Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Keluarga Tommy Bisa Didakwa Terlibat Aksi Kejahatan

image-gnews
Iklan
TEMPO Interaktif, Jakarta:Keluarga Hutomo Mandala Putra alias Tommy ‘Ibrahim’ Soeharto bisa didakwa ikut terlibat dalam serangkaian kasus kejahatan yang dilakukan Tommy. Buron kasus ‘tukar guling’ antara Bulog dengan PT Goro Batara Sakti ini terkait sejumlah aksi teror dan pembunuhan. Wakil Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Munir, SH menegaskan hal itu kepada reporter Tempo News Room melalui telepon, Senin (13/8) siang.

Berdasar ketentuan hukum, kata Munir, seseorang yang bertemu dengan buronan dan tidak melaporkan ke pihak yang berwenang, dianggap turut bersalah. Masalahnya, keluarga Tommy tidak masuk dalam kategori ini. Bahkan patut diduga bagian dari kejahatan itu sendiri. Sebab, selain bertemu dengan buron, mereka juga tetap melakukan sejumlah aktivitas secara normal meski mengetahui kejahatan itu masih berlanjut.

“Jadi menurut saya, mereka [keluarga Tommy-Red] tidak cukup hanya dengan diperiksa-periksa begitu. Mereka harus diusut dalam konteks ikut serta dalam organisasi kejahatannya. Apalagi, dilihat dari frekeunsi pertemuan keluarganya saat dinyatakan buron, mereka dapat dikatakan bagian dari yang menyetujui tindakan-tindakan Tommy itu, “ujar Munir.

Munir menambahkan, dalam kasus ini, Ardhi Pramesti ‘Tata’ Regita Cahyani, istri Tommy, pernah diperiksa di Polda Metro Jaya ketika suaminya itu lenyap, setelah petugas membongkar bunker di rumahnya. Kini, Tata diperiksa dan disangka masih berhubungan dengan terpidana 18 bulan kasus tukar guling Bulog-Goro itu. Tapi tak melapor. “Itu tidak bisa dihindari. Dan ini tidak bisa dikatakan kelalaian atau ketidaksengajaan. Ini jelas suatu tindakan yang disengaja,” ujarnya.

Ada tuduhan yang memberatkan Tommy. Pertama, sebagai pelaku kejahatan dan kasus bom secara keseluruhan. Kedua, dalam kasus bom secara keseluruhan, munir menduga, bukan hanya Tommy yang menjadi dalang dari pengeboman. Ia menduga kelompok lain juga terlibat pengeboman di beberapa kasus secara terpisah.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Munir menegaskan, Tommy tak sendirian dalam aksi kejahatannya, tanpa dukungan pihak lain. “Soal dana. Jelas dia punya supply dana terus menerus. Rekeningnya sudah diblokir oleh Kejaksaan Agung. Kalau benar yang dikatakan polisi mengenai bahan peledak impor, berarti Tommy menguasai jalur melalui bea cukai. Nah itu ada back up politiknya. Apalagi dia nggak ketangkap-tangkap pasti ada yang melindunginya,” Munir menyimpulkan.

Mengenai pasal apa yang akan dikenakan pada keluarga Tommy, Munir mengatakan tergantung pasal apa saja yang dikenakan padanya. Artinya, semua pasal yang dituduhkan Tommy, bisa melekat pula pada keluarganya. Seperti, korupsi, tindakan menciptakan permusuhan masyarakat, teror, dan penganiayaan. “Kategori kejahatan Tommy kan sangat banyak,” cetus dia.(Istiqomatul Hayati)

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Nurul Ghufron Laporkan Anggota Dewan Pengawas KPK Albertina Ho, Ini Tugas Dewas KPK

3 menit lalu

Anggota Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK), Albertina Ho, dan Ketua Dewas KPK, Tumpak Panggabean, membacakan putusan tiga terperiksa kasus pungli rutan KPK atas nama Ristanta, Sofian Hadi, dan Achmad Fauzi di Gedung Dewas KPK, Jakarta Selatan, Rabu, 27 Maret 2024. Ketiga terperiksa mangkir dari persidangan dengan alasan sakit. TEMPO/Han Revanda Putra.
Nurul Ghufron Laporkan Anggota Dewan Pengawas KPK Albertina Ho, Ini Tugas Dewas KPK

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron melaporkan anggota Dewas KPK Albertina Ho. Berikut tugas dan fungsi Dewas KPK


23 Individu Dapat Penghargaan Hassan Wirajuda Pelindungan WNI Award

4 menit lalu

Kantor Kementerian Luar Negeri RI di Jln. Pejambon, Jakarta. Sumber: Suci Sekar/Tempo
23 Individu Dapat Penghargaan Hassan Wirajuda Pelindungan WNI Award

Sebanyak 23 individu mendapat Hassan Wirajuda Pelindungan WNI Award karena telah berjasa dalam upaya pelindungan WNI


Upaya Kemenkes Atasi Banyaknya Warga Indonesia yang Pilih Berobat ke Luar Negeri

10 menit lalu

Ilustrasi - Ventilator rumah sakit. (ANTARA/Shutterstock/am)
Upaya Kemenkes Atasi Banyaknya Warga Indonesia yang Pilih Berobat ke Luar Negeri

Ada sejumlah persoalan yang membuat banyak warga Indonesia lebih memilih berobat ke luar negeri.


