Harga Beras Paling Murah di Bojonegoro Rp 5.700 per Kilogram

Reporter

Editor

Minggu, 11 Juli 2010 09:57 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta -Harga beras di Bojonegoro dan sekitarnya terus meningkat. Di pasaran, harga beras termurah Rp 5.700 untuk jenis IR-64 hingga termahal Rp 10.000 ribu per kilogramnya.

Kenaikan harga beras di Bojonegoro ini berbanding terbalik dengan di lapangan. Sebab, kabupaten ini dikenal sebagai salah satu produsen beras di Jawa Timur yang menyuplai ke sejumlah kabupaten. Seperti Madura, Lumajang, Jember, Surabaya, hingga di Provinsi Bali.

Kenaikan harga beras ini, terjadi pada dua pekan terakhir. Tetapi, harga ini terus meningkat dan puncaknya pada pekan kedua bulan Juli ini. IR-64 dari harga Rp 5.200 perkilogram pelan-pelan naik hingga Rp 5.700 perkilogramnya.

Kemudian C4 naik menjadi Rp 6.000 hingga Rp 6.200 perkilogram. Rojolele, dari Rp 6200 kini naik menjadi Rp 7.000 perkilogramnya. Begitu juga pandan wangi harganya Rp 7.200 perkilogramnya. Ada juga satu jenis beras berbentuk bulat, kerap disebut cepuk harganya mencapai Rp 10.000 per kilogramnya.

Sejumlah pedagang di Bojonegoro mengaku kenaikan karena kesulitan dengan beras di pasaran. Di tingkat petani, yang biasanya mudah dan relatif murah, kini juga naik. “Semua naik,” tegas Mariati, pedagang beras di Pasar Besar Bojonegoro.

Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Bojonegoro, Syarif Usman mengatakan, kenaikan harga beras di Bojonegoro sebenarnya tidak perlu terjadi. Setidaknya jika naik, harganya tidak setinggi seperti sekarang ini, karena Bojonegoro termasuk daerah penghasil beras ketiga atau ke empat di Jawa Timur.

Harga naik dipicu karena, beras di Bojonegoro dibawa ke luar ke daerah lain. Misalnya, ke Provinsi Bali, yang menjadi andalan pengiriman petani di kabupaten ini.

Itu belum termasuk ke kabupaten lain termasuk ke Pulau Madura. “Ini, yang susah, memicu harga beras naik,” tegasnya pada Tempo lewat telepon, Mingu (11/7) siang.

Kepala Bulog Divisi Regional III Bojonegoro, Imam Budi, mengaku stok beras sudah aman. Sebab, selama enam bulan terakhir pengadaan kebutuhan pokok sudah disimpan. Menurutnya, kemungkinan naiknya harga beras di pasaran juga dipicu gelagat pasar.

SUJATMIKO

Berita terkait

Pelatih Legendaris Argentina Cesar Luis Menotti Berpulang, Lionel Messi Ikut Ucapkan Belasungkawa

50 detik lalu

Pelatih Legendaris Argentina Cesar Luis Menotti Berpulang, Lionel Messi Ikut Ucapkan Belasungkawa

Pelatih legendaris Cesar Luis Menotti yang membawa Argentina juara Piala Dunia 1978 meninggal dunia. Lionel Messi ucapkan duka cita.

Baca Selengkapnya

Bagi-bagi Jatah Menteri di Kabinet Prabowo

5 menit lalu

Bagi-bagi Jatah Menteri di Kabinet Prabowo

Ia punya waktu hingga Oktober untuk menimbang dan menyusun kabinet Prabowo dalam pemerintahannya.

Baca Selengkapnya

Hakim MK Saldi Isra Cecar Bawaslu Soal Tanda Tangan Pemilih di Bangkalan yang Mirip

10 menit lalu

Hakim MK Saldi Isra Cecar Bawaslu Soal Tanda Tangan Pemilih di Bangkalan yang Mirip

Hakim MK Saldi Isra menyoroti tanda tangan pemilih pada daftar hadir TPS di Desa Durin Timur, Kecamatan Konang, Bangkalan yang memiliki kemiripan bentuk.

Baca Selengkapnya

5 Negara Pendiri ASEAN dan Tokohnya, Indonesia Termasuk

10 menit lalu

5 Negara Pendiri ASEAN dan Tokohnya, Indonesia Termasuk

ASEAN didirikan oleh lima negara di kawasan Asia Tenggara pada 1967. Ini lima negara pendiri ASEAN serta tokohnya yang perlu Anda ketahui.

Baca Selengkapnya

Fakta Miris Indonesia Kekurangan Dokter Spesialis, Menkes: Jadi Masalah Hampir 80 tahun

11 menit lalu

Fakta Miris Indonesia Kekurangan Dokter Spesialis, Menkes: Jadi Masalah Hampir 80 tahun

Jokowi menyebut pemerintah baru mampu mencetak 2.700 dokter spesialis per tahun. Sementara pemerintah membutuhkan 29 ribu dokter spesialis.

Baca Selengkapnya

Ketua Umum PSSI Erick Thohir: Generasi Emas Sepak Bola Indonesia Telah Lahir

11 menit lalu

Ketua Umum PSSI Erick Thohir: Generasi Emas Sepak Bola Indonesia Telah Lahir

Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan generasi emas sepak bola Indonesia telah lahir tercermin dari prestasi timnas Indonesia U-23.

Baca Selengkapnya

Peneliti BRIN Identifikasi Indikator Potensi Gempa Bumi di Sumatera Paling Selatan

15 menit lalu

Peneliti BRIN Identifikasi Indikator Potensi Gempa Bumi di Sumatera Paling Selatan

Pusat Riset Kebencanaan Geologi BRIN melakukan penelitian untuk mengidentifikasi indikator potensi gempa bumi di Sumatera bagian paling selatan.

Baca Selengkapnya

Benjamin Netanyahu: Kami Akan Lanjutkan Pertempuran

15 menit lalu

Benjamin Netanyahu: Kami Akan Lanjutkan Pertempuran

Bagi Benjamin Netanyahu, memenuhi tuntutan Hamas sama dengan menyerah. Pihaknya memilih untuk melanjutkan pertempuran

Baca Selengkapnya

Wamenkeu Suahasil Nazara Soroti 3 Faktor Penting dalam Ekonomi RI, Suku Bunga hingga Kurs Rupiah

16 menit lalu

Wamenkeu Suahasil Nazara Soroti 3 Faktor Penting dalam Ekonomi RI, Suku Bunga hingga Kurs Rupiah

Wamenkeu Suahasil Nazara menyoroti tiga faktor yang menjadi perhatian dalam perekonomian Indonesia saat ini. Mulai dari suku bunga yang tinggi, harga komoditas, hingga nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Baca Selengkapnya

Gerindra dan Demokrat Respons Luhut soal 'Orang Toxic' Gabung Pemerintahan Prabowo

17 menit lalu

Gerindra dan Demokrat Respons Luhut soal 'Orang Toxic' Gabung Pemerintahan Prabowo

Partai Demokrat dan Partai Gerindra respons begini soal Luhut yang meminta Prabowo untuk tidak membawa 'orang toxic' ke kabinetnya.

Baca Selengkapnya