Mahasiswa Solo Membakar Foto Mega dan Hamzah

Reporter

Editor

Rabu, 16 Juli 2003 16:04 WIB

TEMPO Interaktif, Solo: Ratusan mahasiswa Solo membakar foto diri Presiden Megawati Soekarnoputri dan Wakil Presiden Hamzah Haz, Senin (20/1) siang. Demonstran yang mengaku dari Aliansi Peduli Rakyat Surakarta juga membakar tumpukan ban bekas di tengah jalan Ir Sutami, depan kampus Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS). Puluhan polisi hanya berjaga-jaga di sekitar mahasiswa yang berasal dari berbagai elemen yang menolak kenaikan harga BBM dan. Antara lain Forum Badan Eksekutif Mahasiwa Solo, Liga Mahasiswa Nasional Demokrat (LMND), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslin Indonesia (KAMMI), PRD, HMI, Komite Aksi Mahasiswa Universitas Muhammadiyyah Surakarta dan lainnya. Sambil berorasi dan membentangkan sejumlah poster, pengunjuk rasa memblokir separuh badan jalan. Tak urung tindakan itu membuat kemacetan lalu lintas karena jalan tersebut merupakan jalan protokol yang menjadi pintu keluar dan masuk kota Solo. Para demonstran juga membagikan selebaran ajakan menolak kenaikan harga BBM dan TDL kepada warga yang lewat. Para mahasiswa Solo ini menolak pencabutan subsidi terhadap rakyat yang mengakibatkan naiknya harga BBM, listrik dan lainnya. Mahasiswa juga menyuarakan protes penjualan aset-aset strategis bangsa. Ada tiga tuntutan mahasiswa Solo yaitu tolak segala pencabutan subsidi untuk rakyat, tolak penjualan aset strategis negara dan tangkap koruptor dan konglomerat hitam. Gerakan perlawanan akan terus bergulir sampai rezim Mega-Hamzah menyelesaikan persoalan diatas. Jika tidak maka Mega-Hamzah yang dipercaya mengemban amanat reformasi harus diturunkan, ujar Adi Sumarmo, Koordinator Lapangan Aksi. Aroma tuntutan agar Mega-Hamzah turun memang menonjol dalam aksi tersebut. Teriakan Turun..turun..turunkan Mega-Hamzah, Rakyat bersatu turunkan Mega selalu diteriakkan pengunjuk rasa. Mereka menilai pemerintahan Mega-Hamzah tidak bisa memberikan kualitas kesejahteraan kepada rakyatnya. Setelah berorasi di depan Kampus UNS, para pengunjuk rasa melakukan long march menuju Balai Kota Solo yang berjarak sekitar delapan kilometer. Aparat yang dikerahkan sekitar 3 satuan setingkat kompi dari Polwil Surakarta dan Polresta Solo terus mengawal dan berjaga-jaga dengan ketat. (Anas SyahirulTempo News Room)

Berita terkait

Bahlil Bantah Cina Kuasai Investasi di Indonesia, Ini Faktanya

6 menit lalu

Bahlil Bantah Cina Kuasai Investasi di Indonesia, Ini Faktanya

Menteri Bahlil membantah investasi di Indonesia selama ini dikuasai oleh Cina, karena pemodal terbesar justru Singapura.

Baca Selengkapnya

Erupsi Gunung Ruang, Bandara Sam Ratulangi Belum Aman untuk Penerbangan

6 menit lalu

Erupsi Gunung Ruang, Bandara Sam Ratulangi Belum Aman untuk Penerbangan

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan Bandara Sam Ratulangi, Manado belum aman untuk penerbangan akibat erupsi Gunung Ruang.

Baca Selengkapnya

Kehidupan Warga Gaza Hancur Gara-gara Serangan Israel, Ini Detailnya

6 menit lalu

Kehidupan Warga Gaza Hancur Gara-gara Serangan Israel, Ini Detailnya

Jalur Gaza mengalami bencana kemanusiaan selama hampir tujuh bulan sejak serangan Israel sebagai balasan serangan Hamas 7 Oktober ke wilayahnya.

Baca Selengkapnya

Mayoritas Gaji Dosen di Bawah Rp 3 Juta, SPK: 76 Persen Terpaksa Kerja Sampingan

12 menit lalu

Mayoritas Gaji Dosen di Bawah Rp 3 Juta, SPK: 76 Persen Terpaksa Kerja Sampingan

Hasil riset Serikat Pekerja Kampus: sebagian besar dosen terpaksa kerja sampingan karena gaji dosen masih banyak yang di bawah Rp 3 juta.

Baca Selengkapnya

Jogja Fashion Week 2024 Bakal Libatkan 100 Produsen Fashion dan 112 Desainer

17 menit lalu

Jogja Fashion Week 2024 Bakal Libatkan 100 Produsen Fashion dan 112 Desainer

Puncak acara Jogja Fashion Week akan diadakan di Jogja Expo Center Yogyakarta pada 22 - 25 Agustus 2024.

Baca Selengkapnya

Kejati Bali Lakukan OTT Anggota Bendesa Adat yang Diduga Lakukan Pemerasan Investasi

19 menit lalu

Kejati Bali Lakukan OTT Anggota Bendesa Adat yang Diduga Lakukan Pemerasan Investasi

Kejati Bali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap oknum Bendesa Adat di Bali. Bendesa itu diduga melakukan pemerasan investasi.

Baca Selengkapnya

Hadiri Penetapan Caleg Terpilih di Solo, Gibran Berharap Bisa Merangkul Semua Kekuatan Politik

20 menit lalu

Hadiri Penetapan Caleg Terpilih di Solo, Gibran Berharap Bisa Merangkul Semua Kekuatan Politik

Gibran berharap Pemerintah Kota Solo dapat menjalin kerja sama yang baik dengan seluruh anggota DPRD.

Baca Selengkapnya

Israel Ancam Balas Dendam terhadap Palestina Jika ICC Keluarkan Surat Penangkapan Netanyahu

25 menit lalu

Israel Ancam Balas Dendam terhadap Palestina Jika ICC Keluarkan Surat Penangkapan Netanyahu

Israel mengancam melakukan pembalasan terhadap Otoritas Palestina jika ICC mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Benjamin Netanyahu dan menteri-menterinya.

Baca Selengkapnya

Bryan Domani Perankan Sena di Film Temurun, Sebut Karakternya Jomplang dengan Kenyataan

29 menit lalu

Bryan Domani Perankan Sena di Film Temurun, Sebut Karakternya Jomplang dengan Kenyataan

Bryan Domani menyebut perannya sebagai kakak Yasamin Jasem di film Temurun berbeda jauh dengan kesehariannya dengan Megan Domani.

Baca Selengkapnya

Muhaimin Sebut 2 Kader Golkar Ini Daftar di PKB untuk Pilkada 2024

32 menit lalu

Muhaimin Sebut 2 Kader Golkar Ini Daftar di PKB untuk Pilkada 2024

Dua kader Golkar ini melamar jadi calon gubernur Banten dan Jakarta lewat PKB. Muhaimin Iskandar sebut belum jamin akan berkoalisi.

Baca Selengkapnya