Alasan Pelantikan Calon Perwira TNI-Polri Dilaksanakan Daring

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto memimpin upacara pelepasan bantuan kemanusiaan di Base Ops Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa, 12 Mei 2020. TNI mengirimkan bantuan seberat 12,9 ton berupa bahan-bahan makanan dan minuman serta beberapa barang lainnya seperti tenda peleton, tenda regu, handuk, dan selimut. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto memimpin upacara pelepasan bantuan kemanusiaan di Base Ops Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa, 12 Mei 2020. TNI mengirimkan bantuan seberat 12,9 ton berupa bahan-bahan makanan dan minuman serta beberapa barang lainnya seperti tenda peleton, tenda regu, handuk, dan selimut. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, pelantikan calon perwira remaja (capaja) TNI-Polri pada 14 Juli 2020 mendatang bakal dilaksanakan secara daring. Hal itu dilakukan mengingat pelantikan akan diselenggarakan masih di tengah situasi pandemi Covid-19.

    "Nanti perwakilan penerima Adhi Makayasa dan sumpah yang hadir, lainnya dilaksanakan di Akademi TNI dan Kepolisian. Namun semuanya sudah dipersiapkan dan dilaksanakan dengan baik karena mengingat masih dalam situasi pandemi Covid-19," ujar Hadi di kantornya, Jakarta Timur, pada Rabu, 8 Juli 2020.

    Hari ini, Hadi, Kepolisian RI Jenderal Idham Azis, dan Presiden Joko Widodo, memberikan pembekalan kepada lebih dari 750 capaja. Kegiatan pembekalan ini rutin dilaksanakan setiap tahun sebelum para calon perwira dilantik dan bertugas.

    Hadi berharap, seluruh ilmu yang para calon perwira ini bisa diterapkan ketika bertugas nanti. "Semua yang kalian dapatkan selama menjalani pendidikan di almamater masing-masing, mulai dari hal-hal kecil seperti menjaga kebersihan dan kerapihan ruangan, berpenampilan rapi mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki, menjaga etika dalam hubungan sosial, berlatih kepemimpinan, sampai dengan latihan fisik intensitas tinggi dan pendidikan akademik sesuai profesi masing-masing, akan menjadi bekal dalam berbagai penugasan tersebut," ucap dia.

    Lebih lanjut, Hadi menyebut bahwa ratusan capaja ini akan dihadapkan pada tiga ancaman besar, yaitu siber, biologi, dan kesenjangan, ketika bertugas. Maka dari itu, ia mengingatkan agar para capaja TNI terus mau belajar untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.

    "Karena ancaman itu dekat, ada di genggaman," kata Hadi. Ia mengingatkan jika seluruh ancaman atau kesulitan yang bakal dihadapi nanti, akan menjadi suatu pembelajaran untuk merekam

    "Laut yang tenang tidak akan menciptakan pelaut yang tangguh. Sekali lagi, saya ucapkan selamat atas keberhasilan para calon perwira remaja menempuh pendidikan dan selamat atas pelantikan sebagai Perwira TNI-Polri angkatan 2020," ucap Hadi.

    ANDITA RAHMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Klaim Hadi Pranoto Soal Obat Covid-19 Dipatahkan Sejumlah Pakar

    Hadi Pranoto jadi perbincangan warganet setelah ia mengkalaim menemukan obat Covid-19 ketika diwawancarai musisi Anji. Sejumlah pakar meragukan Hadi.