Surya Paloh Temui Presiden Jokowi, NasDem Bantah Bahas Reshuffle

Reporter

Editor

Febriyan

Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh usai meresmikan NasDem Tower di Gondangdia, Jakarta Pusat pada Selasa, 22 Februari 2022. Dewi Nurita/TEMPO

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menemui Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta pada Jumat, 19 Agustus 2022. Pertemuan Surya dan Jokowi menimbulkan beragam spekulasi, salah satunya soal perombakan kabinet atau reshuffle. Sebab, sampai saat ini kursi Menpan-RB masih kosong sejak almarhum Tjahjo Kumolo wafat pada 1 Juli lalu.

Sekretaris Jenderal Partai NasDem, Johnny Gerald Plate menampik bahwa pertemuan itu membahas reshuffle. "Bang SP tidak membicarakan topik tersebut dengan bapak Presiden. Reshuffle kabinet sepenuhnya kewenangan bapak Presiden," ujar dia lewat pesan singkat, Jumat malam, 19 Agustus 2022.

Surya menyambangi istana sekitar pukul 16.30. Pertemuan berlangsung sekitar dua jam. Johnny mengklaim pertemuan tersebut membahas persoalan bangsa. "Sekitar dua jam berdiskusi tentang penyelenggaraan negara di saat tantangan dunia global yang masih luar biasa," ujar Menkominfo itu

Catatan Tempo, terakhir kali Surya menyambangi Jokowi di Istana adalah sehari sebelum pengumuman reshuffle kabinet pada 15 Juni lalu. Paloh datang di saat beredar nama-nama menteri yang akan diganti, di antaranya Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, yang merupakan kader Nasdem.

Di hadapan sejumlah pimpinan media massa di Hotel Sultan pada 16 Juli lalu, Surya mengaku juga sempat berpikir Menteri Pertanian bakal diganti ketika dipanggil Jokowi.

"Semua orang menganggap kawan ini akan di reshuffle," ujar Surya sambil menunjuk Syahrul, seperti dikutip dari laporan Majalah Tempo edisi 18 Juni lalu.

Ternyata, menurut Surya, tidak ada pembicaraan mengenai penggantian menteri saat pertemuan dengan Jokowi kala itu. Menurut dia, Jokowi hanya menanyakan kemampuan Kementerian Pertanian untuk mengekspor beras ke Cina. Jokowi memerintahkan Syahrul mengirim 200 ribu ton beras ke Negeri Tirai Bambu tersebut.

"Coba dulu 100 ribu ton," ujar Surya menirukan pesan Jokowi.

Sebelumnya dikabarkan bahwa Presiden Jokowi akan segera melantik pengganti Menpan RB, Tjahjo Kumolo, yang meninggal pada Juni lalu. Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristyanto menyatakan bahwa mereka akan menyodorkan nama pengganti Tjahjo pada awal bulan ini. 

Kepala Sekretariat Heru Budi Hartono pun menyatakan bahwa pelantinkan Menpan RB yang baru akan dilakukan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara pada akhir bulan ini. Pelantikan itu akan berbarengan dengan rencana peletakan batu pertama atau ground breaking pembangunan Istana Negara di sana. 

Selain soal Menpan RB, isu reshuffle kabinet menteri dari Nasdem mencuat lantaran hubungan partai itu dengan PDIP belakangan memanas. Memanasnya hubungan itu tak lepas dari pengumuman bakal calon presiden yang dilakukan Surya Paloh pada Juni lalu. Satu dari tiga nama yang diumumkan Surya saat itu adalah Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, yang merupakan kader PDIP dan disebut sebagai calon presiden pilihan Presiden Jokowi. Hasto sempat menyindir Nasdem dengan menyatakan sebaiknya partai tidak saling membajak kader. 






AHY dan Anies Baswedan Besok Pagi Bertemu di Kantor Demokrat

2 jam lalu

AHY dan Anies Baswedan Besok Pagi Bertemu di Kantor Demokrat

AHY akan menerima kedatangan Anies Baswedan di Kantor DPP Demokrat di Menteng, Jakarta Pusat, pada Jumat besok.


Majelis Warga: PKS dan Partai Demokrat akan Segera Deklarasikan Anies Baswedan Sebagai Capres

8 jam lalu

Majelis Warga: PKS dan Partai Demokrat akan Segera Deklarasikan Anies Baswedan Sebagai Capres

Majelis Warga menyebut PKS dan Partai Demokrat sedang mencari waktu yang tepat untuk mendeklarasikan Anies Baswedann sebagai calon presiden.


Presiden Jokowi Buka Konferensi Ekonomi Kreatif Dunia Ketiga di Bali

8 jam lalu

Presiden Jokowi Buka Konferensi Ekonomi Kreatif Dunia Ketiga di Bali

Presiden Jokowi membuka Konferensi Ekonomi Kreatif Dunia atau World Conference on Creative Economy ketiga di Bali. Acara tersebut dihadiri oleh 1.000 pelaku pentahlix yang terdiri dari akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah, dan media dari seluruh dunia.


Anies Baswedan Dapat Dukungan dari Sejumlah Partai di Yogyakarta untuk Maju pada Pilpres 2024

11 jam lalu

Anies Baswedan Dapat Dukungan dari Sejumlah Partai di Yogyakarta untuk Maju pada Pilpres 2024

Sejumlah pengurus partai di wilayah DI Yogyakarta menyatakan dukungannya kepada Anies Baswedan agar maju sebagai calon presiden pada Pilpres 2024.


Raja Charles III Kirim Pesan Duka ke Presiden Jokowi dan Korban Tragedi Kanjuruhan Malang

21 jam lalu

Raja Charles III Kirim Pesan Duka ke Presiden Jokowi dan Korban Tragedi Kanjuruhan Malang

Ungkapan duka Raja Charles III disampaikan di halaman Instagram resmi The Royal Family pada Rabu, 5 Oktober 2022, satu jam lalu.


Anies Diusung NasDem, PKS: Jangan Ada Lagi Upaya Kriminalisasi

22 jam lalu

Anies Diusung NasDem, PKS: Jangan Ada Lagi Upaya Kriminalisasi

Mardani menampik jika partainya disebut menunggu status Anies Baswedan di kasus Formula E sebelum dideklarasikan jadi capres.


Pertemuan Puan Maharani dan Airlangga Diperkirakan Digelar Sabtu Ini

1 hari lalu

Pertemuan Puan Maharani dan Airlangga Diperkirakan Digelar Sabtu Ini

Sebelumnya Puan Maharani telah sowan ke Partai NasDem, Partai Gerindra, dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).


Soal Pencoptan Hakim Aswanto, Presiden Jokowi Bilang Begini

1 hari lalu

Soal Pencoptan Hakim Aswanto, Presiden Jokowi Bilang Begini

Presiden Jokowi tak mau menegaskan apakah dia akan mengesahkan atau tidak pergantian Aswanto dengan Guntur Hamzah.


DPR Tak Akan Anulir Pencopotan Hakim MK Aswanto

1 hari lalu

DPR Tak Akan Anulir Pencopotan Hakim MK Aswanto

Komisi III tetap mencopot Hakim MK Aswanto meskipun secara prosedur dianggap inkonstitusional.


Ditanya Soal NasDem Sokong Anies Baswedan Jadi Capres, Prabowo: Ini Hari Ulang Tahun TNI

1 hari lalu

Ditanya Soal NasDem Sokong Anies Baswedan Jadi Capres, Prabowo: Ini Hari Ulang Tahun TNI

Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto masih enggan mengomentari dukungan resmi dari Partai NasDem kepada Anies Baswedan.