Pemilihan Wali Kota Surabaya, 3 Partai Usung Eks Kapolda Jatim

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolda Jawa Timur, Irjen. Pol. (Purn.) Drs. Machfud Arifin. Wikipedia.org

    Kapolda Jawa Timur, Irjen. Pol. (Purn.) Drs. Machfud Arifin. Wikipedia.org

    TEMPO.CO, Jakarta - DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengeluarkan surat rekomendasi dukungan kepada mantan Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Machfud Arifin sebagai bakal calon Wali Kota Surabaya dalam Pilkada 2020.

    "Iya, rekomendasi diberikan Minggu malam di Jakarta," kata Ketua DPC PKB Surabaya Musyafak Rouf di Surabaya, Senin, 20 Januari 2020.

    Rekomendasi bakal Calon Wali Kota Surabaya tersebut diberikan langsung oleh Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin kepada Machfud Arifin. Ketua DPW PKB Jatim Abdul Halim Iskandar, Ketua DPC PKB Surabaya Musyafak Rouf, serta pengurus PKB lain menyaksikan penyerahan rekomendasi ini.

    Musyafak mengatakan sampai saat ini partai koalisi pendukung Machfud Arifin masih membicarakan siapa yang akan menjadi Bakal Calon Wakil Wali Kota Surabaya. Partai koalisi yang dimaksud adalah PAN, Gerindra, NasDem, dan PPP.

    Partai Amanat Nasional (PAN) juga sudah mengeluarkan surat rekomendasi dukungan kepada Machfud Arifin sebagai bakal Calon Wali Kota Surabaya dalam Pilkada 2020.

    "Dalam mencari pasangan, PAN menyerahkan sepenuhnya kepada Pak Machfud akan memilih siapa, karena wakil adalah mitra dalam bekerja," kata Ketua DPW PAN Jatim Masfuk saat menyerahkan surat rekomendasi ke Machfud Arifin di kantor DPP PAN Jatim di Surabaya, Kamis, 16 Januari 2020.

    Sementara itu, Partai NasDem juga siap mengeluarkan surat rekomendasi bakal calon wali kota Surabaya untuk mantan Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Machfud Arifin dalam Pilkada 2020. 

    "Pak MA (Machfud Arifin) sudah bersilaturahim sekaligus mendaftar ke kantor DPP Partai NasDem di Jakarta tiga minggu lalu," kata anggota DPRD Surabaya dari NasDem Imam Syafii di Surabaya, Senin, 20 Januari 2020.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.