Gay Muda Bermunculan di Kota Cirebon

Reporter

Editor

Rini Kustiani

Kamis, 27 Juni 2013 05:28 WIB

AP/Dita Alangkara

TEMPO.CO, Cirebon - Semakin banyak anak muda yang melakukan penyimpangan seksual. Pergaulan menjadi penyebab utamanya. Temuan itu diungkapkan Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Cirebon, Sri Maryati Dahrin, Rabu 26 Juni 2013. "Sekarang ini cukup banyak terdata gay gay muda yang beraktivitas di Kota Cirebon," katanya. Usia termuda gay tersebut bahkan mencapai 13 tahun.

Jumlah tersebut, lanjut Sri, diketahui berdasarkan data yang ada di klinik Intan, salah satu klinik rujukan penderita IMS dan HIV di Kota Cirebon. "Berdasarkan data jumlah penderita penyakit infeksi menular seks (IMS) sejak 2006 hingga 2012 di klinik tersebut sebanyak 2.464 kasus," katanya. Adapun usia penderitanya berkisar antara 13 hingga 54 tahun.

Tragisnya penderita IMS ini sebanyak 70 persennya berusia muda yaitu berkisar antara 13 hingga 30 tahun. Sementara anak-anak muda yang berperilaku seks menyimpang atau menjadi gay-gay muda jumlahnya ada sekitar 30 persen dari penderita IMS yang terdata di klinik Intan.

Sedangkan jumlah gay yang beraktivitas di Kota Cirebon, menurut Sri, jumlahnya bisa mencapai 900 orang. Dari jumlah tersebut sebanyak 70 persennya merupakan gay-gay muda. Seorang gay muda bahkan ada yang masih duduk di bangku SMP.

Dijelaskan Sri, banyak faktor yang akhirnya menyebabkan anak-anak muda ini terjerumus dalam perilaku seks menyimpang. Diantaranya karena pergaulan dan faktor lingkungan, ada yang pernah menjadi korban pelecehan seksual serta factor genetic. "Namun yang terbesar saat ini disebabkan karena factor pergaulan dan lingkungan," katanya.

Sri mengungkapkan ada kecenderungan jika saat ini pergaulan diantara sesama jenis merupakan gaya hidup. Karenanya, lanjut Sri, pihaknya sudah mengusulkan kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon untuk mengalokasikan anggaran untuk pendidikan kesehatan reproduksi.

Dengan pendidikan seks sejak dini diharapkan bisa menghindarkan anak-anak untuk terjerumus ke dalam pergaulan yang menyimpang. "Orangtua pun harus membentengi anak-anaknya dengan pendidikan seks sejak usia dini, yaitu saat anak berusia sekitar 3 tahun," katanya.

Minimal anak diberitahu daerah mana saja termasuk daerah privacy yang tidak boleh disentuh oleh orang lain. Selanjutnya Sri pun mengungkapkan dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan pemeriksaan HIV/AIDS ke sekolah-sekolah. "Namun bagi yang tidak ingin diperiksa, ya kami tidak memaksakan," katanya.

Sedangkan untuk ibu hamil pun sudah diwajibkan untuk melakukan pemeriksaan HIV/AIDS sejak dini. Tujuannya menurut Sri tidak lain merupakan upaya preventif untuk membongkar fenomena gunung es yang mengungkapkan jika data penderita HIV/AIDS sebenarnya lebih banyak daripada data yang ada.

IVANSYAH

Topik terhangat:

Ribut Kabut Asap
| PKS Didepak? | Persija vs Persib | Penyaluran BLSM

Berita lainnya:

PKS: Dakwaan Luthfi Aneh dan Lucu
Mabes: Dua Polisi Tertangkap Bawa Rp 200 Juta

Polisi Tetapkan 9 Tersangka Pembakar Hutan

Lirik Nakal 'Rekening Gendut' Iwan Fals

Caleg Golkar Tewas di Lokalisasi

Berita terkait

Klasemen Liga Inggris Pekan Ke-36: Bagaimana Peluang Manchester United Lolos ke Eropa setelah Keok 0-4 dari Palace?

