Hari Ini Megawati Bakal Umumkan Lagi Calon Kepala Daerah yang Diusung PDIP

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bakal calon wali kota Solo Gibran Rakabuming bertemu Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di kediaman Mega di Jalan Teuku Umar, Rabu, 5 Agustus 2020. Foto: dok.PDIP

    Bakal calon wali kota Solo Gibran Rakabuming bertemu Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di kediaman Mega di Jalan Teuku Umar, Rabu, 5 Agustus 2020. Foto: dok.PDIP

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri direncanakan bakal mengumumkan pasangan calon gelombang ketiga yang diusung partainya untuk Pilkada Serentak 2020 pada Selasa, 11 Agustus 2020.

    "Sesuai momentum Peringatan Proklamasi Kemerdekaan RI yang ke-75, jumlah paslon yang diumumkan pun mengambil angka simbolik 75, setelah pengumuman sebelumnya mengambil angka simbolik 45," ujar Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto lewat keterangan tertulis, Ahad, 9 Agustus 2020.

    Hasto mengatakan pengumuman itu akan dilakukan melalui telekonferensi. Langkah ini diambil di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlamgsung.

    PDIP sebelumnya telah mengumumkan 48 paslon kepala daerah Gelombang I pada 19 Februari silam. Selanjutnya, paslon gelombang II diumumkan 17 Juli 2020. Jumlahnya, sebanyak 45 nama calon. Pasangan Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa untuk Pilkada Solo termasuk yang diumumkan pada gelombang II ini.

    Pada gelombang ketiga ini, calon yang diusung PDIP di Pilkada Medan menjadi salah satu yang paling ditunggu-tunggu. Sejumlah pengamat memprediksi PDIP bakal mengusung menantu Jokowi, Bobby Nasution.

    Pilkada 2020 akan digelar di 270 wilayah di Indonesia. Adapun 270 wilayah ini meliputi 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota. Hari pencoblosan akan digelar pada 9 Desember 2020.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebiasaan Anak Berbohong Dapat Merugikan Mereka Saat Dewasa

    Anak bisa melakukan kebohongan dengan atau tanpa alasan. Berbohong menurut si anak dapat menyelamatkan mereka dari konsekuensi yang diterimanya.