Kedepankan Edukasi dalam Operasi Zebra 2020, Polri: Tidak Ada Tilang

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri, Brigadir Jenderal (Brigjen) Argo Yuwono melakukan konferensi pers terkait tersangka penyiraman penyidik senior KPK, Novel Baswedan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat, 27 Desember 2019.  Novel disiram air keras oleh dua orang tak dikenal pada 11 April 2017. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri, Brigadir Jenderal (Brigjen) Argo Yuwono melakukan konferensi pers terkait tersangka penyiraman penyidik senior KPK, Novel Baswedan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat, 27 Desember 2019. Novel disiram air keras oleh dua orang tak dikenal pada 11 April 2017. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian RI Jenderal Idham Azis menginstruksikan seluruh jajaran Korps Lalu Lintas untuk mengedepankan langkah edukasi dalam pelaksanaan Operasi Zebra 2020. Polri tidak memberikan target tilang pada operasi kali ini.

    "Bahwa Operasi Zebra tahun ini lebih mengedepankan simpatik dan edukasi. Tidak ada tilang dan target tilang," ujar Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Argo Yuwono melalui keterangan tertulis pada Jumat, 30 Oktober 2020.

    Korlantas Polri menggelar Operasi Zebra 2020 selama dua pekan ke depan, terhitung sejak 26 Oktober sampai 8 November 2020.

    Argo mengatakan, operasi di tengah masa pandemi Covid-19 ini, lebih berorientasi pada kegiatan simpatik, berupa penyuluhan, penerangan, bagi-bagi masker, sembako dan kegiatan sosial lainnya. "Operasi kemanusiaan di tengah pandemi lebih dibutuhkan masyarakat," kata Argo.

    Adapun delapan prioritas yang menjadi sasaran operasi yang dilakukan polri adalah:

    1.Pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm standart (SNI).
    2.Pengendara ranmor R4 yang tidak menggunakan safety belt.
    3.Mengemudikan ranmor dalam pengaruh alkohol.
    4.Pengendara ranmor yang melawan arus.
    5.Mengendarai ranmor yang melebihi batas kecepatan.
    6.Pengemudi yang menggunakan HP pada saat mengemudikan kendaraan.
    7.Pengendara ranmor yang masih di bawah umur.
    8.Keabsahan administrasi ranmor (surat-surat).

    ANDITA RAHMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berenang Saat Covid-19

    Ingin berenang saat pandemi Covid-19? Jangan takut! Berikut tipsnya.