8 menit lalu

Klasemen Liga Inggris Pekan Ke-36: Bagaimana Peluang Manchester United Lolos ke Eropa setelah Keok 0-4 dari Palace?

Manchester United terancam tak lolos ke kompetisi Eropa musim depan setelah kalah 0-4 dari Crystal Palace pada pekan ke-36 Liga Inggris.

Baca Selengkapnya

Begini Kondisi Bangunan Masjid Al Barkah yang Mangkrak Ditinggal Kontraktor

8 menit lalu

Begini Kondisi Bangunan Masjid Al Barkah yang Mangkrak Ditinggal Kontraktor

Kontraktor proyek Masjid Al Barkah tak kunjung menyelesaikan bangunan itu. Padahal pengurus masjid telah menyerahkan uang Rp 9,75 miliar.

Baca Selengkapnya

Yogyakarta Siapkan Regulasi Baru Pedoman Pendanaan Pendidikan, Pungutan Bakal Dilegalkan?

13 menit lalu

Yogyakarta Siapkan Regulasi Baru Pedoman Pendanaan Pendidikan, Pungutan Bakal Dilegalkan?

Salah satu beleid paling disorot terutama tentang pungutan sekolah di Yogyakarta, yang akan diubah istilahnya menjadi dana partisipasi.

Baca Selengkapnya

Hasil Liga Inggris: Manchester United Kalah 0-4 di Markas Crystal Palace, Christian Eriksen Sebut Sebuah Kekecewaan Besar

24 menit lalu

Hasil Liga Inggris: Manchester United Kalah 0-4 di Markas Crystal Palace, Christian Eriksen Sebut Sebuah Kekecewaan Besar

Manchester United mendapat malu dan kalah 0-4 di kandang Crystal Palace pada pertandingan pekan ke-36 Liga Inggris.

Baca Selengkapnya

Nany Afrida dan Bayu Wardhana Terpilih Jadi Ketua dan Sekjen AJI Periode 2024-2027

38 menit lalu

Nany Afrida dan Bayu Wardhana Terpilih Jadi Ketua dan Sekjen AJI Periode 2024-2027

Nany Afrida dan Bayu Wardhana terpilih menjadi Ketua dan Sekjen AJI yang baru dalam Kongres XII AJI.

Baca Selengkapnya

Setelah Hagia Sophia, Erdogan Kembali Ubah Bekas Gereja Menjadi Masjid

38 menit lalu

Setelah Hagia Sophia, Erdogan Kembali Ubah Bekas Gereja Menjadi Masjid

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Senin meresmikan masjid yang diubah dari gereja Ortodoks Yunani kuno di Istanbul

Baca Selengkapnya

Persiapan Hotel The Mark Tempat Selebriti Menginap saat Met Gala 2024

38 menit lalu

Persiapan Hotel The Mark Tempat Selebriti Menginap saat Met Gala 2024

Selama periode Met Gala 2024, Hotel The Mark menerima sekitar 60 tamu

Baca Selengkapnya

Pemerintah Filipina Tolak Padi Beras Emas Kembali Dikurung di Laboratorium

1 jam lalu

Pemerintah Filipina Tolak Padi Beras Emas Kembali Dikurung di Laboratorium

Pengadilan baru saja mencabut izin penanaman komersial padi Beras Emas atau Golden Rice hasil rekayasa genetika di Filipina.

Baca Selengkapnya

Waskita Karya: 2 Proyek IKN Rampung, Kebut 10 Proyek Lagi hingga Semester I 2024

1 jam lalu

Waskita Karya: 2 Proyek IKN Rampung, Kebut 10 Proyek Lagi hingga Semester I 2024

Waskita Karya telah merampungkan 2 dari 12 proyek IKN yang tengah dibangun.

Baca Selengkapnya

Hari Ini, Putin Dilantik sebagai Presiden Rusia untuk Masa Jabatan ke-5

2 jam lalu

Hari Ini, Putin Dilantik sebagai Presiden Rusia untuk Masa Jabatan ke-5

Pelantikan Vladimir Putin sebagai presiden Rusia untuk masa jabatan kelima pada upacara pelantikan yang akan digelar di Moskow.

Baca Selengkapnya