Inflasi Surakarta Tertinggi Kedua di Jawa Tengah

Reporter

Editor

Jumat, 2 Juli 2010 15:07 WIB

TEMPO Interaktif, Surakarta – Inflasi Surakarta pada tahun kalender Januari hingga Juni 2010 adalah yang tertinggi kedua di Jawa Tengah, setelah Purwokerto. Selama setengah tahun ini, tercatat inflasi mencapai 2,27 persen. Terpaut sedikit dari Purwokerto yang memiliki angka inflasi 2,36 persen.

Persoalannya, dari angka inflasi 2,27 persen di atas, sebanyak 1,23 persen di antaranya disumbangkan oleh inflasi di Juni 2010. “Memang inflasi Juni tergolong tinggi. Separuh dari total inflasi Surakarta hingga setengah tahun ini disumbangkan bulan Juni,” jelas Kepala Badan Pusat Statistik Surakarta Toto Desanto kepada Tempo, Jumat (2/7).

Sementara untuk Juni, inflasi Surakarta tetap menduduki peringkat kedua di Jawa Tengah, setelah Tegal dengan angka inflasi 1,33 persen. Dari hasil statistik yang dikumpulkan, diketahui penyumbang inflasi terbesar berasal dari kelompok bahan makanan dan kelompok sandang.

“Bahan makanan seperti cabai rawit ada kenaikan harga sebesar 173 persen dibanding bulan sebelumnya. Ini memberi andil pada inflasi sebanyak 0,34 persen,” katanya. Kemudian beras, di mana kenaikan harga mencapai 4,6 persen. Meskipun kecil, tapi memberi andil 0,27 persen. “Karena beras adalah komoditas yang banyak dikonsumsi masyarakat sehingga dampaknya juga sangat terasa,” tambahnya.

Komoditas bahan makanan lainnya adalah cabai merah, telur ayam ras, dan daging ayam ras. Sementara inflasi terbesar kelompok sandang disumbang oleh emas perhiasan dan pembalut wanita. Di sisi lain, penurunan harga terjadi pada gula pasir sebesar 7,2 persen, kayu balokan 5,4 persen, batu bata 2,4 persen, dan sampo 1,4 persen.

Toto memprediksi inflasi Surakarta untuk Juli bisa lebih tinggi lagi, sebagai dampak kenaikan tarif dasar listrik. Untuk itu, dia meminta pemerintah segera melakukan langkah untuk mengendalikan inflasi. “Misalnya untuk bahan makanan, bisa disediakan stok yang cukup sehingga harga bisa turun,” dia menyarankan.

Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah Surakarta Joko Pangarso mengakui inflasi Surakarta untuk Juni tergolong tinggi. Untuk itu, dia akan mencari penyebab tingginya angka inflasi. “Kami akan melihat pokok persoalannya. Apakah di distribusi barang yang tersendat, stok barang, atau karena permintaan tinggi dari masyarakat,” katanya.

Setelah diketahui penyebabnya, pihaknya akan segera melakukan langkah-langkah yang diperlukan agar inflasi Juli dan bulan-bulan berikutnya tidak setinggi Juni.

UKKY PRIMARTANTYO

Berita terkait

Mengenal Apa itu inflasi, Jenis, dan Dampaknya

17 Oktober 2023

Mengenal Apa itu inflasi, Jenis, dan Dampaknya

Inflasi adalah istilah yang merujuk pada kondisi di mana harga barang mengalami kenaikan. Berikut dampak yang ditimbulkan karena inflasi.

Baca Selengkapnya

Inflasi Mei 2023 4,00 Persen, BPS Catat Biaya Transportasi Penyumbang Terbesar

5 Juni 2023

Inflasi Mei 2023 4,00 Persen, BPS Catat Biaya Transportasi Penyumbang Terbesar

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan pada Mei 2023 mencapai 4,00 persen (year-on-year/yoy) pada Mei 2023.

Baca Selengkapnya

Terpopuler Bisnis: Tiga Cara Hadapi Inflasi Musuh Dunia, Kemnaker Pastikan BSU Cair Pekan Depan

1 Oktober 2022

Terpopuler Bisnis: Tiga Cara Hadapi Inflasi Musuh Dunia, Kemnaker Pastikan BSU Cair Pekan Depan

Berita terpopuler ekonomi dan bisnis Jumat kemarin, dimulai dari tingginya inflasi telah menjadi musuh bersama di seluruh dunia.

Baca Selengkapnya

Prediksi Inflasi September 1,45 Persen, Indef: Penyebabnya Harga BBM, Pangan dan Angkot Naik

30 September 2022

Prediksi Inflasi September 1,45 Persen, Indef: Penyebabnya Harga BBM, Pangan dan Angkot Naik

Indef memperkirakan tingkat inflasi Indeks Harga Konsumen pada September 2022 mencapai 1,45 persen secara bulanan (month to month/mtm).

Baca Selengkapnya

The Fed Naikkan Suku Bunga, IHSG Sesi Pertama Ditutup Menguat

16 Juni 2022

The Fed Naikkan Suku Bunga, IHSG Sesi Pertama Ditutup Menguat

IHSG melambung tinggi di sesi pertama perdagangan hari ini di level 7.120,6.

Baca Selengkapnya

Jokowi Ungkap Indonesia Masih Bisa Jaga dan Kendalikan Inflasi

10 Juni 2022

Jokowi Ungkap Indonesia Masih Bisa Jaga dan Kendalikan Inflasi

Jokowi menyebut Indonesia masih dapat mengendalikan inflasi

Baca Selengkapnya

Redam Lonjakan Inflasi, Berapa Angka Ideal Kenaikan Suku Bunga Bank Indonesia?

22 Mei 2022

Redam Lonjakan Inflasi, Berapa Angka Ideal Kenaikan Suku Bunga Bank Indonesia?

Bank Indonesia atau BI harus meredam lonjakan inflasi dengan menaikkan suku bunga acuan.

Baca Selengkapnya

Kemenko Perekonomian Ungkap Kebijakan Redam Dampak Badai Inflasi Global

12 Mei 2022

Kemenko Perekonomian Ungkap Kebijakan Redam Dampak Badai Inflasi Global

Iskandar Simorangkir mengatakan pemerintah telah berancang-ancang mencegah dampak badai inflasi.

Baca Selengkapnya

Saran Ekonom agar Inflasi Indonesia Mencapai Target Bank Indonesia

4 Februari 2022

Saran Ekonom agar Inflasi Indonesia Mencapai Target Bank Indonesia

Nauli Desdiani mengimbau pemerintah agar menaikkan stimulus fiskal dalam rangka mencapai target inflasi.

Baca Selengkapnya

Mendagri : 21 Kabupaten Belum Bentuk Tim Pengendali Inflasi

22 Januari 2018

Mendagri : 21 Kabupaten Belum Bentuk Tim Pengendali Inflasi

21 kabupaten dan kota belum membentuk Tim Pemantauan dan Pengendali Inflasi Daerah (TPID).

Baca Selengkapnya