Ini Penjelasan Kedubes AS Soal Person of The Year  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Andy Wong

    AP/Andy Wong

    TEMPO.CO, Jakarta - Merujuk kepada berita “Calon Person of the Year Time, Ini Kata Jokowi” tertanggal 19 Desember, Wakil Atase Pers Kedutaan Besar Amerika Serikat, Phlip Roskamp,  menginformasikan bahwa ada kesalahpahaman mengenai posting “Orang Terbaik 2012?” yang ditampilkan di laman akun Facebook Kedutaan Besar Amerika Serikat.

    Dia menegaskan, akun Facebook Kedubes Amerika Serikat tidak memiliki hubungan dengan majalah Time dan tidak pernah diposisikan sebagai representasi majalah tersebut.

    Roskamp menjelaskan, menjelang berakhirnya tahun 2012, Kedubes mengambil ide yang serupa dengan majalah Time untuk menggiatkan diskusi daring di antara penggemar akun Facebook Kedubes Amerika Serikat mengenai tokoh-tokoh masyarakat yang paling sering dijadikan bahan pemberitaan pada 2012. Diskusi tersebut dimaksudkan untuk memberikan kesempatan untuk menyuarakan pendapat mereka mengenai tokoh-tokoh yang mereka anggap penting di tahun ini.

    Posting tersebut dimaksudkan untuk mengajak penggemar akun Facebook Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk menominasikan siapa orang terbaik tahun 2012 di mata mereka dan mengutarakan alasannya – dengan kata lain, ini adalah program “Person of the Year 2012” versi penggemar Kedubes. Posting tersebut tidak dimaksudkan untuk memilih kandidat yang dicalonkan oleh majalah Time.

    "Dalam posting tersebut, kami memasang foto beberapa tokoh politik, pesohor, selebritas, atlet, juga wahana penjelajah Mars Rover, yang semuanya menjadi berita hangat di Indonesia dan seluruh dunia tahun ini," kata Roskamp dalam penjelasannya kepada Tempo, Rabu, 19 Desember 2012. "Kami menyesali kesalahpahaman yang terjadi."

    MARIA RITA HASUGIAN | GRACE S GANDHI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tahun-Tahun Indonesia Juara Umum SEA Games

    Indonesia menjadi juara umum pada keikutsertaannya yang pertama di SEA Games 1977 di Malaysia. Belakangan, perolehan medali Indonesia merosot.