Gempa Guncang Timur Laut Larantuka, Tak Berpotensi Tsunami

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi gempa. geo.tv

    Ilustrasi gempa. geo.tv

    TEMPO.CO, Jakarta - Gempa berkekuatan 5.0 magnitudo mengguncang wilayah Timur Laut Larantuka, ibukota Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis, 18/7, pagi waktu setempat.

    Episentrum gempa terletak pada 7.45 Lintang Selatan (LS) dan 123.19 Bujur Timur (BT) pada kedalaman 99 km Timur Laut Larantuka. Gempa tersebut terjadi pada kedalaman 559 km. "Tidak berpotensi tsunami," kata Kepala BMKG Kampung Baru Kupang, Robert Owen.

    Sementara itu dari Ternate dikabarkan puluhan ribu warga di daerah pesisir dan pulau-pualu di Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara (Malut), saat ini masih bertahan di pengungsian. Gempa dengan kekuatan 7.2 magnitudo mengguncang Halmahera Selatan, Ahad, 14/7, lalu.

    Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ternate sejak awal telah mengumumkan gempa yang berpusat di daratan pada kedalaman 10 Km itu tidak berpotensi tsunami. Tetapi warga memilih tetap bertahan di pengungsian. Mereka khawatir terjadi tsunami, apalagi gempa susulan terus terjadi.

    Selain itu mereka bertahan di pengungsian karena banyaknya rumah warga yang rusak, bahkan ada yang rata dengan tanah. "Rumah kami luluh lantak," kata Haris, warga Desa Papaceda, Kecamatan Gane Barat, salah satu daerah paling parah terdampak gempa.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.