Pidato Jokowi Singgung Bipang Ambawang, Politikus Golkar: Tak Ada yang Salah

Bipang Ambawang. Facebook/@bipangambawang

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily meminta masyarakat tidak mempermasalahkan pernyataan Presiden Joko Widodo atau Jokowi soal Bipang Ambawang. Menurut dia, tidak ada yang salah dengan pernyataan Jokowi yang mempromosikan babi panggang asal Pontianak, Kalimantan Barat itu.

"Pidato Presiden Jokowi itu tidak ada yang salah. Beliau bicara dalam konteks makanan dalam kaitannnya dengan adanya dua perayaan keagamaan yang hampir bersamaan dimana kita dilarang untuk mudik," ujar Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI yang membidangi agama tersebut, Sabtu, 8 Mei 2021.

Perayaan Idul Fitri 1442 H atau lebaran diperkirakan jatuh pada 13 Mei, yang juga bertepatan perayaan kenaikan Isa Almasih. Seluruh masyarakat, termasuk umat Kristiani pun juga dilarang untuk mudik pada kedua momen perayaan besar keagamaan ini.

Presiden Jokowi meminta masyarakat yang rindu kampung halaman, termasuk kuliner, untuk memesan secara online saja.

"Sebagai Presiden milik semua, Indonesia ini beragam agama dengan kekhasan kuliner-nya masing-masing. Perayaan keagamaan juga dirayakan dengan makanan-makanan khas daerah," ujar Ace.

Tentu bagi yang muslim, kata  Ace, harus makan makanan yang halal. "Namun, bagi agama lain seperti yang merayakan Kenaikan Isa Al-Masih tentu, kita harus menghormati mereka mengonsumi makanan sesuai dengan makanan khas kedaerahannya. Bipang tentu bagi non-muslim di daerah Kalimantan merupakan ciri khas makanan mereka," ujarnya.

Pernyataan Jokowi yang mempromosikan Bipang Ambawang ramai usai diunggah oleh akun Twitter @BossTemlen. Video itu telah di-retweet ribuan kali. Narasi pada caption video tersebut mempertanyakan mengapa Jokowi mempromosikan Bipang Ambawang pada saat Lebaran karena umat Islam tidak boleh makan babi.

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi kemudian mengatakan pernyataan Jokowi dalam video yang viral tersebut tidak diunggah secara utuh sehingga menimbulkan kesalahpahaman. Pernyataan lengkap Jokowi diunggah di akun YouTube Kementerian Perdagangan pada 5 Mei 2021. Video bertajuk '05.05 Hari Bangga Buatan Indonesia' itu berisi acara peringatan bangga dengan produk lokal.

Jokowi berbicara dalam konteks mengajak masyarakat Indonesia untuk mencintai dan juga membeli produk lokal, termasuk kuliner Nusantara.

"Jadi sekali lagi, kuliner khas daerah yang disebut Bapak Presiden dalam video tersebut adalah untuk mempromosikan kuliner Nusantara yang memang sangat beragam, tentu kuliner tersebut dikonsumsi dan disukai oleh masyarakat yang beragam pula," ujar Lutfi lewat keterangan video, Sabtu, 8 Mei 2021.

Ia menyebut, Kemendag selaku penanggungjawab acara tersebut meminta maaf jika pernyataan Presiden Jokowi yang menyinggung bipang Ambawang itu malah menyebabkan kehebohan. "Kami memastikan tidak ada maksud apapun dari pernyataan bapak presiden, kami memohon maaf sebesar-besarnya jika terjadi kesalahpahaman karena niat kami hanya ingin agar kita semua bangga dengan produk dalam negeri termasuk kuliner khas daerah, serta menghargai keberagaman bangsa kita," ujar dia.

Baca juga: Kata Mendag Soal Pidato Jokowi yang Singgung Bipang Ambawang






Fadli Zon Anggap Kedekatan Prabowo dan Jokowi Tak akan Mengerucut pada Duet di Pilpres 2024

5 jam lalu

Fadli Zon Anggap Kedekatan Prabowo dan Jokowi Tak akan Mengerucut pada Duet di Pilpres 2024

Fadli Zon menilai isu duet Prabowo - Jokowi mesti ditinjau fatsun politiknya.


Persiapan Kunjungan Jokowi dan Xi Jinping, Kemenhub Tinjau Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

5 jam lalu

Persiapan Kunjungan Jokowi dan Xi Jinping, Kemenhub Tinjau Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Presiden Jokowi dan Xi Jinping direncanakan meninjau proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung dengan menaiki kereta inspeksi.


Soal Duet Prabowo - Jokowi di Pilpres 2024, Fadli Zon Singgung Fatsun Politik

6 jam lalu

Soal Duet Prabowo - Jokowi di Pilpres 2024, Fadli Zon Singgung Fatsun Politik

Fadli mengatakan Prabowo tidak perlu menegaskan soal isu duet ini, mengingat para relawanlah yang melontarkan dan mendukung Prabowo-Jokowi.


Sandiaga Sumringah Jokowi Sindir Pejabat Hobi Wisata ke Luar Negeri

7 jam lalu

Sandiaga Sumringah Jokowi Sindir Pejabat Hobi Wisata ke Luar Negeri

Sandiaga berharap sindiran dan teguran Jokowi soal pilihan destinasi itu bisa dilaksanakan para pejabat dari tingkat bawah hingga atas.


Menteri PUPR Minta Pemanfaatan Bendungan Raknamo Kupang Dioptimalkan

10 jam lalu

Menteri PUPR Minta Pemanfaatan Bendungan Raknamo Kupang Dioptimalkan

Menteri PUPR menginstruksikan agar UPB dapat mengoptimalkan pemanfaatan Bendungan Raknamo yang telah diresmikan Jokowi pada tahun 2018 silam.


Klaim Harga Kebutuhan Pokok Terkendali, Kemendag: Secara Umum Belum Ada Gejolak

1 hari lalu

Klaim Harga Kebutuhan Pokok Terkendali, Kemendag: Secara Umum Belum Ada Gejolak

Kemendag memastikan harga kebutuhan pokok di berbagai daerah secara umum masih terkendali setelah kenaikan harga bahan bakar minyak.


Pasar Semawis Semarang, Sejak Imlek 2004

1 hari lalu

Pasar Semawis Semarang, Sejak Imlek 2004

Di Pasar Semawis Semarang pengunjung hanya boleh berjalan kaki karena kawasan itu bebas kendaraan bermotor.


BEM SI Demo di Patung Kuda, Sampaikan Masalah yang Tak Bisa Dituntaskan Jokowi

1 hari lalu

BEM SI Demo di Patung Kuda, Sampaikan Masalah yang Tak Bisa Dituntaskan Jokowi

Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar unjuk rasa di Kawasan Patung Kuda dan mengevaluasi kinerja pemerintah


Jokowi Sahkan Perjanjian Dagang Regional Terbesar RCEP

1 hari lalu

Jokowi Sahkan Perjanjian Dagang Regional Terbesar RCEP

Jokowi resmi mengesahkan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) alias Kerja Sama Ekonomi Komprehensif Regional.


Jokowi Cerita Rukunnya Menkeu Sri Mulyani dan Gubernur BI Perry Warjiyo Kelola Ekonomi Indonesia

1 hari lalu

Jokowi Cerita Rukunnya Menkeu Sri Mulyani dan Gubernur BI Perry Warjiyo Kelola Ekonomi Indonesia

Jokowi mengatakan pemerintah tetap waspada di tengah lonjakan inflasi yang menjadi momok banyak negara.