OTT Cirebon, Jubir KPK: Bupati Sudah di Gedung KPK

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra. (cirebonkab.go.id)

    Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra. (cirebonkab.go.id)

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK Febri Diansyah mengatakan, sebagian dari tujuh orang dalam operasi tangkap tangan atau OTT di Cirebon, Jawa Barat, sudah sampai di gedung KPK Jakarta pada Rabu malam, 23 Oktober 2018.

    Baca juga: KPK Lakukan Operasi Tangkap Tangan di Cirebon

    "Bupati (Cirebon) sudah (di dalam)," kata Febri saat dihubungi Tempo melalui pesan pendek.  

    Menurut keterangan tertulis Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan kepada wartawan, komisi antirasuah itu menangkap tujuh orang. Tujuh orang ini telah digelandang ke gedung Merah Putih KPK di Kuningan, Jakarta Selatan.

    Pantauan Tempo, pelaku yang ditangkap tersebut telah memasuki gedung KPK melalui pintu belakang. Mereka dikabarkan tiba di kantor KPK sekitar pukul 22.30 WIB.

    Adapun barang bukti yang dikumpulkan tim penyidik adalah bukti transfer dan uang tunai. Tujuh orang ini diduga tersangkut kasus jual-beli jabatan.

    Di Cirebon, Rumah Dinas Bupati Sunjaya Purwadi Sastra, Rabu malam, 24 Oktober 2018, tertutup dan dijaga Satuan Polisi Pamong Praja setelah adanya kabar OTT KPK.

    Kepala Bagian Humas Pemerintah Kabupaten Cirebon, Iwan Setiawan, saat dihubungi melalui telepon seluler untuk dikonfirmasi terkait kabar OTT tidak menjawab.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarif Baru Ojek Online di Tiap Zonasi yang Berlaku 18 Juni 2019

    Kementerian Perhubungan telah menetapkan tarif baru ojek online berdasarkan pembagian zona. Kemehub mengefektifkan regulasi itu pada 18 Juni 2019.