Dinas Kesehatan DKI: Ada 156 Peserta Aksi Damai yang Sakit

Jum'at, 02 Desember 2016 | 16:33 WIB
Dinas Kesehatan DKI: Ada 156 Peserta Aksi Damai yang Sakit
Peserta aksi menggunakan payung saat mengikuti salat Jumat bersama di bawah guyuran hujan dalam aksi damai Bela Islam Jilid III di kawasan Monas, Jakarta, 2 Desember 2016. Mereka memenuhi kawasan Monas, bundaran Bundaran Bank Indonesia hingga Jalan Thamrin. TEMPO/M Iqbal Ichsan

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Dinas Kesehatan DKI Koesmedi menyatakan ada 156 peserta aksi damai III yang dibawa ke posko kesehatan di kawasan Monas. “Ada 156 orang yang sakit, dan ada lima yang dirujuk,” kata Koesmedi di Monas, Jakarta Pusat, Jumat, 2 Desember 2016.

Koesmedi menyebutkan, 1 orang dirujuk ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto, 3 orang ke Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan, dan 1 orang di Rumah Sakit Harapan Kita. Pasien yang dirujuk itu, di antaranya, mengidap penyakit jantung, hipotermia, dan hernia. “Pria semua, usianya sekitar 40 hingga 48 tahun,” ujarnya.

Menurut Koesmedi, kebanyakan peserta mengeluhkan sakit pusing, mual, pegal linu, serta kram pada tangan dan kaki. Namun, dia berujar, petugas dari Dinas Kesehatan mampu mengantisipasi hal tersebut lantaran sudah menyiapkan obat-obatan, termasuk infus dan cairan oksigen.

Dia menyatakan ada sekitar 500 petugas yang diturunkan untuk bersiaga selama kegiatan aksi damai berlangsung. Jumlahnya sudah termasuk tim yang membawa tandu, dokter, perawat, dan mahasiswa dari akademi perawat.

Dinas Kesehatan juga menyiapkan 10 posko kesehatan di kawasan Monas, yang diisi oleh tujuh petugas. “Ambulans ada 13 di dalam Monas dan 31 di luar. Dari DPR sampai ke sini total ada 54 ambulans,” ujarnya.

FRISKI RIANA




Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan