Hasto Sebut Megawati Sudah Serahkan Calon Menteri Kepada Jokowi

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo atau Jokowi (tengah) bersama Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN), Hasto Kristiyanto (kanan), dan anggota Dewa Pengarah TKN Pramono Anung (kiri), menghadiri pertemuan di rumah makan Plataran, Menteng, Jakarta. Kamis, 18 April 2019. TEMPO/Fikri Arigi.

    Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo atau Jokowi (tengah) bersama Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN), Hasto Kristiyanto (kanan), dan anggota Dewa Pengarah TKN Pramono Anung (kiri), menghadiri pertemuan di rumah makan Plataran, Menteng, Jakarta. Kamis, 18 April 2019. TEMPO/Fikri Arigi.

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri telah menyerahkan nama-nama kader partai yang diajukan sebagai calon menteri kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

    Dia mengatakan, nama-nama tersebut sudah dibahas secara mendalam di pertemuan. "Nama-nama sudah diserahkan Ibu Megawati, sudah dibahas secara mendalam di pertemuan sebanyak dua kali, jadi tunggu saja apa yang akan disampaikan Presiden," kata Hasto usai pelantikan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Ahad, 20 Oktober 2019.

    Dia enggan mengungkapkan berapa jumlah kader PDIP yang diajukan menjadi calon menteri di kabinet Jokowi - Ma'ruf Amin.

    Dia meminta masyarakat untuk menunggu pengumuman resmi dari presiden. "Tunggu saja pengumuman dari Presiden. Yang jelas kita tunggu saja," ujarnya.

    Hasto mengatakan, terkait pos menteri di bidang ekonomi, partainya menyiapkan orang-orang profesional yang dinilai mampu mengemban tugas serta memahami berbagai hal di kementerian yang dipimpinnya.

    Selain itu menurut dia, terkait postur kabinet, PDIP mengikuti perintah konstitusi dan UU kementerian yang membuat hal-hal pokok terkait tugas kehidupan berbangsa dan bernegara.

    Dia juga mengingatkan bahwa Presiden Jokowi dalam lima tahun kedepan memiliki visi untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai skala prioritas. "Dan dari sana, kita melangkah maju dengan menggunakan seluruh potensi yang kita miliki sebagai bangsa," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.