Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Seorang Prajurit TNI Tewas Saat Bersihkan Puing Rumah di Lokasi Gempa Cianjur

image-gnews
Warga berada di halaman tempat darurat hunian sementara korban gempa Cianjur, di Kampung Surupan, Desa Sukawangi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin, 9 Januari 2023. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi
Warga berada di halaman tempat darurat hunian sementara korban gempa Cianjur, di Kampung Surupan, Desa Sukawangi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin, 9 Januari 2023. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi
Iklan

TEMPO.CO, Cianjur  - Seorang prajurit TNI Batalyon 312/Kala Hitam, Prajurit Dua Yakis Kogoya, meninggal akibat tertimpa tembok rumah warga yang rusak terdampak gempa Cianjur di Kampung Jenggung, Cianjur, Jawa Barat, Selasa 10 Januari 2023. Peristiwa berawal saat korban yang tergabung dalam Satuan Tugas Bencana Alam Cianjur itu sedang melakukan pembersihan puing-puing bangunan rumah warga yang rusak terdampak gempa bumi. 

Komandan Resor Militer 061/Suryakencana, Brigadir Jenderal TNI Rudi Saladin, mengatakan, peristiwa itu terjadi saat korban bersama puluhan prajurit lainnya melakukan proses pembersihan puing-puing bangunan rumah warga yang rusak terdampak gempa bumi Cianjur. 

"Saat tengah melakukan proses pembersihan di salah satu rumah warga yang rusak terdampak gempa bumi Cianjur, korban bersama beberapa rekannya mencoba merobohkan tiang pondasi rumah dan tiba-tiba saja ambruk menimpa korban," kata Rudi kepada wartawan di Rumah Sakit Umum Daerah Sayang Cianjur, Selasa malam, 10 Januari 2023. 

Disebutkan Rudi, jasad korban langsung dievakuasi dan dibawa kamar jenazah RSUD Sayang Cianjur untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. "Proses evakuasi korban membutuhkan waktu sekitar satu jam, karena terkendala alat. Jasadnya langsung dibawa ke kamar jenazah RSUD Sayang Cianjur," jelasnya. 

Rudi menyebutkan, proses pembersihan puing-puing dan material bangunan rumah warga yang rusak berat terdampak gempa bumi saat ini terkendala minimnya alat berat sehingga sebagian dilakukan dengan cara manual. 

"Jumlah alat berat yang diterjunkan sebanyak 54 unit dan ini jumlahnya masih kurang. Idealnya kita harus menyiapkan 120 unit alat berat untuk mempercepat proses pembersihan puing-puing dan material bangunan yang rusak terdampak gempa bumi Cianjur," ujarnya. 

Rudi menambahkan, jenazah korban langsung dibawa ke Jakarta untuk selanjutnya diterbangkan menggunakan pesawat ke kampung halamannya di Wamena, Papua. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Sebelumnya, proses pembersihan puing-puing dan material bangunan rusak terdampak gempa bumi Cianjur telah memakan korban jiwa. 

Seorang warga Kampung Gunung Lanjung, Cianjur, Jawa Barat, bernama Udan, 45 tahun, tewas tertimpa dinding tembok saat membersihkan puing-puing dan material rumah terdampak gempa bumi Cianjur, Sabtu 7 Januari 2023 

Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi saat korban bersama dua orang kerabatnya membereskan puing bangunan milik salah seorang tokoh warga di kampung tersebut. 

Ketika dua kerabatnya beristirahat, korban yang sehari-hari bekerja di rumah tokoh tersebut masih terus merobohkan pondasi bangunan dengan pahat. Tiba-tiba, tembok setinggi 3 meter dan lebar lebih kurang 3,5 meter roboh dan menimpa korban.

Baca: Usai Gempa Maluku, Muncul Pulau Kecil di Kepulauan Tanimbar

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Gempa Datang Bikin Resah Warga Batang, Sesar Mana yang Aktif?

2 jam lalu

Gempa Magnitudo 3.0, pada Sabtu pagi, 13-Juli 2024. Pusat gempa berada di darat 6 km Barat Daya Batang. X/BMKG
Gempa Datang Bikin Resah Warga Batang, Sesar Mana yang Aktif?

Meski tak merusak seperti yang terjadi pada Ahad, 7 Juli, lalu, getaran gempa terkini membuat warga Batang dicekam kekhawatiran.


Gempa Lagi di Batang, Ini Data Kekuatan dan Lokasi Sumbernya

14 jam lalu

Gempa Magnitudo 3.0, pada Sabtu pagi, 13-Juli 2024. Pusat gempa berada di darat 6 km Barat Daya Batang. X/BMKG
Gempa Lagi di Batang, Ini Data Kekuatan dan Lokasi Sumbernya

Guncangan terkuat sama diperkirakan pada skala III MMI dibandingkan gempa merusak pada 7 Juli lalu.


