Hanum Rais Tak Muncul di DPRD DIY, Adik: Anaknya Sakit

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hanum Rais. Instagram.com/@hanumrais

    Hanum Rais. Instagram.com/@hanumrais

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota DPRD Yogyakarta Hanum Rais, absen dalam rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRD DIY Senin siang 14 Oktober 2019.

    Absennya Hanum dalam rapat paripurna bersamaan dengan bergulirnya kasus yang tengah melilitnya.

    Pekan lalu Hanum dipolisikan organisasi relawan Jam’iyyah Joko Widodo - Ma’ruf terkait cuitannya soal kasus penusukan Wiranto.

    Adik kandung Hanum, atau putra ketiga Amien Rais yang juga anggota DPRD DIY Ahmad Baihaqy Rais mendapat kabar absennya sang kakak dalam paripurna itu karena tengah menjaga anaknya, Sarahza, yang sedang sakit.

    "Setahu saya anaknya (Hanum) yang sedang sakit. Tapi saya belum berkomunikasi lagi dengan dia," ujar Baihaqy seusai menghadiri rapat paripurna di DPRD DIY.

    Baihaqy menuturkan, kemungkinan besar Hanum masih di Yogya karena situasi tersebut.

    "Anaknya sedang demam, umurnya kan masih 2,5 tahun ya," ujarnya.

    Baihaqy mengaku belum berkomunikasi jauh dengan Hanum soal cuitan insiden penusukan Wiranto yang dilaporkan ke polisi itu.

    "Saya mau tabayun dulu sebelum berkomentar panjang soal kasus itu," ujar Baihaqy.

    Hanya saja, ujar Baihaqy, ia tetap mengacu dengan sikap resmi dari tingkat Dewan Pimpinan Wilayah PAN DIY dan Dewan Pimpinan Pusat PAN bahwa cuitan Hanum masuk ranah pribadi. Tak mewakili sikap partai maupun posisinya sebagai wakil rakyat.

    "Yang jelas sebagai warga negara taat hukum, kami kembalikan semua kepada proses hukum," ujarnya.

    Dalam rapat paripurna di DPRD DIY yang mengagendakan pembagian alat kelengkapan dewan itu, Sekretaris DPRD DIY Haryanta mengumumkan jika nama Hanum masuk Komisi B yang menangani bidang perekonomian dan keuangan. Sedangkan Baihaqy Rais masuk komisi D bidang pendidikan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.