Jelaskan 4 Tahun Jokowi, Tjahjo: Sabang Sampai Merauke Nyambung

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo usai menghadiri acara resepsi pernikahan putra Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Bambang Soesatyo di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Selatan, Senin, 10 September 2018. TEMPO/Dias Prasongko

    Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo usai menghadiri acara resepsi pernikahan putra Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Bambang Soesatyo di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Selatan, Senin, 10 September 2018. TEMPO/Dias Prasongko

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (4 tahun Jokowi) telah menyambungkan Indonesia seperti yang tergambar dalam lirik lagu wajib nasional berjudul Dari Sabang Sampai Merauke.

    Baca: 4 Tahun Jokowi, Kekerasan Terhadap Perempuan Masih Marak Terjadi

    "Tiga tahun akhirnya lagu wajib kita Dari Sabang Sampai Merauke berjajar pulau-pulau sambung menyambung jadi satu itulah NKRI sudah diwujudkan oleh Bapak Jokowi dan Bapak JK dengan nawacitanya," kata Tjahjo dalam Forum Merdeka Barat (FMB) 9 Edisi 4 Tahun Kerja Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Rabu, 24 Oktober 2018.

    Tjahjo mengatakan, pemerintah sudah selesai membangun tujuh pos lintas batas negara (PLBN) untuk mendukung aktivitas ekonomi di 187 kecamatan di perbatasan.

    Ketujuh PLBN itu di antaranya PLBN Aruk, Entikong, dan Badau di Kalimantan Barat yang berbatasan dengan Malaysia; PLBN Wini; PLBN Motamasin dan Motaain di Nusa Tenggara Timur yang berbatasan dengan Timor Leste; dan PLBN Skouw di Papua yang berbatasan dengan Papua Nugini.

    Menurut Tjahjo, selesainya pembangunan tujuh PLBN juga diikuti dengan perbaikan kantor kecamatan, puskesmas yang dilengkapi tenaga kesehatan memadai, dan kabupaten kota yang memiliki rumah sakit rujukan, dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta pasar di setiap PLBN.

    Selain itu, kata Tjahjo, melalui dukungan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar kini telah dibangun pelabuhan dan bandar udara. Sehingga, wilayah Indonesia sudah bisa dilintasi dari Sabang hingga Merauke. "Terbang dari Sabang sampai ke Atambua, sampai Merauke, sudah bisa terlintasi. Ini wujud pembangunan Indonesia Sentris," katanya.

    Simak: 4 Tahun Jokowi - JK, Peserta JKN Capai 203 Juta Jiwa

    Tjahjo menuturkan, pemerintah saat ini sedang membangun 11 pos batas lintas negara kecil yang ditargetkan selesai pertengahan 2019. Pos lintas yang masih dibangun itu di antaranya, 3 zona di kawasan Timor Leste, 4 zona di kawasan yang berbatasan dengan Papua Nugini, dan 4 zona dengan Malaysia. "Secara prinsip, yang paling repot itu di Sebatik, Nunukan. Melangkah saja sudah masuk ke wilayah Malaysia," kata Tjahjo menjelaskan capaian 4 tahun Jokowi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.