Kasus Yusril Jalan Terus

Reporter

Editor

Kamis, 23 September 2010 07:14 WIB

Yusril Ihza Mahendra. Tempo/Arnold Simanjuntak
TEMPO Interaktif, Jakarta - Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud Md. mengatakan penyidikan terhadap bekas Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Yusril Ihza Mahendra tetap bisa dilanjutkan. Sebab, putusan Mahkamah tentang uji materi Undang-Undang Kejaksaan tak berhubungan langsung dengan kasus Yusril di tangan Kejaksaan Agung.

"Penyidikan itu soal lain, tidak ada persoalan legalitas di situ," ujar Mahfud dalam jumpa pers seusai pembacaan putusan di Mahkamah Konstitusi kemarin.

Yusril adalah tersangka kasus korupsi Sistem Administrasi Badan Hukum, yang diduga merugikan negara sebesar Rp 417 miliar. Atas penetapan tersangka itu, ia melawan dengan mengajukan uji materi Undang-Undang Kejaksaan, yang mengatur soal pengangkatan dan pemberhentian Jaksa Agung.

Saat putusan dibacakan, Yusril, yang mengenakan setelan jas hitam, tampak cemberut. "Saya berterima kasih dan menghargai putusan Mahkamah, meski tidak semua dikabulkan," ujar Yusril setelah sidang.

Jaksa Agung Hendarman Supandji mengatakan, putusan Mahkamah Konstitusi tidak berdampak terhadap penyidikan kasus-kasus yang sedang berlangsung. "Itu kan urusan penyidik. Kewenangannya diatur dalam KUHAP (Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana)," ujar Hendarman di kantornya.

Jaksa Agung Muda Pengawasan Marwan Effendi mengatakan, putusan Mahkamah Konstitusi bisa berdampak luas. Namun Marwan pun belum bisa memastikan apakah putusan itu otomatis menggagalkan produk hukum yang dihasilkan Kejaksaan di bawah kepemimpinan Hendarman atau tidak.

Menurut Marwan, jabatan Jaksa Agung harus dilihat secara struktural dan fungsional. Secara struktural, kewenangan Jaksa Agung berhubungan langsung dengan masa jabatannya. Posisi struktural Hendarman, kata Marwan, harus dipisahkan dari posisi fungsionalnya sebagai penuntut umum dan penyidik.

BUNGA MANGGIASIH | MAHARDIKA SATRIA HADI | FEBRIYAN

Berita terkait

Pejabat Terkaya Dato Sri Tahir, Tiga Dekade Membangun Kerajaan Bisnis Mayapada Group

4 hari lalu

Pejabat Terkaya Dato Sri Tahir, Tiga Dekade Membangun Kerajaan Bisnis Mayapada Group

Saat ini, Dato Sri Tahir adalah pejabat terkaya di negeri ini. Bagaimana ia membangun usahanya, kerajaan bisnis Mayapada Group?

Baca Selengkapnya

Ragam Tanggapan atas Pemanggilan 4 Menteri ke Sidang Sengketa Pilpres di MK Hari Ini

23 hari lalu

Ragam Tanggapan atas Pemanggilan 4 Menteri ke Sidang Sengketa Pilpres di MK Hari Ini

Moeldoko memastikan semua menteri memenuhi undangan MK untuk hadir di sidang sengketa Pilpres.

Baca Selengkapnya

Yusril Ihza Mahendra Sidang Sengketa Pilpres, Klarifikasi Ucapan hingga Soal Kedudukan Saksi atau Ahli

24 hari lalu

Yusril Ihza Mahendra Sidang Sengketa Pilpres, Klarifikasi Ucapan hingga Soal Kedudukan Saksi atau Ahli

Sidang sengketa mengenai Hasil Pilpres 2024 masih berlanjut. Yusril Ihza Mahendra yang memimpin Tim Pembela Hukum Prabowo-Gibran

Baca Selengkapnya

MK Diminta Hadirkan Kapolri, Yusril Jelaskan Perbedaan antara Saksi dan Pemberi Keterangan

24 hari lalu

MK Diminta Hadirkan Kapolri, Yusril Jelaskan Perbedaan antara Saksi dan Pemberi Keterangan

Yusril mengatakan MK bisa memanggil siapa saja untuk dimintai keterangan dalam sidang sengketa pilpres.

Baca Selengkapnya

Ragam Tanggapan atas Permintaan agar MK Hadirkan Kapolri di Sidang Sengketa Pilpres

24 hari lalu

Ragam Tanggapan atas Permintaan agar MK Hadirkan Kapolri di Sidang Sengketa Pilpres

Yusril mengatakan Kapolri adalah jabatan sehingga kehadirannya tak bisa melalui kuasa hukum pemohon dan hanya bisa dihadirkan oleh MK.

Baca Selengkapnya

Alasan Kubu Ganjar-Mahfud Minta MK Hadirkan Kapolri dan Pembela Prabowo-Gibran Usulkan Kepala BIN

25 hari lalu

Alasan Kubu Ganjar-Mahfud Minta MK Hadirkan Kapolri dan Pembela Prabowo-Gibran Usulkan Kepala BIN

Ketua Majelis Hakim MK Suhartoyo mengatakan pengajuan usulan sudah berakhir pada Senin, 1 April lalu.

Baca Selengkapnya

5 Poin Respons Yusril soal Putusan MK 90 Problematik yang Disinggung Kubu Ganjar

25 hari lalu

5 Poin Respons Yusril soal Putusan MK 90 Problematik yang Disinggung Kubu Ganjar

Kubu Ganjar-Mahfud menyinggung soal pernyataan Yusril yang dulu menyebut Putusan MK 90 problematik. Yusril lantas respons begini.

Baca Selengkapnya

Yusril Merasa Diadu Domba dengan Gibran oleh Tim Hukum Ganjar-Mahfud

26 hari lalu

Yusril Merasa Diadu Domba dengan Gibran oleh Tim Hukum Ganjar-Mahfud

Menurut Yusril, pertanyaan Luthfi tidak pantas diucapkan. Selain itu, dia juga menilai pertanyaan tersebut tidak etis dilontarkan di persidangan.

Baca Selengkapnya

Tim Pembela Prabowo-Gibran, Anggap Pemilu 2024 Paling Damai hingga Menilai Gugatan PHPU Banyak Asumsi

30 hari lalu

Tim Pembela Prabowo-Gibran, Anggap Pemilu 2024 Paling Damai hingga Menilai Gugatan PHPU Banyak Asumsi

Para pengacara yang tergabung dalam tim pembela Prabowo-Gibran, yaitu Otto Hasibuan, Fahri Bachmid, Hotman Paris Hutapea, dan O.C. Kaligis.

Baca Selengkapnya

Alasan Tim Pembela Prabowo-Gibran Meyakini MK akan Tolak Gugatan Ganjar-Mahfud

31 hari lalu

Alasan Tim Pembela Prabowo-Gibran Meyakini MK akan Tolak Gugatan Ganjar-Mahfud

Tim Pembela Prabowo-Gibran yakin dapat membantah seluruh dalil yang dikemukakan Ganjar-Mahfud di sidang MK.

Baca Selengkapnya