Update Covid-19 22 Juni: Positif 954 Kasus, Sembuh 331, Wafat 35

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Pusat menyemprotkan cairan disinfektan di lingkungan SD Negeri 09 Bendungan Hilir, Jakarta,  Senin, 22 Juni 2020. Penyemprotan cairan disinfektan tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran COVID-19 saat berlangsungnya pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). TEMPO/M Taufan Rengganis

    Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Pusat menyemprotkan cairan disinfektan di lingkungan SD Negeri 09 Bendungan Hilir, Jakarta, Senin, 22 Juni 2020. Penyemprotan cairan disinfektan tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran COVID-19 saat berlangsungnya pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, melaporkan penambahan kasus baru pasien positif Covid-19 sebesar 954 orang pada Senin, 22 Juni 2020.

    “Sehingga total menjadi 46.845 kasus,” kata Yurianto dalam konferensi pers yang disiarkan langsung melalui akun Youtube BNPB, Senin, 22 Juni 2020.

    Kemudian, terdapat 331 orang pasien sudah sembuh, sehingga total menjadi 18.735 kasus. Terdapat 35 kasus pasien yang meninggal dari konfirmasi Covid-19 positif sehingga menjadi 2.500 orang.

    Sementara jumlah orang yang masih dipantau atau ODP sebanyak 43.500, dan 12.999 orang merupakan pasien dalam pengawasan (PDP).

    Achmad Yurianto pun meminta masyarakat mulai membudayakan cara hidup baru, dengan melakukan pola hidup bersih dan sehat. Misalnya, rajin mencuci tangan, menggunakan masker, menghindari kerumunan, dan menjaga jarak. “Ini penting karena sampai saat ini belum ditemukan vaksinnya,” kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020 Prioritaskan Keselamatan dan Kesehatan

    Komisi Pemilihan Umum siap menggelar Pemilihan Kepada Daerah Serentak di 9 Desember 2020. KPU prioritaskan keselamatan masyarakat dalam Pilkada 2020.