Penerima Raskin di Banyuwangi Turun 20 Ribu KK  

Reporter

Editor

Senin, 2 Agustus 2010 14:27 WIB

TEMPO Interaktif, BANYUWANGI - Jumlah penerima beras miskin (raskin) di Kabupaten Banyuwangi mulai bulan ini berkurang 20.194 kepala keluarga.

Wakil Kepala Bulog Sub Divisi Regional Banyuwangi Sukandar mengatakan, sebelumnya penerima raskin sebanyak 149.518 kepala keluarga. "Bulan ini menjadi 129.324 rumah tangga," katanya kepada wartawan, Senin (2/8).

Menurut dia penurunan jumlah penerima raskin itu berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik.

Untuk mencegah kenaikan harga beras di pasaran, Bulog hari ini mulai mendistribusikan raskin sebanyak 1.939.860 kilogram. Pendistribusian merupakan alokasi bulan September yang dipercepat pada Agustus. "Kita mencegah kenaikan harga menjelang Ramadhan dan lebaran," ujarnya.

Jumlah raskin masing-masing KK bertambah dari 13 kilogram menjadi 15 kilogram. Hari pertama ini raskin dibagi untuk Kecamatan Siliragung dan Kecamatan Pesanggaran. Untuk kecamatan lainnya di Banyuwangi akan mendapatkan bagian hingga 2 September mendatang.

Harga beras di Pasar Induk Banyuwangi hingga hari ini masih tetap tinggi. Menurut Sumarsono, salah seorang pedagang, beras dengan kualitas paling bawah Rp 5.800 per kilogram. Jenis medium Rp 6.400 per kilogram, sedangkan kualitas paling tinggi antara Rp 7.200 hingga Rp 8.000 per kilogram.

IKA NINGTYAS

Berita terkait

Buwas: Jutaan Ton Beras Bulog Terancam Membusuk

21 Juni 2019

Buwas: Jutaan Ton Beras Bulog Terancam Membusuk

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengatakan, jutaan ton beras yang tersimpan di gudang Bulog tinggal menunggu waktu untuk membusuk.

Baca Selengkapnya

Jokowi Minta Pembagian Rastra Dipercepat, Bulog Akan Kalang Kabut

2 Maret 2018

Jokowi Minta Pembagian Rastra Dipercepat, Bulog Akan Kalang Kabut

Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta distribusi bantuan beras sejahtera (rastra) pada Maret 2018 dilakukan di awal bulan.

Baca Selengkapnya

Jokowi Minta Beras untuk 15 Juta Warga Tak Telat walau Sehari

5 Desember 2017

Jokowi Minta Beras untuk 15 Juta Warga Tak Telat walau Sehari

Presiden Jokowi meminta penyaluran program bantuan beras untuk 15 juta warga masyarakat tak telat walau hanya sehari.

Baca Selengkapnya

Raskin Bau dan Berkutu? Ini Solusi Wakil Bupati Banjarnegara

6 Juli 2015

Raskin Bau dan Berkutu? Ini Solusi Wakil Bupati Banjarnegara

Bila sampai menemukan beras dengan yang tak layak makan, apalagi berkutu dan bau, masyarakat harus berani menolak.

Baca Selengkapnya

Jelang Ramadan, Penyaluran Raskin Dikebut  

13 Mei 2015

Jelang Ramadan, Penyaluran Raskin Dikebut  

Saat ini Bulog masih terus menyerap beras petani.

Baca Selengkapnya

Beras Miskin Tidak Layak Konsumsi Ditolak Warga

11 Mei 2015

Beras Miskin Tidak Layak Konsumsi Ditolak Warga

Kualitas beras ebanyak 3 toj itu buruk, karena berbau dan berwarna kuning.

Baca Selengkapnya

Bau Apek, Sumenep Tolak Beras Miskin dari Bulog Jatim

16 April 2015

Bau Apek, Sumenep Tolak Beras Miskin dari Bulog Jatim

Sesuai surat edaran Gubernur Jawa Timur beras jatah warga
miskin Sumenep sebanyak 1.745 ton per bulan. Jatah itu untuk
116.378 rumah tangga sasaran.

Baca Selengkapnya

JK Jamin Subsidi Raskin Berlanjut  

7 Maret 2015

JK Jamin Subsidi Raskin Berlanjut  

Harga beras diklaim berangsur turun sebagai dampak operasi pasar beras dan beras murah untuk rakyat miskin.

Baca Selengkapnya

Harga Beras Melonjak, Pemerintah Parepare Bagikan Raskin

25 Februari 2015

Harga Beras Melonjak, Pemerintah Parepare Bagikan Raskin

Harga beras akan normal kembali pada Maret mendatang.

Baca Selengkapnya

Cek Mutu Raskin, Rini Blusukan ke Gudang Bulog

10 Januari 2015

Cek Mutu Raskin, Rini Blusukan ke Gudang Bulog

Menurut Rini, mutu raskin dipengaruhi juga oleh cara penyimpanannya di gudang.

Baca Selengkapnya