Curhat Jenderal Moeldoko yang Merasa Gagal ...

Reporter

Selasa, 14 Juli 2015 14:29 WIB

Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal Moeldoko (kanan) bersalaman dengan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo usai dilantik sebagai Panglima TNI di Istana Negara, Jakarta, 8 Juli 2015. Tempo/ Aditia Noviansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Panglima Jenderal TNI Moeldoko ternyata menyimpan kegagalan setelah melepas jabatan yang diembannya selama dua tahun. Moeldoko mengaku gagal meningkatkan kesejahteraan prajurit TNI, terutama soal gaji.

"Saya belum bisa meningkatkan kesejahteraan prajurit seperti yang saya cita-citakan," kata Moeldoko di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta, Selasa, 14 Juli 2015.

Mulai hari ini Moeldoko tak lagi jadi orang nomor satu di Markas Besar TNI. Moeldoko telah menyerahkan jabatan panglima kepada Jenderal Gatot Nurmantyo lewat upacara tadi pagi. Upacara serah terima jabatan dilakukan sepekan setelah Presiden Joko Widodo melantik Gatot di Istana Negara. (baca:Resmi, Moeldoko Lepaskan Jabatan Panglima TNI)

Dengan suara rendah, Moeldoko mengatakan prajuritnya belum sejahtera di bawah kepemimpinannya. Ia prihatin tak mampu menaikkan gaji dan tunjangan keluarga prajurit dalam waktu dua tahun. (baca:Moeldoko: Sekarang Lakonnya Jenderal Gatot)

"Mereka meninggal di daerah operasi, negara belum memikirkan dengan baik. Mestinya kalau prajurit meninggal, istrinya harus punya rumah," kata Moeldoko.

Menurut dia, kegagalannya itu disebabkan minimnya anggaran untuk TNI. "Saya pikir itu (karena minimnya anggaran)," kata dia. Pengakuan ini sangat kontras dengan laporan kinerja yang diserahkan kepada Komisi Pertahanan Dewan Perwakilan Rakyat. (baca: Cerita Moeldoko ke Anak Yatim: Dulu Saya Pernah Curi Kopra)

"Panglima TNI berdasarkan persetujuan DPR dan pemerintah berhasil meningkatkan remunerasi prajurit sebesar 37 persen jadi 56 persen. Gaji pokok juga meningkat 6 persen," kata Moeldoko di Markas Besar TNI, Cilangkap, Senin, 6 Juli 2015.

PUTRI ADITYOWATI

Berita terkait

PLN akan Tambah 2 Ribu SPKLU untuk Kendaraan Listrik

3 hari lalu

PLN akan Tambah 2 Ribu SPKLU untuk Kendaraan Listrik

PT PLN (Persero) akan menambah 2 ribu SPKLU untuk kendaraan listrik tahun ini.

Baca Selengkapnya

Kapendam Cendrawasih Bantah Tambah Pasukan TNI di Paniai Papua

9 hari lalu

Kapendam Cendrawasih Bantah Tambah Pasukan TNI di Paniai Papua

Kapendam XVII Cendrawasih Letkol Inf Candra Kurniawan membantah tudingan adanya pengerahan pasukan gabungan TNI-Polri di Paniai.

Baca Selengkapnya

Reaksi Moeldoko hingga Gibran atas Permintaan agar MK Hadirkan Jokowi di Sidang Sengketa Pilpres

22 hari lalu

Reaksi Moeldoko hingga Gibran atas Permintaan agar MK Hadirkan Jokowi di Sidang Sengketa Pilpres

Moeldoko mengatakan Presiden Jokowi telah merencanakan bansos jauh sebelum rangkaian kegiatan Pilpres 2024 bergulir.

Baca Selengkapnya

Tawarkan Ferienjob di Jerman ke Universitas, Bos PT SHB Temui Kemendikbud, Kemenlu Hingga KSP

24 hari lalu

Tawarkan Ferienjob di Jerman ke Universitas, Bos PT SHB Temui Kemendikbud, Kemenlu Hingga KSP

Bos PT SHB Enik Waldkonig mengaku menemui sejumlah lembaga negara saat mau menawarkan program ferienjob ke universitas di Indonesia.

Baca Selengkapnya

KSP Moeldoko Sudah Gelar Rapat Evaluasi Program Ferienjob

25 hari lalu

KSP Moeldoko Sudah Gelar Rapat Evaluasi Program Ferienjob

Moeldoko menyampaikan bahwa pihaknya sudah lakukan rapat evaluasi terkait program magang ferienjob 2023 pada minggu lalu.

Baca Selengkapnya

Enik Waldkonig Klaim Pernah Klarifikasi Program Ferienjob ke KSP, Moeldoko: Siapa Itu, Kenal Aja Enggak

25 hari lalu

Enik Waldkonig Klaim Pernah Klarifikasi Program Ferienjob ke KSP, Moeldoko: Siapa Itu, Kenal Aja Enggak

KSP Moeldoko mengatakan baru tahu soal ferienjob dan minta diadakan rapat untuk membahasnya.

Baca Selengkapnya

Staf KSP Klaim Jokowi Bakal Pimpin Tim Transisi ke Pemerintahan Prabowo

26 hari lalu

Staf KSP Klaim Jokowi Bakal Pimpin Tim Transisi ke Pemerintahan Prabowo

Ngabalin menjelaskan tim transisi dari Jokowi ke Prabowo akan dibentuk dalam waktu cepat.

Baca Selengkapnya

KSP Moeldoko Yakin Transisi Jokowi ke Prabowo Berjalan Mulus

26 hari lalu

KSP Moeldoko Yakin Transisi Jokowi ke Prabowo Berjalan Mulus

Jokowi akan mengakhiri masa pemerintahan pada 20 Oktober 2024, saat Prabowo dilantik oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat.

Baca Selengkapnya

Ahli Hukum Tata Negara Zainal Arifin Mochtar Usulkan Pengadilan Rakyat, Ini Alasannya

42 hari lalu

Ahli Hukum Tata Negara Zainal Arifin Mochtar Usulkan Pengadilan Rakyat, Ini Alasannya

Ahli Hukum Tata Negara UGM, Zainal Arifin Mochtar sebut pengadilan rakyat dalam deklarasi Kampus Menggugat. Begini balasan Moeldoko.

Baca Selengkapnya

AHY Bertemu dengan Beberapa Tokoh Setelah Menjabat Menteri ATR, Siapa Saja?

48 hari lalu

AHY Bertemu dengan Beberapa Tokoh Setelah Menjabat Menteri ATR, Siapa Saja?

AHY telah bertemu dengan beberapa tokoh dengan berbagai tujuan, dari meminta dukungan hingga peningkatan hubungan kerja

Baca Selengkapnya