Perpanjang Moratorium Hutan, Jokowi Dipuji PM Inggris  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo saat bersama dengan Perdana Menteri Inggris David Cameron di Istana Merdeka, Jakarta, 27 Juli 2015. Kunjungan ini dihadiri sejumlah pejabat tinggi dari kedua negara. TEMPO/Subekti

    Presiden Joko Widodo saat bersama dengan Perdana Menteri Inggris David Cameron di Istana Merdeka, Jakarta, 27 Juli 2015. Kunjungan ini dihadiri sejumlah pejabat tinggi dari kedua negara. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta -- Perdana Menteri Inggris, David Cameron, mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo yang memperpanjang moratorium penerbitan izin baru eksploitasi hutan primer dan gambut. Dia berharap langkah Jokowi ini diikuti oleh kepala negara lain.

    Hasil yang didapatkan oleh Jokowi dalam mengurangi deforestrasi, menurut Cameron, layak disampaikan dalam konferensi tentang pemanasan global, di Paris, Desember mendatang. "Langkah seperti ini tentu baik untuk generasi masa depan," kata Cameron saat bertemu dengan Jokowi, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 27 Juli 2015.

    Langkah Jokowi serta hasil kesepakatan di Paris mendatang, kata Cameron, sangat diperlukan. Ini sejalan dengan isu global dalam hal penurunan emisi gas rumah kaca.

    Presiden Joko Widodo memperpanjang masa berlaku instruksi presiden tentang pelarangan pemberian izin baru pengolahan hutan alam primer dan lahan gambut. Kebijakan yang dikenal sebagai moratorium tersebut sesuai dengan komitmen pemerintah Indonesia untuk mendukung perbaikan tata kelola hutan dan janji Indonesia menurunkan emisi 26 persen pada 2020.

    Presiden menyatakan persetujuan perpanjangan moratorium tersebut kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya di Istana Negara, Rabu, 13 Mei 2015.‎

    Kebijakan ini melanjutkan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2013 tentang Penundaan Pemberian Izin Baru dan Penyempurnaan Tata Kelola Hutan Alam Primer dan Lahan Gambut yang masa berlakunya berakhir pada Rabu lalu. Inpres ini hanya berlaku dua tahun.

    FAIZ NASHRILLAH‎


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?