Alasan PAN Riau Tetap Usung Tersangka di Pilkada Bengkalis  

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Rabu, 29 Juli 2015 04:59 WIB

ANTARA/Wahyu Putro A

TEMPO.CO , Pekanbaru:Wakil Dewan Perwakilan Wilayah Partai Amanat Nasional (PAN) Riau, Musyaffak Asikin mengaku tetap optimis mengusung kembali Bupati Bengkalis Herlyan Saleh dalam Pilkada serentak Desember 2015 mendatang, meski sang jagoan kini menyandang status tersangka di Mabes Polri.

"Kami optimis menang," kata Musyaffak, saat dihubungi Tempo, Selasa, 28 Juli 2015.

Musyaffak yakin, Herlyan yang merupakan Ketua DPW PAN periode 2010 - 2015 ini masih mampu memenangi Pilkada Bengkalis lantaran sebagai petahana.

Dia menjelaskan, Herlyan dipasangkan dengan Riza Fahlevi yang merupakan mantan Ketua DPRD Bengkalis dan pernah menjadi Wakil Bupati Bengkalis sebelumnya, ini dinilai membuka peluang bagi Herlyan memenangkan Pilkada Bengkalis.

Musyaffak tidak mempersoalkan status tersangka yang disandang Herlyan. Sebab kata dia, dalam Pilkada yang dibutuhkan adalah kepercayaan masyarakat. Sebagai Incumbent, Herlyan telah berbuat untuk masyarakatnya. "Biarkan masyarakat yang menilai," ujarnya.

Terlebih kata dia, Komisi Pemilihan Umum tidak mempermasalahkan status tersangka Herlyan dalam pencalonan kembali menjadi bupati. "Tidak ada aturan yang melarang tersangka ikut maju di Pilkada," ujarnya.

Komisi Pemilihan Umum Provinsi Riau tidak mempersoalkan status tersangka Bupati Bengkalis Herlyan Saleh saat mencalonkan kembali menjadi Bupati. "Boleh saja, tidak ada masalah," kata Komisioner Divisi Hukum KPU Riau, Iham Yasir.

Menurut Ilham, status tersangka tidak menghilangkan hak seseorang untuk ikut mendaftar mencalonkan diri jadi bupati. Sebab kata dia, tidak ada aturan yang melarang tersangka maju sebagai kepala daerah sebelum adanya putusan inkrah.

KPU kata Ilham, tidak berwenang menolak berkas administrasi pendaftarannya. "Kecuali yang bersangkutan tengah menjalankan proses hukum tahanan," katanya.

Herlyan mendaftarkan diri menjadi calon bupati bersama pasangannya Riza Pahlevi di KPU Bengkalis, Siang kemarin, Senin, 26 Juli 2015. Pasangan ini diusung Partai Amanan Nasional, Gerindra dan Hanura.

Sebelumnya, Mabes Porli menetapkan Herlyan Saleh sebagai tersangka atas kasus dana bantuan sosial Kabupaten Bengkalis tahun 2012. Kerugian negara ditaksir mencapai Rp 29 Miliar. Dalam kasus ini, polisi sebelumnya juga sudah menahan mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Bengkalis Jamal Abdillah, serta mentersangkakan lima pejabat Bengkalis baik legislatif yang masih aktif maupun tidak.

RIYAN NOFITRA

Berita terkait

Sidang Sengketa Pileg di MK: Ribuan Suara PPP dan PDIP Diklaim Berpindah ke Partai Lain

21 jam lalu

Sidang Sengketa Pileg di MK: Ribuan Suara PPP dan PDIP Diklaim Berpindah ke Partai Lain

PDIP dan PPP mengklaim ribuan suara pindah ke partai lain dalam sidang sengketa Pileg di MK hari ini.

