Sempat Ditutup, Akses Masuk Pelataran Ka'bah Sudah Dibuka

Petugas menggunakan masker saat membersihkan lantai Masjidil Haram setelah mewabahnya virus corona di Mekah, Arab Saudi, 3 Maret 2020. Kedua tempat suci itu sempat ditutup untuk dilakukan sterilisasi guna mencegah penyebaran virus corona. REUTERS/Ganoo Essa

TEMPO.CO, Jakarta - Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Jumali mengatakan akses masuk ke pelataran Ka’bah kembali dibuka pada Sabtu subuh, 7 Maret 2020.

"Alhamdulillah, hari ini akses ke pelataran Kabah sudah bisa dibuka," ujar Endang dalam siaran tertulis Kementerian Agama.

Kebijakan ini didasarkan atas perintah Raja Salman dan diumumkan resmi oleh Ketua Umum Urusan Haramain Abdurrahman As-Sudais.

"Ketua Umum Urusan Haramain, Dr. Abdurrahman As-Sudais mengumumkan penerbitan perintah Yang Mulia Raja Salman yang mengizinkan kembali pelaksanaan tawaf dengan dibukanya tempat tawaf secara berangsur bagi peziarah nonumrah yang akan dimulai pada Sabtu subuh besok, sesuai putusan,” kata Endang.

Menurut Endang, dibukanya pelataran Ka’bah ini hanya untuk tawaf sunnah, bukan untuk jemaah umrah. 

Arab Saudi sebelumnya menutup sementara dua masjid suci di luar waktu salat. Penutupan sementara berlaku 1 jam setelah salat isya pada Kamis, 5 Maret 2020 dan dibuka lagi satu jam sebelum salat subuh pada Jumat kemarin. Di luar jam itu, jemaah bisa masuk ke Masjidil Haram tapi tidak bisa ke pelataran Ka’bah.

Pemerintah Saudi juga memutuskan untuk menunda semua kegiatan umrah hingga waktu yang belum ditentukan. Hal tersebut menyusul perkembangan epidemi virus Corona (COVID-19) yang mulai bermunculan di berbagai negara.






Korea Utara Klaim Benda Asing Dekat Perbatasan Korsel Jadi Penyebab Covid-19

5 hari lalu

Korea Utara Klaim Benda Asing Dekat Perbatasan Korsel Jadi Penyebab Covid-19

Korea Utara menyebutkan bahwa benda asing yang berada di dekat perbatasan dengan Korea Selatan menjadi penyebab wabah virus Corona di negaranya.


Skuter Elektrik, Pilihan Nyaman untuk Tawaf dan Sa'i

8 hari lalu

Skuter Elektrik, Pilihan Nyaman untuk Tawaf dan Sa'i

Salah satu pilihan nyaman menjalani tawaf adalah dengan mengendarai skuter elektrik yang tersedia di lantai 3 Masjidil Haram.


Awas, Sakit Kepala dan Nyeri Otot Bisa Jadi Gejala Covid-19

8 hari lalu

Awas, Sakit Kepala dan Nyeri Otot Bisa Jadi Gejala Covid-19

Tak cuma demam dan batuk, sakit kepala dan nyeri otot juga bisa menjadi gejala Covid-19 yang perlu diwaspadai.


Kasus Covid-19 Kembali Tinggi, Perhatikan Juga Gejala di Perut

9 hari lalu

Kasus Covid-19 Kembali Tinggi, Perhatikan Juga Gejala di Perut

Tak hanya gejala umum macam batuk dan demam, gejala Covid-19 juga bisa terdeteksi di perut. Berikut di antaranya.


Fakta Vaksin Covid-19 Covovax yang Diharamkan MUI

10 hari lalu

Fakta Vaksin Covid-19 Covovax yang Diharamkan MUI

MUI menetapkan fatwa haram vaksin Covid-19 Covovax karena ditemukan ada pemanfaatan enzim dari pankreas babi. Apa fakta lainnya?


Update Covid-19 Per 25 Juni: Kasus Tambah 1.831 Orang, Meninggal 3

11 hari lalu

Update Covid-19 Per 25 Juni: Kasus Tambah 1.831 Orang, Meninggal 3

Berdasarkan data pemerintah hingga Sabtu, 25 Juni pukul 12.00 WIB, terdapat penambahan 1.831 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir.


CekFakta #161 Potensi Reinfeksi dari Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5

18 hari lalu

CekFakta #161 Potensi Reinfeksi dari Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5

Sejumlah ahli menduga kembali meningkatnya angka kasus virus corona ini disebabkan subvarian baru Omicron BA.4 dan BA.5


Sarah Michelle Gellar Ungkap Kesulitannya Pulih dari Covid-19 karena Asma

22 hari lalu

Sarah Michelle Gellar Ungkap Kesulitannya Pulih dari Covid-19 karena Asma

Sarah Michelle Gellar telah berjuang dengan asma dan masalah paru-paru sepanjang hidupnya


Arab Saudi Copot Aturan Masker, Hanya Wajib di Masjidil Haram dan Nabawi

22 hari lalu

Arab Saudi Copot Aturan Masker, Hanya Wajib di Masjidil Haram dan Nabawi

Arab Saudi melonggarkan aturan Covid-19 menjelang puncak perayaan ibadah haji bulan depan.


Musim Haji Telah Tiba, Begini Syarat dan Rukunnya

23 hari lalu

Musim Haji Telah Tiba, Begini Syarat dan Rukunnya

Rukun haji harus dilakukan secara berurutan dan tidak boleh melompat-lompat. Misalnya, tidak boleh setelah wukuf langsung melakukan tahallul.