Koalisi Sipil Absen di Rapat Komisi III DPR Soal Capim KPK

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lambang KPK tertutup kain hitam di Gedung Merah Putih KPK sebagai aksi untuk memprotes revisi UU KPK, di Jakarta, Senin, 9 September 2019. TEMPO/Imam Sukamto

    Lambang KPK tertutup kain hitam di Gedung Merah Putih KPK sebagai aksi untuk memprotes revisi UU KPK, di Jakarta, Senin, 9 September 2019. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Koalisi sipil kawal KPK absen dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR hari ini, Selasa 10 September 2019.

    Dalam rapat yang membahas soal calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi atau Capim KPK itu yang hadir hanya tiga organisasi di luar koalisi sipil yaitu Indonesia Police Watch, Presidium Nasional Perkumpulan Organisasi Kepemudaan Nasional, dan Presidium Relawan Indonesia Bersatu. Mereka diwakili 9 orang dalam rapat tersebut.

    Seperti diketahui kolisi sipil kawal KPK selama ini getol menyuarakan keberatan terhadap 10 nama capim KPK yang diserahkan Presiden ke DPR.

    Anggota Komisi Hukum DPR Arsul Sani mengatakan, pihaknya sebenarnya telah mengundang kelompok masyarakat sipil untuk hadir di RDPU ini. Namun, hanya yang mengkonfirmasi akan hadir yang dikirimi undangan oleh Sekretariat Komisi Hukum DPR.

    "Jadi kami minta yg ingin hadir formal resmi ya kirim surat ke Sekretariat Komisi tiga, 'Kami akan hadir', sehingga kami undang," kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 10 September 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.