Baca Selengkapnya

Kecuali Partai Gelora, Gerindra-Golkar-PAN-Demokrat Buka Peluang PKS Gabung ke Prabowo

3 hari lalu

Kecuali Partai Gelora, Gerindra-Golkar-PAN-Demokrat Buka Peluang PKS Gabung ke Prabowo

Sejumlah partai politik yang tergabung dalam KIM membuka peluang PKS untuk bergabung ke Prabowo, kecuali Gelora. Apa alasan Gelora menolak PKS?

Baca Selengkapnya

Respons Bima Arya soal Maju Pilgub Jabar 2024, Singgung Nama Ridwan Kamil dan Dedi Mulyadi

9 hari lalu

Respons Bima Arya soal Maju Pilgub Jabar 2024, Singgung Nama Ridwan Kamil dan Dedi Mulyadi

Mantan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menyatakan dirinya siap maju di Pilkada 2024 setelah mendapat arahan dari Ketum PAN, tapi...

Baca Selengkapnya

Respons KPU dan Ketum PAN soal Gugatan PDIP di PTUN

9 hari lalu

Respons KPU dan Ketum PAN soal Gugatan PDIP di PTUN

KPU dan Ketum PAN Zulkifli Hasan menanggapi gugatan PDIP di PTUN terkait pencalonan Gibran di Pilpres 2024. Begini kata mereka.

Baca Selengkapnya

Profil Zita Anjani, Putri Ketum PAN yang Didorong Berduet dengan Ridwan Kamil di Pilkada Jakarta

20 hari lalu

Profil Zita Anjani, Putri Ketum PAN yang Didorong Berduet dengan Ridwan Kamil di Pilkada Jakarta

Zita Anjani didorong berduet dengan Ridwan Kamil di Pilkada Jakarta. Berikut profil putri Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan itu.

Baca Selengkapnya

Riwayat Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Tempat Deklarasi Golkar-PAN Dukung Prabowo

17 Agustus 2023

Riwayat Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Tempat Deklarasi Golkar-PAN Dukung Prabowo

Museum Perumusan Naskah Proklamasi memiliki riwayat panjang, selain menjadi tempat deklarasi Golkar dan PAN mendukung Prabowo. Ini riwayatnya.

Baca Selengkapnya

Deklarasi Dukung Prabowo di Museum Proklamasi: Disesalkan PDIP, Dilaporkan MPMI ke Bawaslu

17 Agustus 2023

Deklarasi Dukung Prabowo di Museum Proklamasi: Disesalkan PDIP, Dilaporkan MPMI ke Bawaslu

PDIP menilai deklarasi Golkar-PAN dukung Prabowo di Museum Perumusan Naskah Proklamasi tidak etis. Museum bagian dari tempat sakral.

Baca Selengkapnya

Romahurmuziy PPP: KIB Bisa Lanjut Jika Golkar dan PAN juga Usung Ganjar Pranowo

17 Juni 2023

Romahurmuziy PPP: KIB Bisa Lanjut Jika Golkar dan PAN juga Usung Ganjar Pranowo

Romahurmuziy mengatakan Koalisi Indonesia Bersatu tak mungkin mengusung capres sendiri karena PPP sudah menjatuhkan pilihan ke Ganjar Pranowo.

Baca Selengkapnya

Megawati Ungkap Disodorkan Banyak Sosok Cawapres dan Ganjar Petugas Partai

3 Juni 2023

Megawati Ungkap Disodorkan Banyak Sosok Cawapres dan Ganjar Petugas Partai

Megawati menyinggung sosok cawapres yang banyak disodorkan kepada dirinya, termasuk Ganjar sebagai petugas partai.

Baca Selengkapnya

PAN di Antara Pilihan Capres: Ganjar, Prabowo atau Airlangga

3 Juni 2023

PAN di Antara Pilihan Capres: Ganjar, Prabowo atau Airlangga

PAN belum menjatuhkan pilihan terhadap Ganjar sebagai capres 2024. PAN masih punya opsi lain, yakni Prabowo dan Airlangga.

Baca Selengkapnya