Banjir di Sarmi, Papua, Ratusan Rumah Terendam  

Reporter

Editor

Sabtu, 28 Juli 2012 15:04 WIB

Sejumlah warga mengamankan barang-barang yang tersisa akibat banjir yang menggenangi Pasar Yotefa, di Jayapura, Papua, Kamis (9/2). ANTARA/Anang Budiono

TEMPO.CO, Jayapura - Ratusan rumah terendam akibat banjir yang melanda permukiman warga di Kota Sarmi, Kabupaten Sarmi, Papua, Sabtu 28 Juli 2012. Hujan sejak tiga hari ini juga menggenangi pasar Sentral Sarmi, Wilayah Kuma, Jembatan Merah, dan jalan menuju Kota Baru, Petam.

“Tapi sekarang sudah mulai surut. Air kemarin di beberapa titik setinggi pinggang orang dewasa,” kata Sonny, warga Sarmi, Sabtu sore.

Ia mengatakan banjir mengakibatkan aktivitas warga tergganggu. Beberapa warga secara bergotong royong membersihkan rumah mereka akibat dimasuki lumpur.

Banjir disebabkan oleh meluapnya Kali Orey Sarmi. Sedikitnya 105 unit rumah tergenang, 10 jembatan rusak, pasar sentral terendam, dan kebun warga hancur. “Kali Orey itu membelah Kota Sarmi. Insiden banjir terjadi di dua distrik, yaitu Sarmi dan Sarmi Selatan, wilayah terparah di Kelurahan Mararena, Distrik Sarmi,” kata Julius Runtuk, Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sarmi.

Ia mengatakan air juga memasuki rumah warga di perkampungan Serwar, Kampung Kasukwe, Distrik Sarmi Selatan. “Kami sementara menyalurkan kebutuhan dasar untuk masyarakat yang tertimpa bencana. Kami berharap pemerintah pusat dan provinsi terlibat,” katanya.

Runtuk menjelaskan banjir besar menerjang warga Jumat, 27 Juli 2012, sekitar pukul 03.00 WIT dini hari. “Memang beberapa hari ini hujan besar. Dampak yang ditimbulkan akibat banjir, sejumlah fasilitas umum terendam. Kami sudah membuat posko penanggulangan banjir,” katanya.

Kepala Kepolisian Resort Kabupaten Sarmi, Ajun Komisaris Besar Polisi Patrige Renwarin, mengatakan banjir kemarin menerjang wilayah hukum sektor Sarmi, sekitar kantor perwakilan Kodim Sarmi, Pasar Baru Mararena, permukiman Kuma, jembatan Neidam, hingga kampung Kasukwe.

“Air meluap dari sungai setelah hujan tiga hari berturut-turut. Kerugian materiil dialami pedagang. Banjir sekarang sudah berangsur surut. Tapi bila hujan lagi, air sungai akan meluap kembali,” katanya.

JERRY OMONA


Berita Pilihan:
Pesta Kembang Api Pembukaan Olimpiade London 2012

Punya 1,4 Juta Fans Cowok, AKB48 Dilarang Pacaran

Rakyat Jepang Kirimi Putin Anak Anjing

Ternyata James Holmes Pasien Psikiater Kampusnya

Begini ''Curhat'' Perempuan Korea Utara II

Varietas Baru Kedelai Toleran Kekeringan

Berita terkait

Resmikan Bendungan Kuwil Kawangkoan, Jokowi Kenang Banjir Manado 2014

19 Januari 2023

Resmikan Bendungan Kuwil Kawangkoan, Jokowi Kenang Banjir Manado 2014

Jokowi menyebut bendungan Kuwil Kawangkoan ini dibangun sejak 2016, atau dua tahun setelah banjir terjadi di Manado pada 15 Januari 2014.

Baca Selengkapnya

Ini Analisa BMKG Soal Penyebab Banjir Manado

23 Januari 2021

Ini Analisa BMKG Soal Penyebab Banjir Manado

BMKG memberikan analisa terkait hujan lebat yang menyebabkan bencana banjir Manado dan tanah longsor yang terjadi pada Kamis 21 Januari 2021.

Baca Selengkapnya

Cara Belanda Mendesain Rumah di Kota Manado Tahun 1800-an: Eropa - Tropis

23 Januari 2021

Cara Belanda Mendesain Rumah di Kota Manado Tahun 1800-an: Eropa - Tropis

Menilik sejarah bagaimana pemerintah Belanda mendesain ulang rumah di Kota Manado pasca-gempa tahun 1844.

Baca Selengkapnya

BPBD: Banjir Manado Akibatkan 3 Orang Tewas dan Satu Hilang

23 Januari 2021

BPBD: Banjir Manado Akibatkan 3 Orang Tewas dan Satu Hilang

BPBD Kota Manado menyatakan bahwa hingga pukul 22.00 WITA pada Jumat 22 Januari 2021 sebanyak delapan kecamatan terdampak banjir Manado

Baca Selengkapnya

Banjir Merendam Sejumlah Kelurahan di Manado

22 Januari 2021

Banjir Merendam Sejumlah Kelurahan di Manado

Banjir merendam sejumlah kelurahan di Kota Manado, Sulawesi Utara, pada Jumat sore, 22 Januari 2021.

Baca Selengkapnya

Status Bendung Katulampa Turun ke 4, Jakarta Dinyatakan Aman

9 Oktober 2019

Status Bendung Katulampa Turun ke 4, Jakarta Dinyatakan Aman

Kepala UPT Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BPBD Provinsi DKI Jakarta, Iwan Ibrahim menyampaikan status Bendung Katulampa telah turun dari 3 ke 4.

Baca Selengkapnya

Banjir Manado, Ribuan Pelanggan Listrik Alami Pemadaman

2 Februari 2019

Banjir Manado, Ribuan Pelanggan Listrik Alami Pemadaman

Sebanyak 3.284 pelanggan mengalami pemadaman listrik karena banjir dan longsor yang melanda Kota Manado, Sulawesi Selatan.

Baca Selengkapnya

Pengungsi Manado Makan Mie, PNS Makan Nasi Padang  

27 Januari 2014

Pengungsi Manado Makan Mie, PNS Makan Nasi Padang  

Sangat bertolak belakang dengan kondisi banyak warga di posko pengungsian yang hanya makan nasi dengan lauk mie instan.

Baca Selengkapnya

Petambak Udang Subang Rugi Miliaran Akibat Banjir  

22 Januari 2014

Petambak Udang Subang Rugi Miliaran Akibat Banjir  

Udang para petambak di Kabupaten Subang ini merupakan udang


unggul yang didistribusikan ke hotel-hotel di Jakarta dan


Bandung.

Baca Selengkapnya

Jawa Tengah Selatan Waspadai Banjir  

22 Januari 2014

Jawa Tengah Selatan Waspadai Banjir  

PSDA Jateng mencatat wilayah Banyumas dan Cilacap yang kondisinya rawan, meliputi Kali Serayu, Kliwing, dan Ijotipar.

Baca Selengkapnya