Ribuan Buruh Gelar Demo Tolak Kenaikan BBM Hingga Omnibus Law Hari Ini

Editor

Febriyan

Massa yang tergabung dalam Partai Buruh dan sejumlah serikat buruh saat menggelar aksi di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa, 6 September 2022. Dalam aksinya tersebut mereka menolak kenaikan harga BBM yang diumumkan oleh Pemerintah pada Sabtu, 3 September 2022. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Ribuan buruh yang tergabung dalam Serikat Petani Indonesia dan Partai Buruh akan kembali menggelar demo tolak kenaikan BBM di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, pagi ini pukul 10.00 WIB. Selain itu, demonstran juga akan menyuarakan hal lainnya.

Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menyatakan mereka akan membawa tiga tuntutan dalam demonstrasi hari ini. Pada tuntutan yang pertama, buruh meminta Presiden Jokowi menjalankan reformasi agraria dan kedaulatan pangan. 

"Kedua menolak kenaikan harga BBM," ujar Presiden Partai Buruh Said Iqbal dalam keterangannya, Sabtu, 24 September 2022. 

Pada tuntutan terakhir, buruh menolak adanya Omnibus Law. Iqbal mengklaim demo itu akan diikuti sekitar 3 ribu orang.  

Ketua Majelis Nasional Partai Buruh Agus Ruli mengatakan jika tuntutan tersebut tidak direspons, ia mengancam buruh akan kembali terus mengingatkan pemerintah melalui demo susulan. 

"Upaya-upaya lanjutan akan dilaksanakan, seperti mempertahankan lahan, melakukan aksi di lapangan, hingga meminta pemerintah untuk mengajak buruh, petani, dan nelayan," katanya. 

Gelombang demonstrasi yang dipicu oleh kenaikan harga BBM terus terjadi sepanjang bulan ini. Presiden Jokowi mengumumkan kenaikan harga BBM baik yang bersubsidi maupun non-subsidi pada 3 September lalu. Harga BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Solar naik dari Rp 7.600 dan Rp 5.000 per liter menjadi Rp 10 ribu dan Rp 6.800 per liter. Kenaikan juga terjadi pada BBM non-subsidi jenis Pertamax dari Rp 12.500 menjadi Rp 14.500 perliter.

Mahasiswa, buruh, hingga berbagai kelompok masyarakat lainnya terus menyuarakan agar pemerintahan Presiden Jokowi kembali menurunkan harga BBM seperti semula. 

Kenaikan harga BBM disebut telah membuat rakyat semakin menderita. Pasalnya, hal itu memicu kenaikan seluruh harga kebutuhan pokok akibat ongkos transportasi yang membumbung tinggi.

Presiden Jokowi sendiri telah mencoba mengambil langkah antisipasi dengan mengalihkan subsidi BBM menjadi berbagai skema bantuan sosial. Mulai dari Bantuan Langsung Tunai (BLT) hingga Bantuan Subsidi Upah (BSU) diluncurkan oleh pemerintah. 

Akan tetapi, faktanya, banyak masyarakat kalangan bawah yang menyatakan tak mendapat bantuan tersebut karena nama mereka tak terdaftar sebagai penerima bantuan. Proses untuk mendaftarkan nama mereka untuk mendapat bantuan sosial itu pun dinilai cukup berbelit.

Selain di DKI Jakarta, demo tolak kenaikan BBM juga terjadi di berbagai kota lainnya di Indonesia. Khusus untuk di Jakarta, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden atau KSP, Ali Mochtar Ngabalin, menyatakan pihaknya siap menemui demonstran untuk memberikan pemahaman kenapa harga BBM harus dinaikkan. 

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Konsep Pernikahan Kaesang Pangarep - Erina Gudono di Yogyakarta: Elegan, Sederhana Tapi Tetap Anggun

17 jam lalu

Konsep Pernikahan Kaesang Pangarep - Erina Gudono di Yogyakarta: Elegan, Sederhana Tapi Tetap Anggun

Presiden Jokowi mengundang para panitia pernikahan di Yogyakarta dan Solo untuk melaporkan persiapan pernikahan Kaesang Pangarep - Erina Gudono.


