oleh Sekjen DPR, Indra Iskandar. Ini profil dan kasusnya.

Baca Selengkapnya

Sidang Perdana Praperadilan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Melawan KPK Akan Digelar Hari Ini

1 hari lalu

Sidang Perdana Praperadilan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Melawan KPK Akan Digelar Hari Ini

Gugatan praperadilan Bupati Sidoarjo itu akan dilaksanakan di ruang sidang 3 Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pukul 09.00.

Baca Selengkapnya

KPK Sebut Dana BOS Paling Banyak Disalahgunakan dengan Modus Penggelembungan Biaya

1 hari lalu

KPK Sebut Dana BOS Paling Banyak Disalahgunakan dengan Modus Penggelembungan Biaya

Modus penyalahgunaan dana BOS terbanyak adalah penggelembungan biaya penggunaan dana, yang mencapai 31 persen.

Baca Selengkapnya