Diguncang Gempa 5,3 SR, Warga Mentawai Mengungsi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengukuran amplitudo maksimal (amak) pada alat seismograf / ilustrasi kekuatan gempa. ANTARA FOTO

    Pengukuran amplitudo maksimal (amak) pada alat seismograf / ilustrasi kekuatan gempa. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Padang - Gempa berkekuatan 5,3 skala Richter yang mengguncang Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, dirasakan cukup kuat di beberapa wilayah. Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Mentawai, Ahmari, mengatakan gempa cukup kuat dirasakan di Dusun Mappadeget dan Dusun Jati, Tua Pejat.

    Menurut dia, sebagian warga dari dua daerah tersebut sempat mengungsi ke daerah yang lebih tinggi. "Kami dari BPBD langsung memberikan informasi kepada masyarakat, bahwa gempa tidak berpotensi tsunami," kata Ahmari, Selasa, 21 Juni 2016.

    Ahmari mengatakan saat ini sebagian masyarakat Dusun Mappadeget dan Dusun Jati, Tua Pejat, sudah mulai kembali ke rumah masing-masing.

    Gempa berkekuatan 5,3 skala Richter mengguncang Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, pada Selasa, 21 Juni 2016, sekitar pukul 21.10 WIB. Gempa tidak berpotensi tsunami. "Kedalaman gempanya 34 kilometer," ujar Kepala BMKG Stasiun Geofisika Padangpanjang, Rahmat Triyono.

    Rahmat mengimbau masyarakat Mentawai tidak perlu mengungsi karena gempa tidak berpotensi tsunami.

    ANDRI EL FARUQI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.