Tifatul Bantah Minta Fortuner

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tifatul Sembiring. TEMPO/Suryo Wibowo

    Tifatul Sembiring. TEMPO/Suryo Wibowo

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring membantah meminta fasilitas mobil Toyota Fortuner saat berkunjung ke Raja Ampat, Papua Barat. Selama menjadi menteri, dia mengatakan tak pernah meminta mobil jenis apa pun saat berkunjung ke daerah. Dia merasa heran ada informasi simapang siur di media sosial terkait permintaan itu.

    "Bahkan, di Bengkalis saya pernah memboncengkan camat setempat," kata Tifatul ketika dihubungi Senin, 11 Agustus 2014. Saat di Bengkalis itu dia membawa sepeda motor, sementara Camat Bengkalis membonceng di belakang.

    Tifatul mengatakan isu-isu di sosial media sebaiknya tak langsung dipercaya. Isu itu perlu ditelusuri kebenarannya. Tifatul mengatakan meskipun belum tentu akan hadir di Raja Ampat, gunjingan soal mobil sudah luar biasa meluas. "Saya akan cek staf mana yang bicara seperti itu," ujarnya.

    Beberapa waktu lalu kabar Tifatul meminta fasilitas mobil tertentu beredar di media sosial. Fitra Haris, pemilik akun @TanBatupahat, menulis cuitan yang mengatakan panitia Sail Raja Ampat mengeluh kewalahan. Penyebabnya, bawahan Tifatul menolak menggunakan mobil yang disediakan panitia. Mereka, kata dia, meminta disediakan mobil Toyota Fortuner. Padahal, mobil jenis ini tak tersedia di daerah Waisai, Papua Barat.

    Akibatnya panitia harus mendatangkan mobil yang diinginkan dari Sorong. "Saya kira pak @tifsembiring berkenan menegur anak buahnya yg kerap meminta service berlebihan ketika berkunjung ke daerah. Terima kasih," tulis Fitra di akunnya.

    Tulisan Fitra ini dikomentari oleh sejumlah pesohor seperti sutradara Joko Anwar. "Hmmm.. Apa lagi ini.. ," tulis Joko. Komedian Arie Kriting juga sempat me-retweet cuitan Fitra. Ia, mengaku sebagai orang Indonesia Timur, menyayangkan sikap staf menteri itu mengingat wilayah Papua yang memiliki keterbatasan akses.

    Namun, dia juga sempat menulis, "Tapi itu belum tentu kesalahan Pak Menteri juga, kadang oknum simpatisan di daerah juga suka menjilat pejabat pusat."

    SUNDARI

    Topik terhangat:
    ISIS | Pemerasan TKI | Sengketa Pilpres | Pembatasan BBM Subsidi

    Berita terpopuler lainnya:
    Prabowo Disebut Terasing dari Pemilihnya
    Pembalap Denny Triyugo Tewas di Sirkuit Sentul
    Khotbah Jumat Pro-ISIS, Turunkan Khatib dari Mimbar


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.