Close

Begini Jejak Anak Bos PKS di Kasus Daging Impor  

Jum'at, 15 Februari 2013 | 09:32 WIB

Begini Jejak Anak Bos PKS di Kasus Daging Impor  
TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi mengirim permintaan pencegahan ke luar negeri kepada Direktorat Jenderal Imigrasi terkait dengan kasus izin impor daging sapi terhadap Ahmad Zaki, Rudi Susanto, Ridwan Hakim, dan Jerry Roger. Keempatnya dicegah sejak 8 Februari 2013 hingga enam bulan ke depan.

Ridwan Hakim, salah seorang yang dicegah, disebut-sebut adalah anak Ketua Dewan Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera Hilmi Aminuddin.

Yusuf Supendi, pendiri Partai Keadilan--kini Partai Keadilan Sejahtera--membenarkan bahwa Ridwan adalah anak keempat dari Hilmi yang sering disapa Iwan. ”Adik perempuan Iwan sekelas dengan putri saya,” kata Yusuf saat dihubungi, Kamis, 14 Februari 2013.

Nama Ridwan Hakim muncul dalam laporan majalah Tempo edisi Juni 2011. Kala itu, dikatakan, Ridwan diduga membekingi Sengman Tjahja, pengusaha properti asal Palembang, yang memasok daging impor untuk kepentingan PT Indoguna Utama.

Bagaimana peran Ridwan sebenarnya?
- Sengman masuk melalui Ketua Dewan Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin.
- Sengman “diantar” ke Kementerian Pertanian oleh Ridwan Hakim, anak keempat Hilmi.

Kesaksian:
”Iya, Sengman dibawa Ridwan Hakim,” kata bekas Direktur Jenderal Peternakan Prabowo Respatio, Juni 2011.

Bantahan:
Hilmi dan Sengman Tjahja membantah tuduhan ini.

EVAN (PDAT) | AYU PRIMA SANDI | SUKMA (DIOLAH)



 



Terpopuler:
Dua Tanah Djoko Susilo Atas Nama Dipta Anindita

Saat Beli Rumah, Djoko Bilang Pegawai Indosat

Ibas Mundur dari DPR

Menikah di Sukoharjo, Djoko Susilo Ubah Nama?

KPK Cegah Anah Ketua Dewan Syuro PKS?

Ibas Curhat: Demokrat Anjlok, Anak Mau Operasi

Pengamat: Ibas Disiapkan Gantikan Anas Urbaningrum

Status Anas Menggantung, BW: Ora Usah Kesusu

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan

Berita Terbaru