Terduga Pelaku Bom Kartasura Tertutup Sejak Lulus Madrasah Aliyah

Selasa, 4 Juni 2019 10:54 WIB

Seorang anggota kepolisian menjaga lokasi kejadian ledakan di Pos Pantau Arus Mudik Joglosemar, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa, 4 Juni 2019. Sebuah ledakan diduga bom terjadi di pertigaan Kartasura, Sukoharjo, Senin malam 3 Juni 2019. ANTARA

TEMPO.CO, Sukoharjo - Rofik Asharudin, terduga pelaku bom di pos polisi Kartasura dikenal sebagai seorang pengangguran di lingkungannya. Dia juga dikenal berperangai tertutup sejak lulus dari salah satu Madrasah Aliyah di Solo, sekitar tiga tahun lalu.

"Saat masih sekolah sih biasa-biasa saja," kata salah satu tetangganya, Endang, Selasa 4 Juni 2019. Dia mengaku mengenal Rofik cukup dekat. Usia mereka hanya terpaut dua tahun. "Waktu kecil sering main bersama," katanya.

Selepas sekolah menengah Rofik sempat mendaftar kuliah dan diterima di salah satu kampus. "Setahu saya malah dapat beasiswa Bidikmisi juga," kata Endang.

Baca: Kapolda Rycko: Bom Kartasura Serangan pada Polisi

Tapi menurut dia, Rofik cuma sekali berangkat ke kampusnya. "Saat masih ospek, habis itu tidak pernah masuk lagi," katanya. Dia tidak mengetahui alasan Rofik tidak mau mengikuti kuliah.

Advertising
Advertising

Kepala Dusun Kranggan, Sudalmanto mengatakan orang tua Rofik sebenarnya menginginkan agar anaknya kuliah. "Tapi anaknya tidak mau," katanya. Menurutnya, keluarga menganggap Rofik merupakan anak yang susah diatur.

"Kadang-kadang dia keluar penulup (berburu) burung," katanya. Rofik juga pernah bekerja sebagai penjual gorengan, tapi akhirnya berhenti. Sudalmanto tidak mengetahui alasannya hingga Rofik menghentikan usahanya itu.

Baca juga: Anggota Polri di Pos Polisi Kartasura Selamat dari Ledakan

“Orangnya sangat tertutup," kata Sudalmanto. Dia tidak pernah berinteraksi dengan warga di sekitar lingkungan rumahnya. Bahkan, Rofik juga tidak pernah ikut salat berjamaah dengan warga di musola yang ada di dusun tersebut.

Sudalmanto mengaku sangat terkejut saat mendengar kabar bahwa Rofik diduga kuat merupakan pelaku bom di pos polisi Kartasura. "Kami sama sekali tidak menyangka," katanya. Menurutnya, warga mengetahui kabar tersebut melalui sosial media.

Ledakan bom Kartasura terjadi pada Senin malam, 3 Juni 2019. Pos polisi Kartasura berada tepat di pertigaan Kartasura, jalan raya utama yang menghubungkan Solo dengan Yogyakarta dan Semarang.

Berita terkait

Terkait Bom Kartasura, Densus 88 juga Geledah Rumah di Sukoharjo

11 Juni 2019

Terkait Bom Kartasura, Densus 88 juga Geledah Rumah di Sukoharjo

Dari penggeledahan di kontrakan terduga teroris yang diduga terkait bom Kartasura di Cemani, Sukoharjo, polisi menyita sejumlah barang.

Baca Selengkapnya

Kasus Bom Kartasura, Densus 88 Ringkus Dua Terduga Teroris

10 Juni 2019

Kasus Bom Kartasura, Densus 88 Ringkus Dua Terduga Teroris

Terduga teroris Umar alias Ali Amurul Alam dan S berada di sekitar Pos Polisi Kartasura saat Rofik meledakkan diri 3 Juni lalu.

Baca Selengkapnya

Polisi Tangkap Seorang Warga Solo, Diduga Terkait Bom Kartasura

10 Juni 2019

Polisi Tangkap Seorang Warga Solo, Diduga Terkait Bom Kartasura

Warga Kelurahan Semanggi itu diduga memiliki kaitan dengan Rofik Asharudin, tersangka teror bom Kartasura pada menjelang lebaran pekan lalu.

Baca Selengkapnya

Terkait Bom Kartasura, Polisi Sita Handphone dan Sepeda Motor

10 Juni 2019

Terkait Bom Kartasura, Polisi Sita Handphone dan Sepeda Motor

Polisi menangkap seorang warga Solo bernama Sugeng Riyadi yang diduga terkait dengan peristiwa bom Kartasura

Baca Selengkapnya

Polisi Usut Kaitan Pelaku Bom Kartasura dengan Sel Tidur Teroris

8 Juni 2019

Polisi Usut Kaitan Pelaku Bom Kartasura dengan Sel Tidur Teroris

Pelaku bom Kartasura mengaku pernah berkomunikasi dengan pengikut kelompok teroris yang berjuang sendiri.

Baca Selengkapnya

Polisi: Pelaku Bom Kartasura Rutin Berkomunikasi dengan ISIS

7 Juni 2019

Polisi: Pelaku Bom Kartasura Rutin Berkomunikasi dengan ISIS

Polisi mengatakan Rofik Asharudin, terduga pelaku bom Kartasura, rutin berkomunikasi dengan ISIS melalui akun Facebook.

Baca Selengkapnya

Pelaku Bom Kartasura Pernah Komunikasi dengan Pimpinan ISIS

6 Juni 2019

Pelaku Bom Kartasura Pernah Komunikasi dengan Pimpinan ISIS

Dari jejak aku media sosial, pelaku bom Kartasura diketahui pernah berkomunikasi dengan pimpinan ISIS, Al Baghdadi.

Baca Selengkapnya

Pelaku Bom Kartasura Tertutup pada Keluarga

6 Juni 2019

Pelaku Bom Kartasura Tertutup pada Keluarga

Cegah radikalisme dan teror bom, polisi minta orang tua awasi kegiatan anaknya

Baca Selengkapnya

Pelaku Bom Kartasura Jadi Tersangka Tunggal

6 Juni 2019

Pelaku Bom Kartasura Jadi Tersangka Tunggal

Rofik Asharudin disebut sebagai lone wolf atau tanpa jaringan yang langsung berkomunikasi dengan ISIS di kasus Bom Kartasura

Baca Selengkapnya

Pelaku Bom Kartasura Nyaris Merekrut Orang Tuanya

6 Juni 2019

Pelaku Bom Kartasura Nyaris Merekrut Orang Tuanya

Tersangka pelaku bom Kartasura, Rafik Asharudin beraksi secara lone wolf dan tidak memiliki jaringan. .

Baca Selengkapnya