Curang, 600 Calon Mahasiswa Unhas Didiskualifikasi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Seorang calon mahasiswa mengikuti ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2013 di Kampus Universitas Hasanuddin Makassar, Selasa (18/6). TEMPO/Hariandi Hafid

    Seorang calon mahasiswa mengikuti ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2013 di Kampus Universitas Hasanuddin Makassar, Selasa (18/6). TEMPO/Hariandi Hafid

    TEMPO.CO, Jakarta - Lebih dari 600 calon mahasiswa yang berhasil lulus seleksi SBMPTN 2013 didiskualifikasi oleh Universitas Hasanuddin. "Banyak peserta memiliki pola jawaban yang sama sehingga mereka dikelompokkan pada kategori curang," kata Kepala Hubungan Masyarakat Universitas Hasanuddin Iqbal Sutan, Kamis 11 Juli 2013.

    Menurut Iqbal sistem penilaian SBMPTN dilihat dari hasil kalkulasi komputer yang menunjukkan kesamaan jawaban. Khususnya pada jawaban yang salah. Sistem seleksi Unhas telah menggunakan software berteknologi canggih yang bisa mendeteksi kecurangan-kecurangan dalam seleksi.

    "Kejadian ini menjadi pelajaran bagi orang tua dan calon mahasiswa yang ingin mendaftar di perguruan tinggi untuk tidak mempercayai dan menggunakan jasa joki agar bisa lulus," katanya.

    Persaingan antar siswa merebut satu kursi di perguruan tinggi negeri telah lama dijadikan ladang bisnis bagi oknum-oknum tak bertanggung jawab. Kerugian yang dialami bagi mereka yang ketahuan menggunakan jasa joki bisa berlipat-lipat. Disamping telah terdiskualifikasi pada jalur SBMPTN, mereka juga otomatis sudah tidak bisa mengikuti jalur penerimaan manapun di Unhas. Seperti Jalur Non Subsidi (JNS) dan Jalur Prestasi Olahraga Seni dan Keilmuan (POSK).

    "Nama mereka sudah tercoreng. Tentunya biaya sewa jasa joki atau beli kunci jawaban SBMPTN pun akan semakin menambah kerugian," kata Iqbal.

    MUHAMMAD YUNUS

    Berita lainnya:

    Polisi Pastikan Santoso yang Ada di Video YouTube
    Muatan Porno di Buku SD, Sanksi ke Penerbit Lemah
    KPK Periksa Ketua Panitia Kongres Demokrat 2010  
    Cicil Denda, Susno Duadji Jual Rumah Mewah


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya

    Grafis

    Pemerintah Longgarkan Aturan Memakai Masker

    Jokowi mengizinkan masyarakat lepas masker di ruang terbuka setelah melihat kondisi pandemi Covid-19 yang memenuhi nilai-nilai tertentu.