Gempa Malang: Menko Muhadjir Minta Standar Hidup Korban Segera Dipenuhi

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah warga bergotong royong menyelamatkan barang-barang mereka usai gempa di Desa Majang Tengah, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Jawa Timur, 11 April 2021. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang Bambang Istiawan mengatakan mayoritas bangunan yang rusak berupa rumah tinggal. Foto: Aris Novia Hidayat

    Sejumlah warga bergotong royong menyelamatkan barang-barang mereka usai gempa di Desa Majang Tengah, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Jawa Timur, 11 April 2021. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang Bambang Istiawan mengatakan mayoritas bangunan yang rusak berupa rumah tinggal. Foto: Aris Novia Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mendatangi Desa Taman Asri dan Desa Wirotaman, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, Jawa Timur, yang terdampak bencana gempa bumi, Ahad, 11 Mei 2021. Di lokasi, Muhadjir meminta penanganan korban gempa Malang harus diprioritaskan.

    "Sekarang ini yang penting menyelamatkan mereka yang jadi korban dan menjamin mereka hidupnya standar minimumnya terpenuhi. Setelah itu baru kita berpikir infrastrukturnya," kata Muhadjir dalam keterangan tertulis, Senin, 12 Mei 2021.

    Diperkirakan terdapat 40 rumah warga yang mengalami rusak ringan hingga berat akibat gempa berkekuatan M 6,1 tersebut. Muhadjir menerangkan bahwa bencana gempa bumi di Jawa Timur saat ini masih dalam tahap tanggap bencana.

    Ia menyebut Kementerian Sosial telah mengupayakan penyediaan tempat penampungan sementara untuk warga dengan kondisi rumah yang terkena dampak cukup parah dan tidak layak. Lokasi yang dipilih untuk pengungsian warga yang terdampak gempa di wilayah Kecamatan Ampelgading adalah di Lapangan Desa Taman Asri.

    "Nanti akan dilengkapi tenda besar untuk tempat tidur dan dapur umum. Kebetulan di situ dekat dengan balai desa sekolahan jadi diharapkan kebutuhan sehari-hari terutama air bisa tercukupi," kata Muhadjir.

    Lebih jauh, ia meminta agar seluruh warga dengan kondisi rumah tersebut untuk mengungsi di tempat yang sudah disediakan. Hal itu mengingat gempa susulan kemungkinan masih akan terjadi. Adapun untuk penanganan bangunan yang terdampak, ia menegaskan akan difokuskan pada tahap rehabilitasi dan rekonstruksi usai tahap tanggap bencana oleh Kementerian PUPR.

    "Untuk bangunan nanti akan dilihat belakangan. Nanti Kementerian PUPR akan mengevaluasi adakah bangunan-bangunan ini masih layak dipertahankan atau harus dirobohkan dibangun baru," kata Muhadjir Effendy soal korban gempa Malang.

    Baca juga: Jokowi Perintahkan Jajarannya Segera Tangani Dampak Gempa Malang


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.