Tolak Jokowi Terbitkan Perpu KPK, PDIP: Nikmati Dulu UU Ini

Reporter

Editor

Amirullah

Politikus PDI Perjuangan Arteria Dahlan. TEMPO/Dhemas Reviyanto Atmodjo

TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Komisi Hukum Fraksi PDIP, Arteria Dahlan menegaskan sikap partainya yang tidak sepakat jika Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang tentang Komisi Pemberantasan Korupsi atau Perpu KPK.

Menurut Arteria, tiga alasan syarat menerbitkan Perpu berdasarkan Putusan MK Nomor 003/PUU-III/2005, tidak terpenuhi untuk perubahan UU KPK saat ini. Tiga alasan itu adalah keadaan masyarakat yang memaksa untuk segera dikeluarkan aturan, kekosongan hukum atau ada hukum tapi tidak menyelesaikan masalah, dan proses legislasi yang bisa menyita waktu yang panjang.

"Apa ada kekosongan hukum? Apa demo mahasiswa itu suatu kegentingan memaksa? Itu jauh sekali dari pemenuhan unsur. UU yang sudah hadir, kita nikmati dulu undang-undangnya," ujar Arteria di Kompleks Parlemen, Senayan pada Senin, 30 September 2019.

Sampai saat ini, PDIP sebagai partai pendukung utama pemerintah menolak keras dikeluarkannya Perpu KPK. Begitu pula beberapa partai pendukung Jokowi lainnya. Sikap partai ini bertolak belakang dengan mahasiswa dan pegiat hukum yang menanti-nanti Jokowi mengeluarkan Perpu.

Pengamat politik Universitas Al Azhar Jakarta, Ujang Komaruddin memprediksi, Jokowi akan mengeluarkan Perpu karena kencangnya penolakan rakyat dan mahasiswa terhadap revisi UU KPK.

"Tak ada jalan lain bagi Presiden selain mengeluarkan Perpu. Karena jika Perpu tidak dikeluarkan, maka akan terjadi demonstrasi besar-besaran lagi dari para mahasiswa. Dan itu akan mendelegitimasi kekuasaan Jokowi," ujar Ujang saat dihubungi Tempo pada Ahad, 29 September 2019.

Demonstrasi mahasiswa dan rakyat yang berskala besar dinilai bisa menggoyang pemerintahan Jokowi di periode kedua ini. Untuk itu, Ujang menilai, bekas Wali Kota Solo itu lebih baik mengabaikan PDIP dalam hal ini. "Mengabaikan PDIP itu mudaratnya kecil, kalau mengabaikan rakyat, mudarat-nya besar. Jokowi bisa goyang," ujar dia.






PDIP Sindir Ring Satu Jokowi soal Acara Relawan, Mensesneg: Kita Fokus ke Pemerintahan

7 jam lalu

PDIP Sindir Ring Satu Jokowi soal Acara Relawan, Mensesneg: Kita Fokus ke Pemerintahan

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengimbau ring satu Presiden Joko Widodo alias Jokowi agar tidak bersikap Asal Bapak Senang (ABS)


Jokowi Ajak Relawan Pilih Capres Berambut Putih, PDIP: Tak Endorse Siapa pun

12 jam lalu

Jokowi Ajak Relawan Pilih Capres Berambut Putih, PDIP: Tak Endorse Siapa pun

PDIP menganggap omongan Jokowi di acara relawan Nusantara Bersatu soal sosok capres berambut putih tak mendukung siapa pun. PDIP masih tunggu Megawati


Politikus PDIP Anggap Permintaan Relawan Jokowi Menjerumuskan Presiden

12 jam lalu

Politikus PDIP Anggap Permintaan Relawan Jokowi Menjerumuskan Presiden

Menurut Said, relawan tidak bisa serta-merta meminta Jokowi untuk mengkriminalisasi orang yang melontarkan kritik.


Sekjen PDIP Anggap Manuver Elit Relawan Jokowi Tidak Berguna untuk Rakyat

15 jam lalu

Sekjen PDIP Anggap Manuver Elit Relawan Jokowi Tidak Berguna untuk Rakyat

Hasto menjelaskan, kritik terhadap acara Nusantara Bersatu ini dilontarkan dengan penuh kesadaran dan rasa hormat pada prestasi Jokowi.


Soal Sinyal Jokowi Dukung Ganjar Pranowo sebagai Capres, Masinton: Tunggu Keputusan Ketua Umum

1 hari lalu

Soal Sinyal Jokowi Dukung Ganjar Pranowo sebagai Capres, Masinton: Tunggu Keputusan Ketua Umum

Masinton tak mau menanggapi soal sinyal dukungan Presiden Jokowi kepada Ganjar Pranowo.


Demokrat Kritik Analogi Jokowi: Keriput dan Rambut Putih Tanda Penuaan

1 hari lalu

Demokrat Kritik Analogi Jokowi: Keriput dan Rambut Putih Tanda Penuaan

Demokrat menilai ucapan Jokowi bahwa pemimpin yang memikirkan rakyat adalah yang berambut putih dan memiliki keriput sebagai pembodohan.


Respon Kritik PDIP, Relawan Jokowi Sebut Acara Nusantara Bersatu sebagai Bentuk Syukuran

1 hari lalu

Respon Kritik PDIP, Relawan Jokowi Sebut Acara Nusantara Bersatu sebagai Bentuk Syukuran

Relawan Jokowi menilai acara Nusantara Bersatu sebagai sebuah teks yang bisa ditafsirkan siapa saja. Merespon kritikan Sekjen PDIP Hasto Kristyanto.


Demokrat Kritik Acara Nusantara Bersatu: Lebih Baik Dananya Untuk Korban Gempa Cianjur

1 hari lalu

Demokrat Kritik Acara Nusantara Bersatu: Lebih Baik Dananya Untuk Korban Gempa Cianjur

Partai Demokrat menyebut dana acara Nusantara Bersatu lebih baik disalurkan untuk korban Gempa Cianjur.


Politikus PDIP Sebut Jokowi Terpaksa Hadiri Acara Nusantara Bersatu

1 hari lalu

Politikus PDIP Sebut Jokowi Terpaksa Hadiri Acara Nusantara Bersatu

Politikus PDIP Deddy Sitorus menilai Presiden Jokowi dijebak untuk hadir pada acara Nusantara Bersatu di Stadion GBK Sabtu kemarin.


Sekjen PDIP Sebut Acara Nusantara Bersatu Kerdilkan Jokowi

1 hari lalu

Sekjen PDIP Sebut Acara Nusantara Bersatu Kerdilkan Jokowi

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengkritik acara Nusantara Bersatu yang digelar para relawan Jokowi di GBK kemarin.