Jadwal Timnas U-23 Indonesia vs Uzbekistan Senin, Simak Catatan Manis Shin Tae-yong di Stadion Abdullah bin Khalifa

15 menit lalu

Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong bersama para pemainnya di Piala Asia U-23 2024. Doc. AFC.
Jadwal Timnas U-23 Indonesia vs Uzbekistan Senin, Simak Catatan Manis Shin Tae-yong di Stadion Abdullah bin Khalifa

Timnas U-23 Indonesia vs Uzvekistan di semifinal Piala Asia U-23 2024 akan digelar di Stadion Abdullah bin Khaliffa pada Senin, 29 April 2024.


Menteri AHY Serahkan 300 Sertifikat Gratis untuk Masyarakat Sulawesi Tenggara

24 menit lalu

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono ditemui di kediaman Calon Presiden Prabowo Subianto, Rumah Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu, 20 Maret 2023. TEMPO/Daniel A. Fajri
Menteri AHY Serahkan 300 Sertifikat Gratis untuk Masyarakat Sulawesi Tenggara

Menteri ATR/Kepala BPN Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY menyerahkan 300 sertifikat tanah secara simbolis untuk masyarakat Sulawesi Tenggara.


Masuk Bursa Cagub Jakarta, Risma: Saya Takut dan Tak Punya Uang

31 menit lalu

Menteri  Sosial Tri Rismaharini  menjadi pembicara pembuka hari kedua Forum Infrastruktur Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD)di Paris Prancis, Rabu  pagi, 10 April 2024. (Sumber: Istimewa)
Masuk Bursa Cagub Jakarta, Risma: Saya Takut dan Tak Punya Uang

PDIP sebelumnya mengusulkan Menteri Sosial Tri Rismaharini hingga Menpan RB Abdullah Azwar Anas sebagai cagub Jakarta.


Kondisi Kolesterol Tahapan Lanjut Bisa Terlihat dari Tanda di Wajah

39 menit lalu

Ilustrasi kolesterol. Shutterstock
Kondisi Kolesterol Tahapan Lanjut Bisa Terlihat dari Tanda di Wajah

Gejala kolesterol tahapan lanjut dapat dilihat secara fisik dan dirasakan tubuh. Antara lain, bisa ditandai dari wajah. Apa saja?


Kincir Angin Ikonik Moulin Rouge Paris Roboh, Pertunjukan Tetap Lanjut

48 menit lalu

Moulin Rogue Paris. Instagram.com/@moulinrougeofficiel
Kincir Angin Ikonik Moulin Rouge Paris Roboh, Pertunjukan Tetap Lanjut

Kincir angin Moulin Rouge telah berputar selama 135 tahun, dan yang pertama menyala saat pembukaan pada 1889


Ragam Jenis Kekayaan Intelektual, Pahami Soal Hak Kekayaan Intelektual atau HAKI

49 menit lalu

Karut-Marut Hak Cipta
Ragam Jenis Kekayaan Intelektual, Pahami Soal Hak Kekayaan Intelektual atau HAKI

Pahami soal Hak Kekayaan Intelektual atau HaKI, sehingga karya cipta Anda bisa terlindungi secara hukum.


Kilas Balik Kasus Korupsi APD Covid-19 Rugikan Negara Rp 625 Miliar

54 menit lalu

Juru bicara KPK, Ali Fikri, menghadirkan anggota DPRD Labuhan Batu, Yusrial Suprianto Pasaribu dan pihak swasta Wahyu Ramdhani Siregar, resmi memakai rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan, di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Jumat, 26 Januari 2024. KPK resmi meningkatkan status perkara ke tahap penyidikan dengan menetapkan dan melakukan penahnan secara paksa selama 20 hari pertama terhadap dua orang tersangka baru Yusrial Suprianto Pasaribu dan Wahyu Ramdhani Siregar terkait Operasi Tangkap Tangan KPK terhadap empat tersangka Bupati Labuhan Batu, Erik A. Ritonga, anggota DPRD Labuhan Batu, Rudi Syahputra Ritonga, dua orang pihak swasta Efendy Sahputra dan Fazar Syahputra, dalam dugaan tindak pidana korupsi berupa pemberian hadiah atau janji terkait proyek pengadaan barang dan jasa dari APBD Tahun 2013 dan Tahun 2014 sebesar Rp.1,4 triliun di lingkungan Pemerintah Kabupatan Labuhan Batu. TEMPO/Imam Sukamto
Kilas Balik Kasus Korupsi APD Covid-19 Rugikan Negara Rp 625 Miliar

KPK masih terus menyelidiki kasus korupsi pada proyek pengadaan APD saat pandemi Covid-19 lalu yang merugikan negara sampai Rp 625 miliar.