Warga Kampung Erina Gudono Antusias Sambut Pernikahan, Kerja Bakti hingga Patungan Pasang Spanduk

1 hari lalu

Warga Kampung Erina Gudono Antusias Sambut Pernikahan, Kerja Bakti hingga Patungan Pasang Spanduk

Dua spanduk dipasang di akses jalan menuju kediaman Erina Gudono, kekasih Kaesang Pangarep, yang akan dilewati rombongan keluarga Presiden Jokowi.


Harga BBM NonSubsidi di SPBU Swasta Lebih Mahal, Shell Jelaskan Sebabnya

1 hari lalu

Harga BBM NonSubsidi di SPBU Swasta Lebih Mahal, Shell Jelaskan Sebabnya

Sejumlah SPBU, termasuk swasta, menaikkan harga BBM nonsubsidi mulai awal Desember 2022.


Dari Sang Pisang hingga MangkokKu, Berikut Deretan Bisnis Kaesang Pangarep

1 hari lalu

Dari Sang Pisang hingga MangkokKu, Berikut Deretan Bisnis Kaesang Pangarep

Mulai dari produk kuliner hingga produk jasa, Kaesang Pangarep telah melebarkan sayapnya hampir ke seluruh bidang bisnis.


Erina Gudono Sebut Kaesang Latihan Baca Ijab Kabul 6 Bulan Lalu, Beri Sebutan Ini untuk Calon Suami

1 hari lalu

Erina Gudono Sebut Kaesang Latihan Baca Ijab Kabul 6 Bulan Lalu, Beri Sebutan Ini untuk Calon Suami

Erina Gudono dalam masa pingitan membuat unggahan calon suaminya, Kaesang Pangarep yang berfoto di depan menara mercusuar di Kulon Progo, Yogyakarta.


Mengaku Rindu Calon Istri, Kaesang Pangarep Mengeluh Erina Gudono dalam Masa Pingitan

1 hari lalu

Mengaku Rindu Calon Istri, Kaesang Pangarep Mengeluh Erina Gudono dalam Masa Pingitan

Kaesang Pangarep yang sepekan lagi akan menjadi suami Erina Gudono, mengungkapkan kerinduannya lantaran tidak dapat bertemu kekasihnya.


Korban Luka Berat Gempa Cianjur Meninggal Dunia di RSHS Bandung

2 hari lalu

Korban Luka Berat Gempa Cianjur Meninggal Dunia di RSHS Bandung

Jumlah korban jiwa Gempa Cianjur bertambah setelah satu orang yang mengalami luka berat meninggal dunia.


Ditanya Soal Kado Bagi Pernikahan Kaesang Pangarep - Erina Gudono, Sultan HB X: Undangan Saja Belum Ada

2 hari lalu

Ditanya Soal Kado Bagi Pernikahan Kaesang Pangarep - Erina Gudono, Sultan HB X: Undangan Saja Belum Ada

Sultan HB X mengaku belum tahu kapan undangan pernikahan Kaesang Pangarep - Erina Gudono itu akan diedarkan resmi kepada tamu undangan.


Sultan HB X Tak Masalah Akad Nikah Kaesang Pangarep - Erina Gudono di Pendopo Ambarrukmo, Ini Sejarah Bangunan Itu

2 hari lalu

Sultan HB X Tak Masalah Akad Nikah Kaesang Pangarep - Erina Gudono di Pendopo Ambarrukmo, Ini Sejarah Bangunan Itu

Bagaimana sejarah Pendopo Ambarukmo yang dipilih menjadi akad pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono itu?


Komunitas Mobil Ayla Sebut Pertamax Lebih Irit dari Pertalite, Ini Buktinya

3 hari lalu

Komunitas Mobil Ayla Sebut Pertamax Lebih Irit dari Pertalite, Ini Buktinya

Komunitas mobil Ayla menyebut penggunaan Pertamax, membuat kendaraan lebih irit ketimbang jenis BBM dengan oktan lebih rendah, seperti Pertalite.