Ma'ruf Amin Ziarah ke Makam Sunan Gunung Jati

Reporter:
Editor:

Purwanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Ma'ruf Amin berbincang dengan Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar (kiri) dan Ketua Umum  PBNU Said Aqil Siroj (kanan) berbincang  sebelum mengikuti Maulid Akbar di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis, 21 November 2019. Sorak sorai riuh para peserta mengiringi kedatangan Ma'ruf yang merupakan kader NU pertama yang menjadi wakil presiden. ANTARA

    Wakil Presiden Ma'ruf Amin berbincang dengan Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar (kiri) dan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj (kanan) berbincang sebelum mengikuti Maulid Akbar di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis, 21 November 2019. Sorak sorai riuh para peserta mengiringi kedatangan Ma'ruf yang merupakan kader NU pertama yang menjadi wakil presiden. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta -Wakil Presiden Ma'ruf Amin melakukan ziarah ke makam Sunan Gunung Jati saat kunjungan kerja ke Cirebon, Jawa Barat, pada Jumat.

    Wapres Ma'ruf datang ke makam Sunan Gunung Jati sekitar jam 10.05 WIB dan disambut langsung oleh Bupati Cirebon Imron Rosyadi serta beberapa pejabat lainnya.

    Wapres sendiri langsung masuk ke makam Sunan Gunung Jati untuk berziarah dan berdoa di sana.

    Pada Jumat (22/11) Wapres Ma'ruf direncanakan akan membuka Festival Tajug 2019 yang diselenggarakan di halaman Keraton Kasepuhan, Kota Cirebon.

    Festival Tajug sendiri digelar untuk yang kedua kalinya, di mana acara pertama juga dihadiri oleh Wapres Ma'ruf Amin yang saat itu masih sebagai Cawapres.

    Direncanakan Festival Tajug 2019 diselenggarakan pada tanggal 22-24 November 2019 dan juga merupakan salah satu rangkaian perayaan Hari Santri Nasional.

    Wapres Ma'ruf sendiri dijadwalkan akan membuka acara Festival Tajug 2019 setelah melaksanakan Shalat Jumat di Masjid Agung Sang Cipta Rasa di Komplek Keraton Kasepuhan.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.