Top 3 Tekno: BMKG Soal Ombak 4 Meter, Hujan di Gorontalo, dan Gempa Terkini

17 jam lalu

Ilustrasi BMKG
Top 3 Tekno: BMKG Soal Ombak 4 Meter, Hujan di Gorontalo, dan Gempa Terkini

Top 3 Tekno Berita Terkini pada Sabtu pagi ini, 13 Juli 2024, seluruhnya berhubungan dengan BMKG.


Info Gempa Terkini BMKG, 2 Gempa Darat Bisa Dirasakan Guncangannya

1 hari lalu

Ilustrasi gempa. REUTERS
Info Gempa Terkini BMKG, 2 Gempa Darat Bisa Dirasakan Guncangannya

Selain dua gempa itu, BMKG juga mengungkap antara lain gempa dari laut, 114 kilometer barat daya Sumur, Pandeglang, Banten.


Pembakaran Rumah Wartawan Tribrata TV, LBH Medan Pertanyakan Dugaan Keterlibatan Anggota TNI

1 hari lalu

Eva Meliani Pasaribu, anak wartawan Tribrata TV Rico Sempurna Pasaribu bersama Direktur LBH Medan Irvan Sahputra melaporkan kasus kebakaran yang menewaskan keluarganya ke Polda Sumut. TEMPO/Mei Leandha
Pembakaran Rumah Wartawan Tribrata TV, LBH Medan Pertanyakan Dugaan Keterlibatan Anggota TNI

LBH Medan melaporkan dugaan tindak pidana pembunuhan berencana terhadap wartawan Tribrata TV dan keluarganya itu ke Polda Sumut.


Top 3 Tekno: Gempa M7,0 Kepulauan Sangihe, Viral #PrayforGorontalo, IKN Diduga Bakal Mangkrak

1 hari lalu

Seismograf gempa bumi. ANTARA/Shutterstock/pri
Top 3 Tekno: Gempa M7,0 Kepulauan Sangihe, Viral #PrayforGorontalo, IKN Diduga Bakal Mangkrak

Topik tentang gempa magnitudo 7,0 tercetus dari laut 373 kilometer arah barat laut Tahuna, Kepulauan Sangihe, menjadi berita terpopuler Top 3 Tekno.


Gempa M7,0 Tak Picu Tsunami dan Diperkirakan Tak Sampai Merusak Mindanao Selatan

2 hari lalu

Lokasi pusat gempa M7,0 di Kepulauan Sangihe, Sulut, pada Kamis pagi 11 Juli 2024. Foto : X
Gempa M7,0 Tak Picu Tsunami dan Diperkirakan Tak Sampai Merusak Mindanao Selatan

Belum bisa segera diketahui dampak dari gempa Magnitudo 7 (M6,7 menurut GFZ atau M7,1 menurut USGS) di Filipina Selatan pada Kamis pagi, 11 Juli 2024.


Gempa yang Guncang Enggano di Bengkulu Utara, BMKG: Aktivitas Lempeng Benua yang Dangkal

2 hari lalu

Lokasi pusat gempa di Bengkulu. Foto : BMKG
Gempa yang Guncang Enggano di Bengkulu Utara, BMKG: Aktivitas Lempeng Benua yang Dangkal

Setelah tadi malam, gempa kembali mengguncang wilayah pantai barat Sumatera, tepatnya Bengkulu Utara, pada Kamis subuh, 11 Juli 2024.


Gempa M7,0 Baru Saja Terjadi, Ini Lokasi dan Dampaknya Menurut BMKG

2 hari lalu

Ilustrasi gempa. geo.tv
Gempa M7,0 Baru Saja Terjadi, Ini Lokasi dan Dampaknya Menurut BMKG

BMKG mencatat gempa itu terjadi pada Kamis pagi ini, 11 Juli 2024, pukul 09.13 WIB atau 10.13 waktu setempat.


BRIN Anjurkan Peta Batimetri untuk Pengumpulan Data Prediksi Tsunami

3 hari lalu

Prototipe WaveXradar untuk pengukuran batimetri di sekitar area pantai. Radar bekerja hanya dengan gelombang elektromagnetik dari permukaan laut. (FOTO: TEMPO/ANWAR SISWADI)
BRIN Anjurkan Peta Batimetri untuk Pengumpulan Data Prediksi Tsunami

Hasil pemetaan topografi bawah laut atau batimetri bisa dimanfaatkan sebagai basis data prediksi bencana, terutama tsunami.