Mudik 2017 Tol Solo ke Ngawi, Gratis dan Tersedia Kios BBM Resmi

Senin, 19 Juni 2017 | 16:40 WIB
Mudik 2017 Tol Solo ke Ngawi, Gratis dan Tersedia Kios BBM Resmi
Sejumlah pekerja sedang menggarap proyek pembangunan jalan tol Solo-Kertosono di wilayah Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, 2 Juni 2017. Jalur cepat itu akan dapat dilalui kendaraan bermotor ketika arus mudik Lebaran. TEMPO/Nofika Dian Nugroho

TEMPO.CO, Solo - PT Solo Ngawi Jaya, pengelola jalan tol Solo ke Ngawi, untuk mudik 2017 menggratiskan tarif dan menyediakan rest area, pos kesehatan hingga kios BBM. 

"Pengguna tidak perlu khawatir kehabisan bahan bakar," kata Direktur Utama PT Solo Ngawi Jaya, David Wijayatno, Senin 19 Juni 2017. Pihaknya telah menggandeng PT Pertamina untuk menyediakan fasilitas penjualan bahan bakar.

Baca :
Sopir Tangki Mogok, Pertamina Jamin Pasokan BBM Pemudik Pantura

Operator Seluler Jamin Jaringan Terbaik untuk Kemudahan Pemudik

Menurutnya, pihaknya sudah membuat kios BBM di rest area yang berada di kilometer 21. "Nanti ada juga petugas yang berpatroli, mengantisipasi jika ada pengendara yang kehabisan bahan bakar di jalan," kata dia.

Jalan tol Solo-Ngawi dioperasikan sebagai jalur alternatif dari pintu Ngasem (Kartasura) hingga Widodaren (Ngawi, Jawa Timur). Panjang ruas jalan yang dioperasikan itu mencapai 65 kilometer.



Jalan itu akan dibuka untuk arus mudik 2017 pada 19-26 Juni dan arus balik pada 27 Juni hingga 2 Juli. Pengguna juga bisa memanfaatkan jalur tersebut secara gratis.

Lantaran masih dalam tahap konstruksi, pengelola akan menerapkan sistem satu arah dalam pengoperasian itu.Saat arus mudik, kendaraan hanya bisa masuk dari arah Kartasura menuju Ngawi. Sebaliknya, saat arus balik hanya kendaraan dari arah Ngawi menuju Kartasura yang diperbolehkan melintas.

Simak pula :
Angkutan untuk Mudik 2017 yang Tak Laik Jalan Akan Dikandangkan  

Polres Subang Terjunkan 970 Personel Jaga Arus Mudik 2017

Selain itu, jalan tersebut hanya dioperasikan pada pagi hingga sore hari. "Sebab jalan ini belum memiliki fasilitas lampu penerangan," kata David.

Juru Bicara Pertamina wilayah IV Jawa Tengah, Muslim Dharmawan mengatakan bahan bakar tersebut akan dijual dalam bentuk kemasan. "Tiap kemasan berisi 10 liter," katanya.

Soal harga, BBM kemasan edisi mudik 2017 itu sama dengan harga di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Hanya saja, Pertamina baru menyediakan jenis bahan bakar nonsubsidi. "Kami hanya menyediakan pertamax serta dexlite," ujar Muslim Dharmawan, Senin, 19 Juni 2017.

AHMAD RAFIQ

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan