Komite Keselamatan Jurnalis Kecam Dugaan Kekerasan oleh Pengawal Menteri KKP

Reporter

Ilustrasi kekerasan. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Komite Keselamatan Jurnalis memprotes dugaan kekerasan yang dilakukan oleh staf Kementerian Kelautan dan Perikanan. Dugaan kekerasan itu diduga dialami jurnalis JTV, Andy Nur Cholis saat Menteri KP, Wahyu Sakti Trenggono mengunjungi Dusun Gundil, Desa Klatakan, Kendit, Situbondo pada Selasa, 16 Maret 2021.

“Insiden ini menimpa salah satu jurnalis JTV yang juga anggota Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia Tapal Kuda Andy Nur Cholis,” seperti dikutip dari siaran pers Komite Keselamatan Jurnalis, Rabu, 17 Maret 2021.

Komite menjelaskan kejadian itu bermula ketika Menteri KKP Sakti Trenggono tiba di desa nelayan di Jawa Tengah tersebut pukul 13.30 WIB. Sakti Trenggono langsung disambut oleh Kepala Balai Perikanan Budidaya Air Payau Situbondo, Ujang Komarudin Asdani serta jajaran pemerintah daerah Situbondo, termasuk Bupati Karna Suswandi. Acara diisi dengan sambutan dan pemaparan.

Andy bersama jurnalis media lainnya sedang mengambil gambar saat pemaparan, ketika seorang petugas dari Humas KKP bernama Novi meminta pewarta untuk lebih bergeser ke belakang karena menutupi poster acara. Ketika sedang mundur ke belakang, ada salah seorang berpakaian kemeja putih dan celana panjang hitam berdiri di belakang Andy. “Lalu Andy meminta saudari Novi supaya orang tersebut juga untuk mundur ke belakang.”

Namun, tak lama kemudian, seorang petugas yang diduga pengawal kementerian memegang payung dan memakai tas punggung, langsung mendorong Andy dan membentaknya. Menerima perlakuan itu, Andy mengajak petugas tersebut untuk bicara baik-baik di bagian belakang supaya tidak mengganggu jalannya acara.

Akan tetapi, dua petugas lainnya yang diduga pengawal menteri malah menghampiri Andy dan mendorongnya dengan emosi. Suasana semakin gaduh, hingga datang dua orang berseragam TNI berupaya meredam kemarahan tiga pengawal kementerian tersebut.

Atas insiden ini, Komite Keselamatan Jurnalis menganggap tindakan pengawal tersebut merupakan bentuk kekerasan dan pelecehan terhadap profesi jurnalis yang sedang menjalankan tugasnya. Tindakan tersebut dianggap mengandung unsur pelanggaran Undang-Undang Pers yang berakibat pidana. Komite juga mendukung langkah IJTI Tapal Kuda membawa masalah tersebut ke jalur hukum. Selain itu, Komite meminta Menteri Wahyu untuk mengevaluasi kembali staf dan pengawalnya agar peristiwa tersebut tidak terulang. 

Hingga berita ini diunggah belum ada penjelasan resmi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan perihal insiden tersebut. 






Trenggono Paparkan 5 Program Ekonomi Biru ke Pimpinan Perguruan Tinggi Perikanan dan Kelautan

5 hari lalu

Trenggono Paparkan 5 Program Ekonomi Biru ke Pimpinan Perguruan Tinggi Perikanan dan Kelautan

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono mengonsolidasikan 5 program ekonomi biru bersama para pimpinan perguruan tinggi perikanan dan kelautan seluruh Indonesia.


PN Makassar Tolak Gugatan Terhadap Antara, RRI dan 4 Media Lainnya

11 hari lalu

PN Makassar Tolak Gugatan Terhadap Antara, RRI dan 4 Media Lainnya

Hakim menilai gugatan yang dilakukan terhadap Antara, RRI dan 4 media lainnya prematur.


5 Cara Menghadapi Orang yang Bersikap Control Freak

12 hari lalu

5 Cara Menghadapi Orang yang Bersikap Control Freak

Orang yang control freak gampang marah jika hal yang diatur itu tak dituruti sesuai kemauannya


5 Faktor yang Mendorong Orang Bersikap Control Freak

12 hari lalu

5 Faktor yang Mendorong Orang Bersikap Control Freak

Sikap control freak bahkan tak segan mengendalikan situasi dan orang lain secara manipulasi, memaksa, merendahkan, mengancam, menghujat


Rentetan Teror Kekerasan di Kolombia, Total 17 Orang Tewas

12 hari lalu

Rentetan Teror Kekerasan di Kolombia, Total 17 Orang Tewas

Tugas besar masalah keamanan negara harus dihadapi Presiden Kolombia Gustavo Petro.


Sanksi Demosi untuk Bharada Sadam karena Langgar Kebebasan Pers, AJI: Harusnya Sanksi Pidana

13 hari lalu

Sanksi Demosi untuk Bharada Sadam karena Langgar Kebebasan Pers, AJI: Harusnya Sanksi Pidana

Eks sopir dan ajudan Ferdy Sambo, Bharada Sadam dijatuhi sanksi etik karena melakukan pelanggaran terhadap kebebasan pers.


Ricuh Dipicu Terduga Copet, Jurnalis Tempo Diintimidasi Massa Aksi PA 212

13 hari lalu

Ricuh Dipicu Terduga Copet, Jurnalis Tempo Diintimidasi Massa Aksi PA 212

Jurnalis Tempo dan sejumlah media lainnya diintimidasi ketika meliput aksi demonstrasi di Patung Kuda oleh peserta aksi PA 212.


Gandeng KEHATI, KKP Kelola Mangrove dan Kawasan Konservasi

15 hari lalu

Gandeng KEHATI, KKP Kelola Mangrove dan Kawasan Konservasi

KEHATI mendukung pemanfaatannya untuk penguatan ekowisata dan pusat pembelajaran mangrove.


Wartawan Hong Kong Diintimidasi Polisi

16 hari lalu

Wartawan Hong Kong Diintimidasi Polisi

IFJ menyerukan agar wartawan asal Hong Kong Ronson Chan dibebaskan dari segala tuduhan.


Menag Yaqut Melihat Pola Pengasuhan di Pesantren Masih Kurang

17 hari lalu

Menag Yaqut Melihat Pola Pengasuhan di Pesantren Masih Kurang

Yaqut mengatakan pola pengasuhan di sekolah berbasis asrama masih menimbulkan berbagai kasus kekerasan hingga pelecehan seksual.