Korban Lapindo Minta Pembayaran Tunai 100 Persen

Reporter

Editor

Senin, 16 April 2007 17:48 WIB

TEMPO Interaktif, Sidoarjo: Setelah warga Perumahan Tanggulangin Anggun Sejahtera menuntut pembayaran tunai 100 persen, kini giliran korban lumpur Lapindo dari desa lain menuntut pembayaran serupa. Kesepakatan ganti rugi cash and carry antara warga, pemerintah, dan Lapindo Brantas Inc pada 4 Desember 2006 diterjemahkan sepihak oleh Lapindo.“Kami heran kenapa cash and carry diterjemahkan menjadi cash, tapi dibayar keri (belakangan),” kata Abdul Karim, warga Desa Renokenongo di Sidoarjo pada Senin (16/4). Korban lumpur Lapindo, baik dari Perumtas maupun desa lain, menuntut pembayaran tunai 100 persen dan bukan dicicil 20 persen lebih dulu.Karim mengatakan, keputusan PT Minarak Lapindo Jaya sebagai perusahaan yang ditunjuk mengurus pembayaran ganti rugi dengan cara mencicil hanya mempersulit warga memiliki rumah kembali. Terutama bagi warga yang memiliki tanah sedikit dan rumah yang kecil. Keberatan pembayaran ini juga disampaikan Suprayitno, warga Desa Siring dan Lurah Desa Renokenongo Ny Mahmudah juga menyayangkan cara Lapindo Brantas membayar ganti rugi dengan cara mencicil. Cara itu tidak akan bisa menjamin warganya segera memiliki rumah baru pengganti rumah yang kini telah ludes diterjang lumpur. Menurut dia, mayoritas warga desanya memiliki tanah dan bangunan yang kurang dari 100 meter persegi. Bahkan ada yang tidak sampai 50 meter persegi. Untuk warga pemilik lahan dan bangunan seluas 50 meter hanya mendapatkan ganti rugi Rp 125 juta. Tapi, karena pembayaran dicicil, uang muka yang diterima cuma Rp 25 juta. “Dengan uang Rp 25 juta mana bisa membangun rumah,” ujarnya. Padahal pelunasannya masih dijanjikan selama dua tahun lagi terhitung habisnya masa kontrak. Karena itu bisa dipastikan uang Rp 25 juta malah habis untuk keperluan selama dua tahun menunggu sisa pembayaran. Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo Sunarso menyayangkan aksi warga Perumtas itu. Menurut dia, ketentuan pembayaran ganti rugi dengan dicicil sebanyak 20 persen sebagai uang muka dan sisanya selama dua tahun telah berkekuatan hukum karena dimasukkan dalam Peraturan Presiden No 14 tahun 2007. Rohman Taufik

Berita terkait

Apa Kabar Kawasan Lumpur Lapindo di Sidoarjo Saat Ini?

17 April 2023

Apa Kabar Kawasan Lumpur Lapindo di Sidoarjo Saat Ini?

Sudah 17 tahun berlalu, tetapi lumpur lapindo tidak kunjung menunjukkan tanda-tanda akan berhenti. Bagaimana kondisi saat ini?

Baca Selengkapnya

Potensi Mineral Litium dari Lumpur Lapindo di Sidoarjo

2 Februari 2023

Potensi Mineral Litium dari Lumpur Lapindo di Sidoarjo

Badan Geologi ukur kandungan litium, stronsium dan logam tanah jarang dalam sampel endapan lumpur Lapindo. Dari bencana menjadi berkah. Mungkinkah?

Baca Selengkapnya

DPR Desak Pemerintah Kejar Utang Lapindo, Kemenkeu Serahkan ke Kejaksaan Agung

14 Oktober 2022

DPR Desak Pemerintah Kejar Utang Lapindo, Kemenkeu Serahkan ke Kejaksaan Agung

DPR meminta pemerintah segera menuntaskan penagihan piutang negara atas dana talangan kasus lumpur Lapindo.

Baca Selengkapnya

Rekomendasi Puluhan Destinasi Wisata Sidoarjo, Bukan Cuma Pulau Lumpur Lapindo

24 Mei 2022

Rekomendasi Puluhan Destinasi Wisata Sidoarjo, Bukan Cuma Pulau Lumpur Lapindo

Kabupaten Sidoarjo salah satu wilayah di Jawa Timur memiliki beragam destinasi wisata. Berikut puluhan destinasi wisata Sidoarjo.

Baca Selengkapnya

Ini Metode Ekstraksi Logam Tanah Jarang Lumpur Lapindo Menurut Pakar Kimia Unair

1 Februari 2022

Ini Metode Ekstraksi Logam Tanah Jarang Lumpur Lapindo Menurut Pakar Kimia Unair

Proses pemisahan logam tanah jarang di lumpur Lapindo bisa menggunakan senyawa ionik inprinting polimer.

Baca Selengkapnya

Ditemukan di Lumpur Lapindo, Apa Itu Logam Tanah Jarang?

28 Januari 2022

Ditemukan di Lumpur Lapindo, Apa Itu Logam Tanah Jarang?

Logam tanah jarang atau rare earth merupakan sebuah elemen yang terdiri dari 17 unsur logam.

Baca Selengkapnya

Ditemukan di Lumpur Lapindo, Ini Beragam Manfaat Logam Tanah Jarang

28 Januari 2022

Ditemukan di Lumpur Lapindo, Ini Beragam Manfaat Logam Tanah Jarang

Logam tanah jarang bermanfaat untuk penggunaan teknologi tinggi, seperti pembuatan pesawat antariksa, semikonduktor, dan lampu teknologi tinggi.

Baca Selengkapnya

Logam Tanah Jarang di Tapanuli Utara Diselidiki Tahun Ini

22 Januari 2022

Logam Tanah Jarang di Tapanuli Utara Diselidiki Tahun Ini

Kandungan critical raw material dalam Lumpur Lapindo lebih berlimpah daripada logam tanah jarang. Temuan penelitian yang baru berakhir Desember lalu

Baca Selengkapnya

Terkini Bisnis: Kecelakaan Maut di Balikpapan hingga Perpanjangan PKPU Garuda

21 Januari 2022

Terkini Bisnis: Kecelakaan Maut di Balikpapan hingga Perpanjangan PKPU Garuda

Berita terkini bisnis sepanjang siang ini dimulai dari Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia soal kecelakaan maut di Balikpapan hingga soal PKPU Garuda.

Baca Selengkapnya

Temuan Potensi Logam Tanah Jarang di Lumpur Lapindo, ESDM Ungkap Perkembangannya

21 Januari 2022

Temuan Potensi Logam Tanah Jarang di Lumpur Lapindo, ESDM Ungkap Perkembangannya

Kementerian ESDM melakukan kajian yang lebih rinci dan sistematis mengenai potensi logam tanah jarang di lumpur Lapindo, Sidoarjo.

Baca Selengkapnya