Bandung Memulai Proyek LRT Metro Capsule pada 2017  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja mengecek prototipe monorail milik konsorsium BUMN di lapangan parkir Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Rabu (19/6). ANTARA/Reno Esnir

    Pekerja mengecek prototipe monorail milik konsorsium BUMN di lapangan parkir Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Rabu (19/6). ANTARA/Reno Esnir

    TEMPO.CO, Bandung - Pemerintah Kota Bandung sangat bersemangat menghadirkan sarana transportasi baru berupa light railway transit (LRT). Salah satu pilihan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil adalah metro capsule.

    "Transportasi berbasis rel namanya beda-beda, tapi intinya basisnya rel, atau jalan di atas. Metro capsule kayak monorel. Metro capsule itu LRT juga," ujar Ridwan Kamil di Balai Kota Bandung, Senin malam, 7 November 2016.

    Ridwan Kamil menambahkan, proyek pembangunan LRT metro capsule akan dimulai pada 2017 dengan nilai investasi sekitar Rp 500 miliar.

    "Ini akan jadi percontohan nasional dengan dana investor yang ditangani oleh pusat. Kota Bandung kebagian perizinan untuk dimudahkan. ‎Lelang dan lain-lain sudah ditangani sama pusat," katanya menegaskan.

    Baca:
    Eks Ketua Muhammadiyah: Ahok Tak Sebut Al-Maidah Itu Bohong
    Polisi Periksa Buni Yani Kamis Pekan Ini
    Ini Sosok Mahasiswa yang Dituduh Provokator Demo 4 November

    LRT metro capsule yang akan dihadirkan di Bandung rencananya dibangun satu koridor awal dengan 40 unit kereta kecil yang menghubungkan Stasiun Kereta Api Bandung dengan Alun-alun Bandung atau Tegalega.

    "Jalur wisata dan jalur normal juga, sehingga orang yang turun di stasiun bisa gunakan itu untuk ke Pasar Baru, ITC, Tegalega, Alun-alun Bandung," tuturnya.

    PUTRA PRIMA PERDANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.